Dalam Islam dijelaskan bahwa setelah meninggalkan dunia,
ada kehidupan di alam kubur, dimana bagi yang berbuat dosa di dunia akan mengalami siksa kubur, sedangkan beriman dan beramal solih, oleh malaikat dipersilahkan tidur dengan nyaman mrnunggu hari kiamat , setelah waktunya tiba dibangkitkan dari kubur, dilakukan perhitungan amal untuk pengadilan atas amal perbuatan di dunia, bagi yang kafir, banyak dosa maka akan ditempatkan di neraka dengan oenuh siksaan, sedangkan yang beriman dan berbuat baik akan ditempatkan di surga, semua kekal....jadi kematian hanya perjalanan ....bukan kepunahan....artinya ilmu kuantum yang fikirkan oleh para ilmuwan kalah duluan dengan teori Tuhan
dalam fisika kuantum yang disebut sebagai Biocentrism kini sedang ramai diperbincangkan karena menantang pemahaman dasar manusia mengenai akhir dari kehidupan.
ini menyatakan bahwa kemati4n mungkin hanyalah sebuah ilusi yang diciptakan oleh kesadaran kita, sementara keberadaan sejati kita terus berlanjut di dimensi lain dalam sistem Multiverse.
bahwa kesadaran adalah fondasi utama dari alam semesta, bukan sekadar hasil sampingan dari proses biologis di otak. Melalui eksperimen kuantum seperti efek pengamat, ilmuwan menemukan bahwa realitas fisik sangat dipengaruhi oleh persepsi manusia, yang menunjukkan bahwa kehidupan mungkin tidak berakhir hanya karena tubuh fisik berhenti berfungsi.
Jika kesadaran adalah yang membentuk realitas, maka apa yang kita anggap sebagai titik akhir hanyalah sebuah transisi menuju bentuk pengalaman yang berbeda di ruang dan waktu yang tidak terbatas. Fenomena seperti keterikatan kuantum memberikan petunjuk bahwa segala sesuatu di alam semesta ini saling terhubung dalam satu kontinum kesadaran yang tidak pernah benar-benar mati.
Meskipun masih bersifat teoretis dan memicu banyak perdebatan di kalangan akademisi, konsep ini memberikan perspektif baru yang menenangkan mengenai eksistensi manusia. Pandangan ini mengajak kita untuk melihat kehidupan bukan sebagai perjalanan linear yang memiliki garis finis, melainkan sebagai bagian dari aliran energi semesta yang abadi dan tak terbatas.
________________________________________
"Meskipun manusia biasa melihat kematian dengan ketakutan dan kesedihan, mereka yang telah pergi sebelumnya mengetahuinya sebagai pengalaman damai dan kebebasan yang menakjubkan. Pada saat kematian, kamu melupakan semua keterbatasan tubuh fisik dan menyadari betapa bebasnya dirimu.
Untuk beberapa detik pertama, ada rasa takut - takut akan hal yang tidak diketahui, akan sesuatu yang asing. Tetapi setelah itu muncul kesadaran yang besar, rasa lega dan kebebasan yang menyenangkan. Kamu tahu bahwa kamu ada terpisah dari tubuh fana.
Setiap kita pasti akan mati suatu saat nanti, jadi tidak ada gunanya takut mati. Tidak ada yang perlu ditakutkan.
Ketika kematian datang, tertawalah.
Diri kita yang sebenarnya abadi. Kita mungkin tidur sebentar dalam perubahan yang disebut kematian, tetapi kita tidak akan pernah bisa dihancurkan. Kita ada, dan keberadaan itu abadi.
Ombak datang ke pantai, lalu kembali ke laut, tidak hilang. Ia menjadi satu dengan lautan, atau kembali lagi dalam bentuk gelombang yang lain.
Tubuh ini telah datang, dan ia akan lenyap; tetapi esensi di dalamnya tidak akan pernah berhenti ada. Tidak ada yang dapat mengakhiri Kesadaran abadi itu.
Bahkan sebuah partikel materi atau gelombang energi tidak bisa dihancurkan, seperti yang telah dibuktikan oleh sains; esensi spiritual juga tidak bisa dihancurkan.
Materi mengalami perubahan; jiwa mengalami perubahan pengalaman. Perubahan radikal disebut kematian, tetapi kematian atau perubahan bentuk tidak mengubah atau menghancurkan esensi spiritual.
Tubuh hanya pakaian. Berapa kali kamu mengganti pakaian dalam hidup ini, namun karena ini, kamu tidak akan mengatakan bahwa kamu telah berubah. Demikian pula, ketika Anda menyerah gaun tubuh ini saat kematian, Anda tidak berubah. Kamu sama saja.
Kata 'kematian' adalah kesalahan besar, karena tidak ada kematian. "
#paramahansayogananda
"Autobiografi seorang Yogi",
@sorotan#publik
@semua

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Buka terus info, ambil artikel bermanfaat,sebarkan ke semua orang,
Untuk mencari artikel yang lain, masuk ke versi web di bawah artikel, ketik judul yang dicari pada kolom "Cari Blog di sini " lalu enter