Wednesday, 26 September 2018

TIMNAS GARUDA MUDA TERCABIK-CABIK PANDA CHINA

KELEMAHAN TIMNAS U-19 YANG SEGERA HARUS DIBENAHI

Dalam ajang Anniversary Cup PSSI yang dilaksnakan tanggal 23 September sampai dengan tanggal 25 Septembar 2018 yang diikuti oleh 3 negara dengan sepak bola modernya yaitu Indonesia, Thailand dan China, telah berakhir, Garuda Muda belum meraih kemenangan hanya bermain seri 2-2 melawan Thailand dan kalah telak 0-3 melawan negeri bambu, China.
Untuk persiapan Piala Asia bulan oktober nanti, mestinya coach Indra safri harus benyak berbenah karena lawan-lawan yang akan di hadipi nanti kualitasnya diatas rata-rata pemain Indonesia.
Belajar dari pertandingan kemarin, sbenarnya di tengok dari segi stamina, teknik para pemain Indonesia tidak jauh tertinggal, nyatanya saat melawan Thailand mamapu bermain imbang bahkan di awal babak pertama di menit-menit awal serangan Timnas Indonesia mampu membuat kocar-kacir pertahanan lawan, hanya saja sayangnya kita kecolongan karena murni dari kesalan ( blunder ) pemain belakang yang kurang tenang dalam, hal yang perli dicontoh system pertahanan Timnas U-16 saat mengalahkan Iran, saat timnas U-19 menghadapi Thailand mestinya disaat erkepung lawan , tidak perlu berkotak-katik mempermainkan bola di daerah vital karena jelas apabila terseobot akan sangat beresiko tinggi untuk kebobolan, sanagt jelas sekali kebobolan 2 goal karena kurang koordinasi pemain belakang dan grogri saat menghadapi tekanan lawan.
memasuki babak ke dua Indonesia sangat tertekan, Thailand mulai memperagakan cirikhas permainan mereka dengan umpan-impan pendek yang cepat dan rapi, pola permainan sangat jelas visi dan misinya, sangat terarah.
Kita amati permainan garuda muda ada titik lemah yang mendasar, diantaranya saat menerima passing dari rekan pemain lain untuk mengambil bola menunggu jadi apabila lawan punya insting dan kecepatan tinggi pasti bola tersebut akan mudah direbut lawan, ini dah berkali-kali terjadi, kemudian cara kontrol bola saat menerima passing dikaki tidak lengkat,masih suka mantul, sehingga sangat mudah diseobot lawan, apabila mendapat serangan balik, para pemain tengah masih suka terlambat turun untuk mencover daerah pertahanan.
Saat menghadapi timnas China , sangat jelas sekali rapuhnya pertahanan, serangan cepat china sangat terukur, taktis umpan-umpan akurat dan dalam membongkar pertahann lawan sangat jitu, merka sudah unggul dari postur tubuh, punay kecepatan juga teknik dan skil individu juga sangat bagus, merka benar-benar sudah bermain layaknya pemain dunia yang profesional.
Tidak mnegecilkan Timnas kita, namun hal yang harus dibenahi adalah teknik dasar mengontrol bola saat menerima passing, bergerak cepat melakukan umpan-umpan pendek dan akurat, karena kebanyakan pemain kita apabila ingin melakukan passing melambat dulu, sedangakan para pemain China maupun Thailand mereka bisa melakukan passing dan menerima passing samabil berlari dan itu sangat akurat.
Sang coach harus meningkatkan kecepatan berlari pemain, daya tahan , naluri membaca pergerakan lawan, juga mampu melakukan pressing2 dangan jitu.

No comments:

MENYEMBUHKAN DARI SERANGAN COVID BERDASARKAN PENGALAMAN DR RUMAH SAKIT

  Nasihat di rumah sakit isolasi (bisa diterapkan di rumah) -obat yang diambil di rumah sakit isolasi  1. Vitamin C-1000  2. Vitamin E (E)  ...