Friday, 27 April 2018

PENYEBAB KALAHNYA TIMNAS U - 23 DENGAN BAHRAIN

FAKTOR PENYEBAB KALAHNYA TIMNAS U-23

Penggemar sepakbola Indonesia, pastinya sduah menunggu-nenggu perhelatan Anivessary PSSI, yang di gelar mulai tanggal 27 April 2018, ingin menyaksikan hasil besutan pelatih Luis Mila dari spanyol, namuna ternyata dalam laga perdana harus menelan pil pahit , dengan ditaklukan 0-1 oleh tim tamu sebagai peserta dari Bahrain, yang berasal dari Timur Tengah.
Namun kalau dianalisa jalannya pertandingan sebenarnya Timnas tidaklah kalah kelas, walaupun kalah postur tubuh, karena rata-rata pemain Bahrain memliki postur tubuh yang lebih tinggi daripada para pemain Indonesia, hanya saja para pemain Timnas sepertinya diawal pertandingan terutama pada 15 menit awal sepertinya belun cun up, masih kelihatan grogi melihat pemain lkawan , sehingga kebobolan 1 goal, apa penyebab sehingga terjadinya goal ? siap yang patut dibenahi ? sebenarnya pemain tengah cukup bagus, kebobolan disebabkan oleh lengahnya pemain belakang yang tidak menyangka akan adanya umpan terobosan yang mematikan, namun itu tidak lepas dari strategi dan penempatan posisi pemain belakang,mestinya Ansamu Yama diposisikan sebagai center back, karena kemampuanya membaca arah bola dari lawan, padasaat kebobolan justru Ansamu Yama pada posisi back kanan, sehingga penyerang lawan saat itu tidak teecover.
Untuk penyerang sisi sayap kanan maupun kiri sangat hidup perlu diapriasi kinerja Febri Haryadi maupun Osvaldo Hay, hanya saja Striker Lerby perlu ditinjau kembali, karena kurang mampu membaca pola serangan yang di bangun, tidak bisa menmepatkan posisi yang pas, bahkan sampai Evan Dimasharus maju ke depan menempati posisi striker, menurut pengamatan kami Lerby tidak cocok bermain dengan pola seperti itu, mestinya Luis Mila atau Bima Sakti bisa membaca, sayangnya Egy Maulana tidak dicoba dipasang untuk menggantikan Lerby.
Menyoroti kinerja Febri Haryadi, sebenarnya sangat ekplosif, sayangnya tidak didukung oleh striker yang mumpuni dan second line yang tidak bisabergerak cepat,namun secara kesuluruhan permainan Timnas cukup menjanjikan, sudah terkoosrdinasi dan pola permainan terarah juga pada jalur yang benar....tinggal bagaimana peran pelatih untuk bisa mengatur strategi, juag mengarahkan mental bertanding, misalnya Rizaldy, harus bisa mengendalikan emosi, menghindari pelanggaran yang tidak perlu, karena iru merugikan tim, seperti pernah saya bahasartikel terdahulu, dalammain bola tidak hanya teknik maupun fisik, tapi IQ, EQ juga sangat berpengaruh.
Semoga untukpertandingan selanjutnya Timnas bisa meraih kemenangan.



No comments:

DI CHINA MENYEMBUHKAN COVID 19 HANYA DENGAN AIR PANAS

 BERITA INI MENERUSKAN INFORMASI YG TERRSEBAR DI WHATSAPP: Fakta, mengapa akhir2 ini di cina, jumlah orang yang terinfeksi virus Corona/Covi...