Thursday, 13 June 2019

TIMNAS SEPAK BOLA INDONESIA TIDAK BERKUTIK MELAWAN JORDANIA


TIMNAS INDONESIA HANYA MEMILIKI ¼ KEMAMPUAN DARI JORDANIA

Sedih… kecewa… prihatin…melihat permainan Timnas kita saat  berlaga dalam Friendly Match agenda FIFA melawan kesebelasan sepak bola Jordania, dengan kalah sangat telak 1-4, jelas ,merupakan hasil yang mengecewakan, nota bene punggawa TIMNAS kita adalah team yang diproyeksikan untuk mengikuti penyisihan piala Dunia.
Mesti sempat memberikan secercah harapan saat beberapa bulan lalu mampu mengalahkan Vietnam 2 – 0 , dalam laga uji coba, namun tidaklah berdaya saat menghadapi Jordania pada tanggal 11 Juni 2019 beberapa hari lalu dan kalah kelas di banding dengan Jordania, apakah ini wajar ? ya, wajar karena secara ranking di FIFA Jordania jauh di atas TIMNAS Indonesia yaitu peringkat 98 sementara Indonesia berada pada posisi 165, ini jelas sekali perbedaan yang mencolok , namun secara matematika mestinya TIMNAS Indonesia hanya kalah setengah, dan permainan juga tidak akan tertinggal sangat jauh, akan tetapi dengan kalah 1-4 berarti Timnas Indonesia hanya memiliki kemampuan ¼ nya dari Timnas Jordania.
Dimana letak kesalahan TIMNAS kita ? sebagaiman yang saya bahas di chanel Youtube saya : Serba Aneh dari Sunarta, di sana saya bahas kelemahan para pemain sepak bola Indonesia, ini juga sangat terlihat saat melawan Jordania, banyak sekali kesalahan mendasar, sangatlah elementer, diantaranya cara melakukan control bola saat menerima passing dari kawan atau menerima bola lepas dari lawan, bola tidak lengket di kaki penerima, bahkan mantul ini sangat mudah diserobot lawan, kemudian saat para pemain kita memberikan passing kepada kawan, para pemain menghadap kawan yang akan diberi bola, ini  jelas sangat mudah dibaca lawan arah pergerakan bola, sehingga sangat mudah untuk diintersep, hal yang sangat mencolok yaitu kelemahan para pemain belakang, terutama bek andalan Yanto Basna, sebenarnya dari dulu sudah saya amati kalau Yanto Basna sangat lambat dalam membaca pergerakan lawan, sangat terlambat dlam mengantisipasi dan mengahalau bola, saat sudah tertipu dan jatuh tidak bisa cepat untuk bangun dan membalikan badan, sehingga tidak mampu mengejar lawan yang membawa bola, Ansamu Yama mestinya dijadikan center bek, dia akan lugas dan mampu membaca lawan, namun saying dalam penampilan kemarin lebih condong ke bek kiri, kemudian di barisan tengah belakang, terutama pemain tengah tidak ada yang mampu mengcover penyerang lawan, sehingga pemain belakang sangatlah kewalahan, sementara Evan Dimas Darmono yang lebih efektif menjadi gelandang serang terpaksa harus turun ke bawah membantu pertahanan, ini tentuya sangat merugkan karena tida ada jendral lapangan tengah yang mampu mengatur serangan, sementara para pemain sayap kita tidak bisa berbuat banyak karena tidak mendapat alur bola, Rico Simanjutak yang saat bermain diklubnya Persija , sangat efektif dan eksplosif, kemrain tidak tampak, ini dikarenakan factor tinggi badan yang kalah jauh dengan para pemain Jordania.
Kita amati pola permainan dari Jordania, sangat jelas sudah menunjukan kelasnya, gaya bermain sudah mengadopsi permainan ala eropa, kolektivitas antar lini sudah berjalan sangat baik, cara melakukan passing bola tanpa melihat rekan namun tetap akurat, sehingga ini membuat para pemain kita seperti kebingunan, belum lagi di tunjang skill individu yang juga sangat baik, saat pemain membawa bola mesti dikeroyok 3 pemain kita tetap saja bisa melepaskan diri dari sergapan dan memberikan passing bola kea rah rekan yang dekat denganya dengan sempurna , tanpa melihat rekan.

APAKAH TIMNAS KITA MASIH BIS DIPERBAIKI DAN BAGAIMAN CARANYA ?
Pasti bisa, yaitu dengan berdasarkan kelemahan-kelemahan yang sudah saya sebutkan diatas apabila pelatih jeli, mesti bisa dilakukan perbaikan, dan yang jelas dibutuhkan pemain yang memiliki kualitas teknik, powerfull juga memiliki speed tinggi seperti  misal Febri Haryadi , dan bisa mengambil pemain-pemain muda yang energik, dan memiliki kelenturan tubuh yang baik, sehingga saat tertipu lawan sudah dengan cepat beradaptasi untuk mengejar lawan.
SEMOGA SUKSES UNTUK TIMNAS INDONESIA.

No comments:

MENYEMBUHKAN DARI SERANGAN COVID BERDASARKAN PENGALAMAN DR RUMAH SAKIT

  Nasihat di rumah sakit isolasi (bisa diterapkan di rumah) -obat yang diambil di rumah sakit isolasi  1. Vitamin C-1000  2. Vitamin E (E)  ...