Wednesday, 28 November 2018

TIDUR BISA BIKIN SAKIT JUGA BISA BIKIN SEHAT

HATI-HATI KESALAHAN WAKTU TIDUR BISA BIKIN PENYAKIT DAN HILANG REZEQI

Alloh menganugerahkan hidup kita ini sangatlah bijaksana, kita diberi waktu 24 jam dalam satu hari, dengan ada perbedaan siang dan malam, dan kebanyakan orang melakukan aktifitas bekerja pada siang hari, namun tidak bisa dihindari ternyata ada beberapa orang yang harus bekerja di malam hari karena tuntuan pekerjaan seperti security, karyawan pabrik yang kebetulan kena jatah giliran masuk malam hari karena pabrik demi mengejar target produksi tidak boleh berhenti.
Normalnya waktu malm adalah waktu istirahat, karena manusia diberi kekuatan terbatas, tidak bisa tubuh kita diforsir melampaui batas untuk bekerja, karena apabila diforsir terus-menerus maka kondisi kesehatan akan menurun, akan tetapi ada beberpa orang yang menggunakan suplemen untuk meningkatkan stamina agar kuat bekerja berjam-jam tanpa mengenal lelah, ini sebenarnya sangat berbahaya,maka Alloh menciptakan rasa lelah dan mengantuk sebagai alarm bahwa kondisi badan sudah perlu diistirahkan, dan obat lelah adalah TIDUR..
Ternyata tidur ada waktu tertentu agar tidak salah, karena ternyata tidur bisa junstru bisa menimbulkan penaykit ada yang bisa menghambat rezeqi, dan ada yang menyehatkan. ada tiga waktu tidur yang perlu diperhatikan yaitu : Tidur setelah Solat Subuh, Tidur siang sebelum dan sesudah solat Dhuhur dan tidur setelah solat asar, tidak kami masukan daftar tidur malam karena itu sudah merupakan hal wajar waktu tidur bagi manusia.
Kita jelaskan mengenai tiga waktu tidur :
1. Setelah Solat Subuh.
    Rosululloh melarang tidur setelah solat Subuh, karena itu akan menutup rezeqi, dimana pagi hari adalah awal dari kehidupan, maka orang memulai aktivitas untuk mencari rezeqi , kalau orang jawa punya falsafah : ojo turu esuk amargo rezeqi di thothol pitik.
2. Sebelum dan sesudah dhuhur selama 30 menit.
    Setelah bekerja dari pagi tentunya badan sudah merasa lelah, maka perlu diistirahatkan, dan setelah solat Dhuhur juga selama 30 menit, untuk mempersiapkan tenaga melanjutkan bekerja.
3.Setelah solat Asar.
   Hindari tidur waktu ini, karena akan mengganggu kesehatan akan menimbulkan bermacam-macam penyakit, mungkin pernah ada yang mengalami melaksankan tidur sehabis solat asar, tiba-tiba saat bangun merasa bingung, seolah-olah bangun kesiangan dipagi hari.
Agar kesehatan terjaga, rezeqi lancar , maka mari bijaksana dalam melaksanakan tidur.
Semoga kalian selalu dalam keadaan sehat, Share dan ikuti / follow  Blog ini ya...

Wednesday, 21 November 2018

TIMNAS INDONESIA DIPASTIKAN TERSINGKIR DARI PIALA AFF 2018

HANSAMUYAMA HARUS MEMENDAM IMPIAN MENJUARAI PIALA AFF TAHUN INI

Persaiangan dalam group piala AFF yang dihuni oleh tim-tim tangguh seperti Thailand , Indonesia dan Singapura sudah mendekati berakhir walaupun Timnas kita masih menyiskan satu kali pertandingan lagi melawan Philipine besok hari minggu tanggal 25 November 2018 pukul 19.00 WIB dan dipertandingan lain Thailand akan menghadapi Singapura.
Dalam laga penentuan tadi malam tidak disangka yang dahulunya adalah tim paling lemah dan menjadi-bulan-bulan Timnas Indonesia , saat melawan Thailand bermain cukup bagus, meski tertinggal gol lebih dahulu namun akhirnya bisa menyamakan kedudukan, menjadi 1-1 dengan hasil ini maka Philipina dan Thailand sama-sama mengoleksi nilai 7 dari 3 kali main di mana Thailand masih berada di puncak klasemenen karena memiliki nilai produktivitas jumlah gol yang tinggi dengan rincian mengalahkan Timor Leste 7-0, mengalahkan Indonesia 4-2, sedangkan Philipina main 3 kali menang atas Singapura 1-0, dan mengalahkan timor Leste 3-2, dilain tempat Singapura mampu menggunduli Timor leste cukup telak 6-1, maka Singapura memiliki nilai 6 dengan produtivitas memasukan 1 ke gawang Indonesia dan 6 ke gawang Timor leste, sehingga Singapura menduduki peringkat ke 3, dan masih punya chance untuk lolos dengan syarat saat laga terakhir mampu menundukan Thailand.
Dengan hasil di atas sangat jelas bahwa Indonesia terlempar dari persaingan karena baru mengumpulkan nilai 3 dan memliki selisih gol 5-5 dari 3 kali main dengan kalah dari Singapura 0-1, menang dengan timor Leste 3-1 dan kalah dengan Thailand 2-4, sepertinya teori dan matematika dalam kompetisi ini berlaku kalau dilihat dari statistik pertandingan, jadi istilah Bola itu Bulat terkesampingkan, dimana Thailand saat melawan Timor Leste menang telak 7-0 sementara Indonesia hanya menang 3-1, Singapura mampu mengalahkan Indonesia 1-0 dan secara meyakinkan mengalahkan Timor Leste 6-1, yang menjadi pertanyaan mampukah Indonesi mengalahkan Philipina di laga terkhir ? menengok dari statistik sepertinya sangat berat, karena Philipina mampu mengalahkan Singapura dan mampu menahan imbang Thailand, lebih-lebih Philipna diisi para pemain naturalisasi yang benar-benar punya jiwa sepak bola dan ditangani oleh pelatih Sven Goran Ericson yang pernah menangani Timnas Inggris, sepertinya pelatih Bima Sakti belum waktunya untuk menangani timnas, karena di bawah asuhanya permainan Indonesia tidak berpola, mlempen, seolah-olah main asal -asalan, itu tidak lepas dari strategi yang diterapkan Bima Sakti.
Sebenarnya banyak pemain muda yang berpotensi di usia 19, sayangnya tidak banyak yang diambil, masih mengandalkan mesin tua yang pergerakanya lamban, padahal lawan-lawan yang dihadapi memliki kecepatan tinggi, juga sangat berenergi, serta permainan yang sangat terpola, akurasi pasing juga insting untuk mencetak gol ke gawang lawan sangat tinggi, Bima Sakti masih harus banyak belajar, bagaimana menangani sebuah tim, sangat kelihatan saat pernah diberi kesempatan menangani Timnas u-19, saat Indra Safri diberhentikan oleh PSSI, permainan apik yang biasa ditampilkan saat ditangani Indra Safri, jadi amburadul saat ditangani Bima Sakti.
Sebenarnya saat ditangani Luis Milla  permainan agak lumayan akan tetapi juga tidak sebagus pola permainan Timnas U-19 atau U-16, Luis Milla masih sering melakukan bongkar pasang pemain dan kadang tidak tepat memposisikan pemain.

Monday, 19 November 2018

TIMNAS AGAK PINCANG GARA-GARA PECEL LELE

TIMNAS GARUDA HARUS BERTEKEUK LUTUT DIKANDANG THAILAND

Harapan untuk mendulang point di kandang Thailand dan balas dendam Andik Firmanstah, ppupus karena Timnas Garuda harus mengakui keunggulan 2-4 atas tuan rumah.
Menengok jalanya pertandingan di babak pertama, mestinya Tomnas bisa mengalahkan Thailand, permainan cukup apik, lebih-lebih aksi Rico Simanjuntak yang begitu ekplosif sangat merepotkan pertahanan lawan, sampai menit ke 35 Timnas Indonesia benar-benar menunjukan cirikhasnya, umpan-umpan pendek-pendek panjang cukup membuat para pemain Thailand panik dan ketar-ketir, sehingga sering salah dalam menghalau bola, hanya saja justru petaka terjadinya goal penyama kedudukan dan bergantinya keunggulan Thailand adalah karena kesalahan-kesalahan para pemain kita, yang sering melakukan pelanggarn tidak perlu, dan terjadinya goal pemnyama karena salahnya antisipasi penjaga gawang Awan Seto, dari tendangan sepak pojok tidak bisa diantisipasi bola melengkung langsung masuk ke sudut tiang jauh, mestinya seperti ini penjaga gawang bisa mengantisipasi, dan trjadinya goal ke dua Thailand karena paniknya para pemain belakang kita untuk menghalau bola, sehingga bisa dimanfaatkan oleh pemain lawan.
Memasuki babak ke dua Indonesia berinisiatif menyerang, dan permainan berjalan imbang saling serang, sayangnya Andik Firmansyah cedera dan terpaksa diganti oleh febri Haryadi di babak pertama, sebenarnya permainan Febri juga cukup bagus, dan beberpa kali mengancam pertahanan lawan, sayangnya tendanganya masih mampu diantisipasi penjaga gawang.
Kami menyoroti terjadinya goal ke tiga  yang mana itu murni kesalahan dan blunder yang dilakuakna oleh Awan Seto, dia melakukan kesalahan hampir mirip apa yang dilakukan Andritani saat melawan Timor Leste, di mana hasil pasing pendek ke bek kita, mampu diseorbot oleh pemain lawan, mestinya penjaga gawang bisa melihat posisi rekan apakah dekat dengan pamain lawan atau tidak, karena apabila ada pemain lawan yang dekat pasti pemain kita yang diberi pola kurang tenag dalam penguasaan sehingga bisa di serobot, mestinya penjaga gawang apabila melihat situasi seperti itu bola lebih baik ditendang jauh ke depan sehngga para pemain belakang kita bisa fokus dalam menjaga daerah pertahanan, menyoroti permainan Lili pali dan Beto Gonsalves, sepertinya kurang maksimal, lili pali hanya berputar-putar dalam mengolah bola sehingga malah kehilangan momen sementara Beto gonsalves kurang gesit, dalam memposisikna diri, dan sangat lamban bergerak, mestinya pelatih Bima Sakti melakukan pergantian dengan pemain yang energik seperti Irfan Jaya, karena melawan Thailand membutuhkan pemain yang punya skil dan kecepatan, Beto bagus kalau mendapat bola matang, tapi pergerakanya sangat lamban, mengapa bima sakti tidak mengambil pamain U-19 yang seperti Witan Sulaiman  yang memiliki Skil brilian dan punay naluri mencetak goal ? mengapa juga tidak memanggil Tod fere yang sudah terbukti kelincahan dan tekniknya ?memang dengan tidak adanya si Saddil Ramndani yang punya gocekan pecel Lele, spertinya roh Timnas kita berkurang 15 %, sangat disayangkan disaat tenaganya dibutuhkan justru tersandung kasuh yang semestinya tidak perlu.
Apabial ingin melaji ke semi fimal Tomnas kita harus bisa menaklukan Philipena minim selisih goal 3, itupun harus ada catatan Singapura kalha dengan Thailand dan timor leste bisa menahan imang Singapura....kita lihat tangal 25 November nanti dan kita Do'akan agar Timnas bisa mencapai Final.

Follow blok saya ni ya...

Friday, 9 November 2018

KEKALAHAN TIMNAS TERHADAP SINGAPURA TAK LEPAS DARI KINERJA WASIT DAN ASISTENYA

TIMNAS TERPAKSA MENELAN PIL PAHIT KARENA WASIT

Sebagaimana yang telah kita saksikan bersama pertandingan perdana antara Timnas Garuda Tua melawan Singa tua di Singapura yang telah berlangsung di Singapura Timnas Tua terpaksa harus mengakui keunggulan Singapura dengan Skor 0-1, yang mana gol tunggal dicetak oleh Harris pada menit ke 37, melalui skema penyerangan dari sayap kanan kesebelasan Singapura, secara keseluruahan pada babak pertama memang Timnas garuda mendapat tekanan yang bertubi-tubi, tidak disangak para pemain Singapura sangat militan, bisa melakukan serangan cepat dan bagus dalam koordinasi pertahanan,bahkan permainanya cenderus keras menjurus kasar, sehingga membuat para pemain Indonesia sedikit takut, beberpa kali para pemain Singapura dengan sengaja mencederai para pemain kita, seperti yang dilakukan oleh pemain Singapura dengan nomor punggung 14 sebagai kapten Singapura sering melakukan pelanggaran dan bahkan menginjak engkel pemain belakng kita Riky Fajrin, bahkan ada adegan melakukan tendangan kungfu terhadap perut Gonzalves, akan tetapi wasit membiarkan saja, tidak sedikit para pemain singapura melakukan tekel-tekel berbahaya namun sang juru pengadil lapangan seperti membiarkan saja, dan saat pemain Indonesia melakukan tekel dan menyenggol pemain Singapura dengan cepat sang wasit cepat meniup peluit tanda terjadi pelanggaran.
Timnas Garuda tua bukan tiada perlawanan, sebenarnya ada beberpa peluang yang mestinya bisa tercipta gol, bahkan satu menit setelah kamsukan Gol, sebenarnya umpan silang Evan Dimas Darmono pada menit ke 38yang sangat terukur dan terarah kesisi kiri pertahanan Singapura dapat dikontrol dengan baik oleh Irfan jaya dan menyodorkan ke Alberto Gonzalves, dan terjadi Gol, akan tetapi sayang dianulir oleh wasit karena Irfan jaya dianggap Offside, padahal sangat jelas dalam tayangan ulang saat bola di umpankan posisi Irfan Jaya sebenarnay posisi Onside, ini jelas merugikan kita, sehingga sampai babak pertama berakhir kedudukan tetap tidak berubah 0-1.
memasuki babk ke dua rupanya Bima Sakti ingin merubah strategi denagn memasukan Rico Simanjuntak untuk menggantikan Irfan Jaya, memang dengan pergantian itu walaupun Irfan jaya juga main cukup bagus di babak pertama, namun dengan masuknya Rico rupanya daya gedor timnas kita ada peningkatan, bahkan beberpa kali Rico bis mengeploitasi pertahanan Singapura dengan kecepatandriblingnya, bahkan Rico sempat di langgar oleh pemain belakang Singapura di kotak terlarang, namun sayang lagi-lagi sang penagdil tidak menganggap sebuah pelanggaran dan tidak memberikan hadiah pinalti.
beberapa kali wasit selalu merugikan Timnas kita, sehingga membuat par pemain kita frustrasi dan emosinya meningkat, sehingga Putu gede hilang kesabaran melakukan pelanggaran-pelanggaran yang mengakibatkan dia kena kartu kuning ke dua diakhir pertandingan dan dikartu merehkan, sehingga harus meninggalkan lapangan dan tidak bisa memperkuat untuk pertandingan saat melawan Timor leste besok Selasa tanggal 13 November yang akan dimainkan di stadion Gelora bung Karno.
dalam pertandingan kemarin kita terpaksa kehilangan 2 pemain belakang yaitu Riky Fajrin karena cedera dan Putu Gede karena kartu merah.
Maslah yang perlu dibenahi, oleh bima Sakti adalah cara bertahan kita, semestinya Gol pada menit ke 37 tidak terjadi apabila pemain tengah segera menutup ruang saat terjadi serangan, dan 4 bek sejajar terlalu ke dalam sehingga saat terjadi bola rebound atau pantulan balik ke belakang dan ada lawan yang masuk tidak terkawal sehingga leluasa bisa melakukan tendangan ke arah gawang, selain dari pada itu masih saja terjadi para pemain kita saat menerima umpan bola dari kawan suka menunggu datangnya bola, tidak menjemput sehingga hal seperti ini mudah diantisipasi lawan dan disergap, Singapura sangat taktis dalam bermain, setiap pemain kita akan menerima bola langsung di sergap sehingga dengan mudah mereka mengintersep, sementara para pemain kita apabila ada pemain Singapura membawa bola seperti hanya ditonton , tidak disergap atau diblokir atau bahkan seperti diberi ruang untuk melakukan umpan.
Pertanyaanya apakah masih ada peluang untuk Timnas kita ? asalakan bisa menang di seluruh pertandingan sisa masih ada peluang, akan tetapi lawan yang kita hadapi berikutnya adalah Thailand juga merupakan tim tangguh, jadi Bima Sakti harus bisa merubah strategi dan cepat dalam mengambil keputusan, seperti kemarin sangat terlambat mengganti Lili pali, karena sepertinya Lilo Pali di babak ke dua tidak bekerja semestinya.

Yuk... share dan ikuti / follow blog ini... ya....

Thursday, 8 November 2018

TIMNAS GARUDA TUA APAKAH SIDAH SIAP MENGGULUNG SINGA ?

PASUKAN GARUDA SUDAH TERBANG

Pertandingan sepakbola Piala Suzuki se asia tenggara yang dikenal piala AFF 2018 segera akan dilaksakan hari kamis tanggal 8 November 2018, namuan timnas Garuda Tua baru akan bertanding pada hari jum'at sore tanggal 9 November 2018 yang mana timans Garuda Tua akan melakukan away ke kandang Singa yang suka pura-pura.
Pasukan Bima Sakti sudah meninggalkan Indonesia pada hari Selasa tanggal 06 November 2018, dan rencanya pertandingan akan disiarkan langsung oleh Stasiun Televisi swasta RCTI dan rencana pertandingan akan dilakasanakan pukul 18.00 WIB,seperti yang kita ketahuibahwa Timnas garuda berada digroup B yang terdiri dari Thailand, Singapura, Philipina dan Timor leste,sepertinya lawan terkuat bagi Timnas kita adalah thailand, namun kita tidak boleh meremehkan tim lain, singapura juga merupakan tim tangguh yang mengandalkan para pemain naturalisasi, drmikian juag philipine yang mana Sepak bOla bukanlah olah raga favorit di negerinya, karena olahraga favorit rakyat philipina adalah Bola basket dan tinju,,namun ternyata pemerintahnya tidak main-main ingin mengembangkan Sepak bola dengan mengundang pelatih hebat yang pernah menukangi The Tri Lion Inggris, yaitu Svan Goran Ericson, juga skuadnya para pemainya di import dari negerinya Pangeran Charles dengan cara dinaturalisasi, untuk Timor leste memang negara kecil yang merdeka setelah referendum saat prsiden Habibie menjadi presiden Indonesia, namun tidak boleh dipandang remeh juga karena Sepak Bola Timor Leste sebenarnya sudah ada saat masih bergabung dengan Republik Indonesia, jadi budaya Sepak bola di negeri bekas jajahan Portugal itu sudah terbentuk.
Nah, saran saya untuk Coach Bima Sakti jangan sampai lengah, harus fokus, harus tepat mengatur strategi dalam melakukan pergantian pemain, optimalkan kemampuan para pemain, instruksikan agar semua pemain bermain All out, tidak boleh lengah terutama para pemain belakang, sedangkan untuk yang di plot sebagai striker , harus benar-benar punya insting kuat untuk mencetak Goal, harus bisa memanfaatkan peluang sekecil dan sesempit apaun, seperdekian detik adalah hal yang sangat berharga, tunjukan bahwa pelatih lokalun mamapu berkiprah dan membawa nama bangsa Indonesia dalam kancah dunia sepak bola.

Ikuti terus artikael , dengan like share, dan follow ( ikuti )

Friday, 2 November 2018

SAdDIL RAMDANI DIPOLISIKAN KEKASIHNYA ?GIMANA NASIB DI TIMNAS ?

SI KOCEKAN PECEL LELE DIPOLISIKAN ?

Siapa yang ga kenal salah satu pemain Timnas berpotensi ini ? dia sangat lincah, punya spesialis kocekan pecel lele, punya dribling aduahi, punya tendangan canon kaaki kiri yang maut,seeing mencentak goal dengan tendangan yang spektuler, masih muda sangat berpotensi, bersinar  saat membela Timnas U-19 di ajang piala AFC, juga langganan jadi pemain timans U-23, dan bahkan coach Bima Saktipun tertarik untuk merekrut di Timnas Senior, dia adalah pemain Persela Lamongan, ya ... Saddil Ramdani, namun bagaimana nasibnya nanti di Timnas, yang dalam waktu dekat, sebagaimana yang kami baca di teks berjalan salah satu telivisi swasta sore ini bahwa Saddil ramdani dilaporkan ke polisi dengan alasan penganiayaan kekasihnya, sungguh disayangkan apabila kasus ini sampai menghambat perkembangan Timnas Sepak Bola kita, seperti apa penganiayaan yang dilakukan kami juga belum jelas, namun mengapa sampai terjadi penganiayaan ? apakah sampai sangat serius koq sampai ke ranah hukum ? mestinaya saddil seorang publik figur harus bisa menjaga diri, mestinya kekasihnya juga harus tahu diri, kita tahu belum lama Timnas U-19 gagal menmebus piala dunia U-20 tahun depan, bisa jadi secara psikologis Saddil dalam keadaan tertekan, namunsebaiknya semmua permasalahan diselesaikan dengan kekeluargaan toh belum menjadi Istrinya, apabila masih pacaran tapi mengganggu masa depan mending jangang pacaran toh masih sangat muda, mending optimalkan dulu kemampuanya untuk mengejar prestasi sepak bola, semua demi masa depan. 


CARA BLOKIR PENIPUAN SMS BERHADIAH.

 Generasi four point zero ( 4.0 ) memang serba canggih, diiringi adanya aplikasi Android yang memudahkan segala aktifitas bisnis, dunia seol...