Tuesday, 26 October 2021

HASIL TIMNAS INDONESIA VS AUSTRALIA : PENYEBAB KEKALAHAN TIMNAS U-23 INDONESIA, ADA SESUATU DIPUNGGUNG KAOS TIM AUSTRALIA

 

HASIL TIMNAS INDONESIA VS AUSTRALIA : PENYEBAB KEKALAHAN TIMNAS U-23 INDONESIA, ADA SESUATU DIPUNGGUNG KAOS TIM AUSTRALIA

Leg pertama babak penyisishan group G kualifikasi  piala Asia U-23 antara Indonesia Vs Autralia telah diegelar dengan dengan kedudukan agregat sementara 2-3 untuk kemenanengan Timnas Australia.

Bermain di lapangan rumput sintetis, di Stadion Republican Central Stadium , Dushanbe, Tajikistan, rupanya para pemain Indonesia masih belum bisa beradaptasi.

Pada babak pertama permainan didominasi oleh para permain Austarlia, memang secara teknik individu dan kerjasama tim , Australia sudah sekelas Eropa,bahkan bisa dibilang dua tingkat kelasnya diatas para pemain Indonesia, para pemain kita masih kelihatan Grogi, selalu salah antisipasi dan passing bola, maka pada babak pertama sangat tertekan,rupanya modal kemenangan saat uji coba sebelumnya belum bisa menjadikan gambaran  setidaknya ada beberapa peluang yanga diciptakan oleh para pemain Australia, bahkan ada hukuman pinalti , karena terciptanya sebuah pelanggaran di kotak Pinalti Indonesai , untung saja penjaga gawang  Ernando Ari mampu membaca arah bola dan membloking bola disisi kanan, sehingga selamatlah gawang Indonesia da sampai babak pertama berakhir kedudukan masih 0-0.

Pada babak ke dua Australia terus menekan dengan beberpa keunggulanya baik postur tubuh, teknik dan kerjasama tim terus meneror gawang Indonesia, diawali dari sebuah skema, pada menit ke 53 Marck Tokish mampu menjebol gawang Ernando meski sebenaranya bola mampu diantisipasi, namun sayang tetap lepas dan bergulir ke dalam gawang, kemudian Patrick Wood mampu menambah keunggulan menjadi 2-0, rupanya para pemain Indonesia mulai sadar, dan bangkit melakukan serangan balik , pada menit ke 68 sebuah gol cantik Witan Sulaiman hasil tendangan kaki kiri dari luar kotak pinalti mampu memperdaya penjaga gawang Australia, bahkan sampai bengong dan gol ini  memperkecil keduduakan menjadi 1-2 , namun tidak berselang lama pemain Australia Jacob Italiano mampu menjebol gawang Ernando, setelah mendapat bola rebound , setelah ketinggalan 1-3 pelatih Shin Tae Yong melakukan pertubahan mengganti beberpa peamain termasuk Bagus Kahfi ditarik keluar, dan ini ternya sangat efektif hasilnya pada menit ke 84 Taufik hidayat yang berada di dalam kotak pinalti dan lolos dari jebakan offside mampu melesekan bola ke gawang Australia dengan tendangan kaki kananya yang keras, sehingga memperkecil kedeudukan menjadi 2-3, dan ini tetap tidak berubah sampai akhir pertandingan.

Ada pertanyaan saya, kalau kita amati dibalik  kaos tim Australia bagian punggung kok ada seperti benda sebesar Handphone itu kira-kira apa ya ?

Seandainya Eggy Maulana Vikri bisa ikut bermain mungkin akan lebih baik, sayangnya Klub FK.Senica tidak mengijinkan Eggy meninggalkan klubnya.

Masih ada kesempatan di leg ke dua, pelatih Shin Tae Yong harus bisa mengubah cara bermain dan para pemain harus bisa memupuk rasa percaya diri, kurangi keslahan-kesalahn passing , focus dalam menjaga pergerkana lawan, kelemahan para pemain Indonesia itu saat menghalau bola asal lepas, tidak berfikir kemana arah bola akan dihalau, belum bisa menghalau bola dari lawan yang akhirnya bola bisa jatuh ke kaki teman, kemudian bingung saat ada umpan-umpan terobosan lawan, ini yang harus diperbaiki.

 

LOWONGAN HES (Health, Environment, Safety) K3 MANAGER di HUTAHAEAN GROUP

Status is reachable Untung ...