Friday, 8 October 2021

HASIL TIMNAS INDONESIA VS TAIWAN : Asnawi sampai berdarah-darah, 5 tendangan Egy masih mampu dimentahkan.

 


HASIL TIMNAS INDONESIA VS TAIWAN : Asnawi sampai berdarah-darah, 5 tendangan Egy masih mampu dimentahkan.

Timnas Indonesia terpaksa harus melakoni babak Play Off untuk menuju putaran piala Asia AFF dikarena dalam fase penyisian group lebih banyak menderita kekalahan sehingga masuk dalam daftar perungkat 3 yang harus melakoni babak play Off.dan harus memenangkan pertandingan apabila ingin lolos.


 

Laga di gelar di stadion Chang Arena , Buriram, Thailand, dan telah dilaksanakna  tadi malam yang disiarkan langsung oleh Stasion Swasta Indosiar, pada pukul 19.00 WIB melawan Timnas Taiwan atau China Taipe, dan Timnas Indonesia sebagai partai tandang, rencananya leg ke 2 akan dilaksanakan hari Senin tanggal 11 Oktober 2021, di tempat yang sma namun Tmnas Indonesia sebagai tuan rumah atau home.

Jalanya Pertandingan :

Taiwan mecoba menkan dan memberikan kejutan di menit awal, namun Indonesia mampu mentralisir berbalik menekan dan menguasai pertandingan, dan sebuah gol terjadi pada menit ke 17 saat Ramai Rumakiek medapat umpan silang dari Sani, meski terapit oleh dua bek Taiwan , Ramai mampu memperdaya dan melesakan tendangan kaki kiri menyusur tanah melewati antara dua kaki penjaga gawang Taiwan sehingga merobek jala Taiwan, dan merubah kedudukan menjadi 1 : 0 untuk Timnas Indonesia.

Sudah unggul  1 , Indonesia terus menekan dari sisi kiri, bertubi-tubi gempuran dilakukan namun rapatnya pertahanan Taiwan sehingga sangat sulit untuk menciptkan gol tambahan, bahkan Ramai Rumakiek sang pencipta gol terpaksa harus ditarik keluar pada menit ke 20 setelah mengalami cedera betis dan paha karena sering dilanggar oleh para pemain Taiwan, untuk menggantikan posisinya pelatih Shin Tae yong memasukan pemain andalanya Egy Maulana Vikri pemain yang merumput di liga Skotlandia , dengan masuknya Egy serangan dari sisi kiri semakin hidup, sehingga para pemain Taiwan semakin merapatkan barisan pertahananya, setidaknya ada 3 kali percobaan Egy untuk melesakan tendangan on target pada babak pertam ini, namun semua mampu di blok atau diselamatkan oleh penjaga  gawang Taiwan.

Memasuki babak ke 2, Indonesia berinisiatif mengambil jalanya pertandingan, dan terus melakukan serangan untuk menekan pertahanan Taiwan, usaha yang tiada henti akhirnya membuahkan hasil pada menit ke 51 dimana saat Kushedya Hari Yudo mampu masuk ke kotak pinalti dan melakukan umpan tarik ke arah Evan Dimas yang masuk dari second line , dengan cerdik Evan Dimas melakukan tendangan plasing ke sudut kanan gawang yang tidak mampu dijangaku oleh penjaga gawang Taiwan sehingga berubahlah kedudukan menjadi 2 : 0 untuk keunggulan Indonesia.

Dengan unggul 2 : 0 Timnas Indonesia  tidak kendor dalam melakukan tekanan, beberapa kali Egy Maulana Vikri merepotkan pertahanan Taiwan, bahkan beberpa kali mampu melakukan tendangan ke arah gawang, namun belum juga mampu mebuahkan hasil.

Memasuki babak tambahan waktu 1 menit berjalan , terjadi insiden disaat Asnawi  Mangkualam mencoba menghalau bola dengan sundulan bersamaan dengan pemain Taiwan nomor punggung 10 juga melakukan sundulan, terjadilah benturan keras dan pemain Taiwan terkapar dahinya mengeluarkan darah, demikian pula Asnawi kepalanya juga sampai berdarah-darah namun masih bias melanjutkan pertandingan , sementara pemain Taiwan terpaksa harus digotong ke luar Lapangan karena darah yang keluar cukup banyak, dan tidak bias melanjutkan pertandingan, dari peristiwa ini Asnawi di beri kartu kuning, meski sebenarnya kejadianya adalah Fifty-fifty, ini membuat mental para pemain Indonesia sedikit terganggu, dan benar saja dari hasil tendangan bebas ke jantung pertahanan sisi kanan Indonesia , bola mampu dikuasai oleh pemain Taiwan , dengan sundulan mampu meberikan umpan ke kotak pinalti bola jatuh ke kaki Hsu Heng Pai , dengan sontekanya mampu memperdaya penjaga gawang Indonesia , sehingga merubah kedudukan menjadi 2: 1 , meski sebenarnay kalau dilihat dari layar Televisi posisi Hsu Heng pai dalam keadaan Off Side, namun wasit tetap memutusakan itu sebuah gol.

Sebenarnya ada 6 pemain Indonesia yang merumput di luar negeri,yang dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia yaitu :

1.Egy Maulana Vikri  dari klub FC Senica , Slovakia

2. Asnawi Mangkualam dari klub Ansan Greeners , Korea Selatan

3. Witan Sulaiman yang  membela Lechia Gdansk, Polandia

4. Ryuji Utomo dari Penang FC . Malaysia

5. Syahrian Abimanyu dari Johor Darul Ta’zim FC, Malaysia

6. Sadil Ramdani dari sabah FC , Malaysia

Untuk Witan Sulaiman terpaksa terlambta bergabung dikarenakan ada penundaan penerbangan, sedangkan Sadil RAmdani belum diperbolehkan bermain karena sedang dalam proses penyembuhan luka diperutnya.




LOWONGAN HES (Health, Environment, Safety) K3 MANAGER di HUTAHAEAN GROUP

Status is reachable Untung ...