Wednesday, 25 April 2018

FINAL LIGA CHAMPION LIVERPOOL VS REAL MADRId, IDEAL ?

LIVERPOOL GULUNG AS ROMA, MADRID TEKUK BAYER MUNCHEN

Partai semifinal liga champion leg pertama telah di gelar, yang lolos ke partai tersebut benar-benar menunjukan kelas dan pantas, semua memainkan teknik tinggi dan gya permainan sepakbola modern, bermain sangat terbuka dan enak di tonton.
Kita amati pertandingan antara Liverpool dengan As Roma di anfiled markas Liverpool, team tuan rumah sejak menit pertama terus menekan, sehingga As Roma sangat kesulitan untuk keluar dari tekanan, hanya sesekali melakukan serangan balik namun tidak membahayakan, sebaliknya team tuan rumah yang dimotori Mohammed Sala sangat dominan dan selalu mengancam gawang As Roma, peran Mohammed Sala sangat enonjol, pertahanan As Roma sangat keteteran, sehingg atuan rumah sudah unggul 2-0 di babak pertama, dibabak ke 2 Intensitas serangan Liverpool tidak kendor, sehingga bisa menambah pundi-pundi goal 3 menjadi 5-0, disini Sala benar-benar menjadi kreator serangan yang sangat menakutkan, bisa dibilang sebagai man of the match pada pertandingan tersebut, namun sayang Pelatih liverpool setelah unggul 5-0 merasa aman dan menarik keluar Mohammed Sala, ternyata ini dimanfaatkan oleh As Roma, dan bisa keluar dari tekanan untuk melakukan serangan balik yang beberapa kali mengancam gawang Liverpool, terbukti akhirnya usaha keras As Roma bisa membuahkan 2 goal walaupun yang 1 dari tendangan pinalty karena pemain belakang Liverpool terjadi Hands ball di kotak pinalty saat menghalau bola.
Dengan kedudukan akhir 5-2 apakah Liverpool akan aman ? sedangkan di leg ke dua akan diselenggarakan di kandang As Roma, mestinya pelatih Liverpool harus belajar dari kekalahan Barcelona yang saat itu di kandang bisa menaklukan As Roma 4-1, sepertinya tidak mungkin As Roma bisa mengalahkan Baecelona karena superioritasnya, dengan percaya diri tinggi Barcelona bertandang ke kandang As Roma, namun apa yang terjadi ? agar tidak malu dihadapan pendukungnya sendiri As Roma tampil ngotot untuk mengejar ketinggalan agregat 1-4, dan ternyata membuahkan hasil bisa membungkam Barcelona dengan skor 3-0 sehingga agregat menjadi 4-4 namun As Roma memiliki keunggulan bisa memasukan 1 goal di kandang Barcelona, sehingga terdepaklah Bercelona.
Menengok dari pengalaman itu apakah Liverpool akan mengalami nasib yang sama ? bisa ya dan bisa tidak tergantung bagaiman pelatih Liverpool untuk memotivasi dan mengatur strategi permainan dan yang jelas mau belajar dari kekalahan Barcelona...... mari kita tunggu.
Sekarang kita bicara kans dari Real Madrid, semestinya Real madrid agak sedikit aman, karena mampu melesakan 2 goal di kandangan Bayer Munchen, dan kalau ditengok dari segi permainan Madrid sedikit lebih unggul juga memliki kecepatan serangan balik,lebih-lebih didukung kepiawaian penjaga gawang saat menghalau bola , selalu bisa menempatkan posisi yang tepat sehingga membuat frustrasi Frank Ribery dan kawan-kawan.
Sepertinya Bayer Munchen akan kesulitan menghadapi madrid di leg ke dua nanti, lebih-lebih Real Madrid bermain di kandang dengan dukungan suporter yang sangta fanatik, tapi Bola itu bulat segala keungkina bisa terjadi.
Mari mengandai-andai, semisal Liverpool bisa bermain imbang atau malah menang di kandanga As Roma, atau kalau kalah tidak boleh lebih dari 2 goal maka Liverpool akan melaju ke babak Final, dan apabila Madris bisa menang atau paling tidak imbang di leg ke dua maka Madris akan Lolos ke final bertemu Liverpool, ini yang akan menjadi pertarungan akbar dan menarik, yang pantas kita tungu-tinggu.

No comments:

MENYEMBUHKAN DARI SERANGAN COVID BERDASARKAN PENGALAMAN DR RUMAH SAKIT

  Nasihat di rumah sakit isolasi (bisa diterapkan di rumah) -obat yang diambil di rumah sakit isolasi  1. Vitamin C-1000  2. Vitamin E (E)  ...