Sunday, 14 June 2020

MACAM -MACAM DAN CARA MENGATASI MASALAH DALAM PROSES PEMBUATAN BENANG SINTETICS DTY

DTY dengan kepanjangan Draw Texturized Yarn, merupakan benang Synthetics Polyester kelanjutan proses dari POY, yang mana benang ini sudah bisa diproses berlanjut untuk dirajut menjadi kain, sedangkan typenya sudah kami bahas di artikel sebelumnya.

Untuk proses pembuatanya sudah kami jelaskan pada artikel sebelumnya.
Apa sih hala yang pokok dan perlu mendapatkan perhatian dalam pembuatan benang DTY ?, karena benang DTY ini adalah benang jadi yang siap untuk dilakukan pertenunan dijadikan kain, maka tentunya hasil akhir berupa kain yang jadikan acuan adalah kemampuan serp terhadap zat warna, disamping menyerapan merta tidak belang-belang, alias keseragaman dalam pewarnaan.

Nah ternyata hasil penyerapan warna maupun kualitas secara fisik produk benang DTY itu ada bebrapa macam penyebabnya dan bagaiman solusinya, baca terus artikel ini
berikut kami berikan gambar mesin DTY :


Berikut permasalahan , penyebab dan solusinya

1.Hasil DTY diameter tidak sergama bahkan ada yang small

   Penyebabanya :

   Benang POY putus di splacingnya

   Doffing belum belum sesuai waktunya.

   Solusi :

   Perkuat sambungan antara POY ke POY ( Splacing ) dengan
   menaikin tekanan Udara pada splacer.



2.Broken filament

   Penyebabnya :

   Sudah terjadi broken Filamen dari POY nya

   Oli Pick Up benang POY kering

   Tenacity POY rendah

   Terjadi friksi dengan logam kasar pada jalur benangnya.

   Oil pada roll oil kering sehingga tergesek dengan roll oil

   Solusinya :

   POY yang Broken Filamen dipisahkan  untuk proses benang
   down Grade, dan DTY nya di Down  Grade

   POY yang oil kering dipisahkan sebelum dikirim ke DY

   Tencaty rendah harus di perbaiki  pada proses pembuatan POY
   dan disegragasi.

   Teliti jalur benang apabila ditemukan jalur cacat

   Isi oil pada tray oil.

 

3.Loop

   Penyebabnya :

   Ratio penarikan dari draw roll 1 dan draw roll 2 tidak seimbang
   dengan speed

   Solusi:

   Di setting ulang perbandingan ratio pada DR 1 dan DR 2



4. Benenga Gembur  ( Hardness rendah )

    Penyebabnya :

    Tension dari Winder dengan Draw roll  kendor tidak imbang
     dengan speed

    OPU DTY rendah

     Solusinya :

    Cek tension dengan tensiometerdan atur ulang setingan speed

    Cek apakah Oil di tray kering atau benang loncat keluar roll oil.



5.Jumlah Knot atau Rotoset tidak kuat ( khusu benang Roto )

   Penyebabnya :

   Pressure atau tekanan udara dari kompresor lemah atau nozel 
   kotor atau mampat.

   Solusi :

   Cek Nozal, cek pressure kompresor.



6. Physical Properties keluar dari Standart yang ditentukan

   Penyebabnya :

   Properties POY sudah bermasalah.

   Setingan parameter mesin bermasalah

   Heater kotor

   Solusi :

    POY yang masalah dengan kualitas properties harus disegragasi

    Cek ulang dan atur ulang stingan parameter mesin DTY

    Cek heater kalau kotor segera dibersihkan.



  7.Dyaing variasi ( ini hal yang sangat penting )

     Penyebabnya:

    Bahan baku Chip kualitasnya juga variasi

    Parameter Proses di POY juga bervariasi

    Lolos saat segragasi POY bermasalah.

    Parameter  Proses DTY terutama Heater dan Tension bermasalah.

    Solusinya :

    Segragasi dengan benar.

    Sebelum proses jumlah besar harus di compare dengan type yang
    sama sebelumnya.

    Pengontrolan parameter proses diperketat



  Dan masih banyak lagi permasalahn-permasalahn yang sangat
  komplek, perlu penaganan yang serius.

    

No comments:

MENYEMBUHKAN DARI SERANGAN COVID BERDASARKAN PENGALAMAN DR RUMAH SAKIT

  Nasihat di rumah sakit isolasi (bisa diterapkan di rumah) -obat yang diambil di rumah sakit isolasi  1. Vitamin C-1000  2. Vitamin E (E)  ...