Thursday, 7 November 2019

TIMNAS U-19 NYARIS TERGANJAL TIMOR LESTE

Pertandingan perdana dalam kualifikasi piala Asia AFC, yang disiarkan tadi malam tanggal 06 November 2019 oleh RCTI pada pukul 19.00 WIB Timnas Indonesia U-19 melawan Timor Leste.
Kita semua tahu negara Timor leste adalah negara baru , yang dulu merupakan bagian wilayah Indonesia, dan merdeka dari hasil referendum saat Indonesia dikepalai oleh Presiden B.J.Habibie, mestinya dalam dunia sepak bola bisa dibilang masih anak bawang, kita mesti membayangkan sebelum dilaksanakan pertandiangan akan menjadi bulan-bulan Timnas kita, namun realitanya ? justru Timor Leste di babak pertama sangat merepotkan, mampu meredam serangan-serangan timnas Indonesia, awalnya seperti akan menang mudah terbukti pada menit k2 babak pertama Fajar Fatrur Rahman mampu mencetak goal lewat sundulan kepala, setelah menerima servis bola mati dari tendangan sudut, dengan terjadinya goal tersebut Timor Leste, merespon dengan cepat, seskali memberi ancaman melakukan serangan balik yang cepat, namun sampai peluit babak pertama berakhir kedudukan tetap 1-0 untuk keunggulan Indonesia.


 Memasuki babak ke 2 rupanya Timor Leste ingin mengejar ketinggalan dan melakukan gebarakan serangan yang cukup membahayakan, terbukti pada menit ke 50 Mouzinho de Lima, mampu menusuk masuk ke kotak pinalti dan mendapat umpan sangat manis , tidak terkawal sehingga sang penjaga gawang Ernando terpaksa harus menjatuhkan Mouzinho, sehingga wasit dari Iran menunjuk titik putih sebagai hadiah pinalti serta mengganjar kartu kuning untuk Ernando.
Sepakan Pinalti bisa diselesaikan dengan baik sehingga Timor Leste mampu menymakan kedudukan.
PAra punggawa muda sepertinya terhentak dengan terjadinya goal tersebut, sehingga bangkit dan melakukan serangan-serangan bertubi-tubi, namun rupanya belum bisa menembus gawang lawan, beruntung pada menit ke 59, pemain belakang Nelson Pinte dos reis, diganjar kartu merah seteleah dengan sengaja menendang kepala Bagus Kahfi dengan tendangan jurus Tae Kwo Do, sehingga Timor Leste harus bermain dengan 10 pemain.
Dengan selisih jumlah pemain, ini tidak disia-siakan oleh para pemain Timnas, melakukan gempuran-gempuran yang sangat masif, dan pada menit ke 62 sang Kapten David Maulana, melakukan tembakan jarak jauh menysur tanah dengan sangat kencang, walaupun sebenarnya bola tidak mengarah ke gawang dengan persis, namun karena terhalau oleh pemain belakand Timor Leste sehingga bola berbelok arah memperdaya penjaga gawang Timor leste yang sebenarnya tampil cukup gemilang terpaksa memungut bola dari dalam gawang,sehingga kedudukan berubah menjadai 2-1 untuk Indonesia.
Dengan kemenengan 2-1 seperti para Garuda Muda belum puas, terus mencecar pertahanan lawan, pada menit k 74 mestinya bisa tercipta goal andaikan tidak terselamatkan oleh mistar gawang sampai 2 kali dimana tembakan Beckam membentur tiang gawang atas, bola reebond disambut Bagus Kahfi dengan tandukan ke arah gawang, namun lagi-lagi membentur tiang gawang.
Selang 2 menit kemudian setelah Supriyadi masuk mendrible bola ke sisi kanan pertahanan Timor Leste, memberikan umpan tarik ke tiang jauh dan diambut oleh Fajar Fathur Rahman , dengan sedikit contekan menceploskan bola ke gawang setelah penjaga gawang Timor Lesta salah antisipasi.
Kedudukan 3-1 menghantarkan Indonesia memuncaki klasemen sementara di Group K setelah Hongkong dan Korea Utara berbagi angka 1-1.



No comments:

MENYEMBUHKAN DARI SERANGAN COVID BERDASARKAN PENGALAMAN DR RUMAH SAKIT

  Nasihat di rumah sakit isolasi (bisa diterapkan di rumah) -obat yang diambil di rumah sakit isolasi  1. Vitamin C-1000  2. Vitamin E (E)  ...