Saturday, 8 August 2020

AKIBAT 12 PROVOKATOR MENGAJAK MOGOK MAKA 35 KARYAWAN HARUS DI PECAT

 Artikel ini mencopy dari Bp.Aang Harry Tjahyono, semoga bisa menginspirasi kita semua untuk berfikir realistis :

silahkan di baca :


Ang Harry Tjahjono
• 2nd
General Manager Human Capital & Corporate Affairs PT. Salam Pacific Indonesia Lines
21 hours ago

35 orang pegawai teman saya mogok mendadak, minta naik salary (gaji pokok sdh diatas UMR 20 sd 30%), home industry. Akhirnya meski #COVID19, dinaikkan 4-5%. 2 minggu kemudian mogok mendadak lagi, minta extra fooding diganti susu ovaltine, dituruti lagi. Another 3 minggu mogok mendadak lagi minta dikasih kenaikan uang hadir dari 25.000 ke 30.000. Dituruti lagi.

Tapi temen saya ini smart. Pada mogok ke 2, dia create account LinkedIn (saya sarankan), dia spot #talentready #opentowork #linkedinindonesiabersatu . Jadi dia prepare semuanya diam2.

Eh mogok mendadak lagi minggu lalu, minta dinaikkan uang makan siang dari 15.000 ke 30.000. Krn mogok mendadak. Teman saya sdh "muntap" alias murka. Semua dipecat seketika. Pabrik off last week. Semua hak diberikan. Sesuai dgn UU. New employees join next week pada 10 Agustus 2020.

Kaget sekali mrk, gak sangka. Byk yg menyesal. Dan minta dipekerjakan. Tapi terlambat.

Ini rangkaian peribahasa, dikasih hati, minta rempelo.
Satu kali dituruti, terus minta sampai 3X. Finally out semua di mogok mendadak ke 4.
Dan penyesalan tdk ada guna. Dari 35, ternyata 23 orang dipaksa ikut oleh 12 orang yg provokator. Akibatnya semua hilang kerjaan.

Lesson learned :
Solidaritas perlu tapi di kondisi #COVID19, keluarga lebih butuh makan. 

Berikut saya juga lampirkan Video Tip menjadi karyawan yang sukses silahkan di Klik :

No comments:

MENYEMBUHKAN DARI SERANGAN COVID BERDASARKAN PENGALAMAN DR RUMAH SAKIT

  Nasihat di rumah sakit isolasi (bisa diterapkan di rumah) -obat yang diambil di rumah sakit isolasi  1. Vitamin C-1000  2. Vitamin E (E)  ...