Monday, 1 October 2018

INDONESIA DIREBUT AUSTRALIA

PERLAWANAN SENGIT AKHIRNYA PUPUS HARAPAN

Dag...Dig..Dug.... jantung terasa ingin copot, empot-empotan disaat menit-menit awal gawang Timnas Garuda muda digempur habis-habisan oleh pasukan aa-guru dari benua Australia, untung saja penjaga gawang Erlando sangat cekatan dan mampu membendung serangan-serangan lawan, pada saat pertandingan sepak bola piala AFC U-16 dalam merebutkan posisi untuk melaju ke semifinal.
Sebenarnya Australia merupakan benua tersendiri, namun dalam cabang olah raga sepak bola telah mengajukan ke badan sepak bola dunia yaitu FIFA agar bisa bergabung dengan benua ASIA dan ini disetujui, soalnya Benua Australia hanya memiliki satu negara yaitu negara Australia.
Secara perngkat FIFA jelas Australia berada jauh di atas Indonesia , yaitu peringkat 43 Dunia sedangkan Indonesia berada diurutan 162, namun apa yang dipertunjukan tim asuhan coach Fachri Husaini anak-anak yang bermain di kompetisi AFC U-16 kemarin sore sangatlah menakjubkan, seolah-olah timnas Garuda Muda selevel dengan Australia,nyatanya walaupun diserang habis-habisan justru mampu mencuri Goal terlebih dahulu melalui tendangan terukur dan terarah pemain muda berbakat Sutan Zico pada menit 16, sampai babak pertama berakhir kedudukan 1-0 untuk Indonesia.
 Secara teknik, kerjasama dan kekompakan tim Indonesia cukup bagus mampu meladeni pola permainan Australia, bahkan berkali-kali mengancam gawang Australia yang di motori Supriyadi , ini sangat merepotkan pertahanan Australia, tak jarang Supriyadi yang ditempel sangat ketat oleh 3 bahkan 4 pemain Australia masih saja bisa meloloskan diri dan mengancam gawang Australia, sehingga membuat para pemain Australia tegang , dan panik lebih-lebih ketinggalan 1 goal.
Memasuki paruh babak ke 2 rupanya pelatih Australia jeli dan sudah mempelajari kondisi pertahanan Indonesia, berkali-kali melakukan serangan melalui sisi kanan Indonesia, dan mereka melakukan umpan-umpan silang memanfaatkan keunggulan tinggi postur tubuh ke jantung peertahan Indonesia disisi kanan, maka tercipta goal balasan juga melalui serangan dari sisi kanan.
Terjadinya goal ke 2 adalah jelas menunjukan keunggulan postur tubuh, ssebuah umpan silang dari servis bola mati yang sangat terukur mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Pemain Australia yang datang tiba-tiba dari belakang tidak terantisipasi, karena jelas pemain belakang Garuda Muda kalah langkah karena panjang kaki pemain Autralia.
Adapun terjadinya goal ke 3 lagi-lagi pemain Australia mampu mengekploitasi sisi pertahanan sebelah kanan timnas Indonesia, sehingga mampu unggul 3-1, walaupun sudah unggul rupanya tim Australia tidak mengendorkan serangan, berkali-kali mamsih mampu mengancam gawang lawan, namun Indonesia tidak patah semangat, bahakan juga melakukan serangan-serangan berbahaya,dan hasilnya pada menit 92 dalam tambahan waktu mampu melesakan goal tambahan untuk memperkecil ketinggalan, sayangnya waktu terus berjalan, semisal masih ada waktu tidak menutup kemungkinan timnas Indonesia untuk menyamakan kedudukan atau malah bisa memballikan keadaan, namun dengan berkahinya waktu Indonesia kalah 2-3 dan secara otomatis gagal melangkah ke Semifinal dan Tiket menuju putaran piala Dunia U-17 yang akan di gelar di Peru, diambil oleh Australia.
Sebenarnya ad titik lemah yang masih bisa diperbaiki untuk Timnas kita yaitu cara memblokir pemain lawan, coba perhatikan, apabila pemain Indonesia membawa bola maka 2 atau 3 bahakan 4 pemain lawan langsung mengepung, dan disaat terkepung tidak ada pemain indonesia yang mendekat untuk mengganggu pengepung atau minta bola, sedangkan apabila pemain Australia membawa Bola pemain kita tidak melakukan pressing sebagaimana pemain Australia melakukan, kemudian dari segi teknik dan skil, sebenarnya para pemain kita tidak kalah, namun cuman kadang mudah tertipu oleh pergerakan badan tipuan lawan sehingga tidak mampu merebut bola, nah ini pelatih harus melatih pemain bagaimana menipu pergerakan kaki untuk menipu tipuanlawan sehingga bisa merebut bola.
Secara keseluruhan timnas Indonesia cukup bagus, punya harapan ke depan, ini adalah bibit dan cikal bakal Sepak bola Indonesia, tinggal bagaiman PSSI bisa mengoptimalkan, dengan pembinaan, pemberian prasarana, untuk melatih fisik, dan yag tidak ketinggalan bagaimana bisa menambah tinggi badan pemain, karena postru tubuh juga merupakan salah satu keunggulan bagi pemain.
BRAVO SEPAK BOLA INDONESIA >>> AYO MAJU TERUS>>>

JANGAN LUPA.... FOLLOW, SUBSCRIBE DAN SHARE

No comments:

MENYEMBUHKAN DARI SERANGAN COVID BERDASARKAN PENGALAMAN DR RUMAH SAKIT

  Nasihat di rumah sakit isolasi (bisa diterapkan di rumah) -obat yang diambil di rumah sakit isolasi  1. Vitamin C-1000  2. Vitamin E (E)  ...