Tuesday, 11 June 2019

RAHASIA KEMATIAN , DAN CARA MALIKAT MENCABUT NYAWA MANUSIA

BAGAIMANA NYAWA MANUSIA DICABUT OLEH MALAIKAT ?

Makhluk hidup terbagi dalam 3 golongan yaitu, Tumbuhan, Hewan dan Manusia, adapun ciri dari makhluk hidup adalah bisa bergerak, bisa berkembang ( tumbuh ) dan bernafas, Tumbuhan meskipun tidak memiliki alat pernafasan khusus, tetap saja dia memerlukan Oksigen yang digunakan untuk proses fotosintesis saat mengoksidasi sari makanan yang diperlukan oleh tumbuhan untuk bertahan hidup, kalau binatang atau hewan memiliki alat pernafasan berbeda-beda, misal binatang menyusui dan berkaki 4 menggunakan paru-paru, kemudain binatang air menggunakan insang, tapi ada juga yg memiliki paru-paru, sedangkan serangga berkaki ruas menggunakan ruas-ruas dan lain sebagianya, sedangkan Manusia bernafas menggunakan paru-paru, Semua mkhluk hidup akan mengalami mati karena Firman Alloh , Kulu nafsin dzaikotul maut, yang artinya setiap diri ( makhluk hidup ) akan merasakan mati, Tumbuhan bisa mati Binatang juga bisa mati, nah sekarang bagaiman dan apa penyebab mati, dan apa yang akan terjadi setelah mati ?
 1. Tumbuhan
 Tumbuhan mati bisa dikarenakan oleh usia yang sudah tua atau lapuk, bisa dikarenakan kekurangan   air ( kekeringan ),diserang hama, terbakar, atau ditebang oleh manusia, yang mana dari hasil tebangan bisa dimanfaatkan bermacam-macam untuk memenuhi kebutuhan manusia, misal dijadikan mebel, bahan bakar dan lainsebagianya.
Setelah mati , tumbuhan tidak ada pertanggung jawaban terhadap Tuhan penciptanya.
 2. Hewan / Binatang.
Hewan atau binatang mati bisa karena sudah Tua, terserang penyakit, atau disembelih oleh manusia dimanfaatkan dagingnya untuk dikonsumsi, dan hewan atau Binatang setelah mati tidak ada pertanggung jawaban ke Tuhan penciptanya.
3. Manusia
Prose matinya manusia juga bermacam jalan dan cara, ada yang karena sudah tua, namun ada juga yang masih muda bahkan masih bayi, ada yang dikrenakan tertimpa musibah, ada yang terserang penyakit, dan penyakit manusia juga banyak sekali ragamnya, dari yang ringan sampai yang sangat berat, dan lain sebagainya, namun manusia setelah mati ada pertanggung jawaban ata amal perbuatanya selam hidup terhadap Tuhan Penciptanya,karena Manusia diciptakan oleh Alloh sebenarnya di beri kewajiban untuk beribadah kepada Alloh yg firmanya berbunya : wa ma kholaqtul jinna wa insa ila liya'buduni, ( yg artinya kurang lebih : tidak semata Aku ( Alloh ) ciptakan Jin dan Manusia kecuali untuk beribadah kepadaKu ),.
Nah, dalam proses kematian manusia ternyata ada makhluk lain yang berperan untuk mengambil nyawa manusia tersebut yaitu malaikat Izrail, apabila manusia tersebut sudah habis masa tinggalnya di dunia maka malaikat ini atas perintah Alloh melaksanakan tugas untuk mencabut nyawa,ini pasti karena kulu nafsin dzaikotul maut, setiap makhluk hidup pasti akan mengalami mati siapapun orang, sesakti apapun pasti mat, contohnya nabi Musa, yang saat Alloh perintahkan malaikat untuk mencabut nyawanya, malah malaikat itu dipukul, sehingga kembali ke pada Alloh dan melaporkan kejadian, ya Alloh , musa tidak mau mati, tidak mau di cabut nyawanya, Alloh menjawab : ya kalau begitu kasih tahu Musa untuk diberi umur lagi, dan disuruh menempelkan telapak tanganya di badan seekor sapi, sampaikan sebanyak bulu yang menempel telpak tangan itulah tambahan umur bagi Musa, nah setelah Nabi Musa menempelkan telapak tanganya , sadar bahwa bagaimanapun akan tetap mengalami mati, maka pasrah ke Malaikat untuk mencabutnya, dan cara mencabutnya ternyata berbeda antara orang yang beriman dan tidak beriman, bagi orang yang tidak beriman biasanya mencabutnya dengan kasar, bahkan samapai dihentak-hentak sehingga kita bisa melihat saat orang itu mati dengan menjulurkan lidah dan mata terbelalak karena sangking kasarnya malaikat melakukan pencabutan nyawa, sedangkan untuk orang yang beriman maka cara mencabutnya sangat pelan-pelan dan halus, adapun nyawa dicabut di mulai dari kaki baru naik ke atas melalui ubun-ubun, namun walaupun mencabutnya dengan pelan-pelan tetap saja merasakan sakit, dan bagi orang yang beriman biasanya akan keluar keringat didahinya dan tersenyum ini dikarenakan sudah ditunjukan gambaran surga yang akan dihuninya nanti, sedangkan berkeringat karena merasa malu dengan amalnya yang semestinya tidak sebanding dengan Surga yang akan di berikan, dan setelah di cabut Roh ( Nyawa ) tersebut sudah di tunggu  malaikat yang menyiapkan kain dari surga untuk membungkus dan di bawa ke atas menujua langit melalui 7 lapisan langit, secara berurutan langit dari saft 1 terbuka dan di sambut oleh malaikat, kemudian di antar ke lapisan langit berikutnya terus secara berantai sampai ke langit saft 7 dan di hadapakan kepad Alloh, setelah itu Alloh memerintahkan untuk dikembalikan ke alam kubur, disandingkan dengan jasadnya, tertidur dengan pulas sampai hari kiamat namun karena sangking nikmatnya tidak terasa seolah-olah hanya tertidur satu malam.
Terbalik dengan orang yang tidak beriman atau orang-orang yang banyak dosa, setelah di hadapkan ke Alloh, maka di kembalikan ke kubur dan disiksa berdasrkan ukuran dosa-dosanya , salah satu contoh apabila orang yang suka Zina maka dia seperti berenang di sunagi darah dan dilempari batu sampai berdarah-darah, sedangkan orang yang suka makan riba maka kepalanya di tuangi air mendidih, dsb, ini terjadi selama menunggu hisaban di hari kiamat nanti.
Ada 3 hal tentang rahasia kematian yaitu :
1. Waktu kapan akan mati
2. Tempat di mana akan mati.
3. Cara bagaimana akan mati.
dan hal yang perlu diperhatikan kita mati hanya dibungkus selembar kain kafan, jadi harta yang telah dikumpulkan dengan segala macama cara, semua tidak akan di bawa, akan menjadi rebutan ahli waris, maka dari itu amalkan harta anda untuk bekal di akhirat. 

WAKTU KEMATIAN
Jadwal mencabut nyawa yang dilakukan Malaikat tidak pernah diketahui oleh manusia, kapan saja bisa saja pagi hari, siang hari, malam hari jam berapa saja kita sebagaimanusia tidak pernah akan bisa mengetahuinya, untuk itu kita haru selalu siap menghadapinya , makdari itu marilah berbekal dengan amal kebaikan sebanyak-banyaknya agar bila mati sewaktu-waktu sudah siap.

TEMPAT KEMATIAN
Matinya seseorang tidak pernah bisa menentukan di mana tempat akan mati, bisa sedang di kamar mandi, bisa di Rumah sakit, bisa sedang tidur, bisa sedang bekerja, bisa sedang bercengkerama dengan keluarga, dan yang paling bahaya apabila sedang melakukan perbuatan dosa di suatu tempat dan lain sebagainya.

CARA BAGAIMANA KEMATIAN
Banyak sekali jalan menuju kematian , bermacam cara dan penyebabnya, bisa karena terkena sakit yang sangat parah, bisa karena kecelakaan di jalan raya, bisa jatuh di kamar mandi, dan masih banyak lagi caranya.

INGAT MATI DATANG SEWAKTU-WAKTU TIDAK PANDANG BULU KAYA ATAU MISKIN, BESAR APA KECIL, TUA ATAU MUDA, BAHKAN MASIH BAYI JUGA BISA.



LOWONGANN DI PT.YUMMY FOOD

 MENERUSKAN INFORMASI LOWOWNGAN KERJA:  1. PT. YUMMY FOOD UTAMA - JAKARTA Urgently need position: "PRODUCTION SUPERVISOR" Qualific...