Januari 08, 2026

WAWASAN TOP MARKOTOP

Menurut gue Hampir gak ada pemimpin memikirkan kepentingan rakyat selama dia lahir dari rahim partai. Mau Nasdem dengan anisnya, PDI dengan ganjarnya, bahkan Gerindra dengan prabowonya.

Lo mau berharap apa dari pemimpin hasil partai?
Paling ujungnya bikin kebijakan yang menguntungkan partainya.

Ini bukan sinis. Ini cara kerja.

Partai itu mesin. Mesin butuh bensin. Bensinnya: kekuasaan, jabatan, proyek, posisi. Jadi jangan pura-pura kaget kalau begitu duduk, yang pertama diurus bukan rakyat, tapi utang politik.

Dan ini bukan cuma di Indonesia. Di mana-mana sama.

Makanya, dalam sejarah manusia, pemimpin yang gak punya kepentingan pribadi itu langka banget. Bukan langka kayak emas. Langka kayak air di gurun.

Nah, di titik ini, menariknya, justru banyak sejarawan dan pemikir non-Muslim yang bilang: ada satu nama yang aneh kalau dibaca pakai logika politik biasa.

Muhammad.

Bukan kata ustaz. Bukan kata khotbah.
Ini kata orang-orang Barat yang dingin, skeptis, dan gak punya kewajiban ngebelain Islam.

Pertanyaannya simpel:

Kalau Muhammad itu cuma pengen kuasa, pengen kaya, pengen pengaruh — ngapain dia milih jalan paling nyiksa?

Coba Lo bayangin.

Waktu di Mekah, sebelum punya pasukan, sebelum punya negara, sebelum punya apa-apa, dia itu:

Ditawarin jadi raja → nolak

Ditawarin harta → nolak

Ditawarin perempuan → nolak

Ditawarin kompromi → nolak

Yang nawarin bukan orang kecil. Yang nawarin itu elite Quraisy, pemilik modal, pemilik kuasa, pemilik segalanya di Mekah.

Kalau dia mau “realistis”, mau “dewasa politik”, mau “kompromi dikit demi stabilitas” — hidupnya selesai saat itu juga.

Enak. Aman. Kaya. Terhormat.

Tapi dia pilih apa?

Pilih dimusuhi.
Pilih diboikot.
Pilih dicaci.
Pilih diancam dibunuh.
Pilih hidup susah bertahun-tahun.

Ini titik di mana banyak sejarawan Barat garuk-garuk kepala.

Seorang sejarawan Skotlandia, Thomas Carlyle, yang bukan Muslim, malah bilang kira-kira begini:
“Gak masuk akal nyebut Muhammad penipu. Orang penipu itu cari untung. Ini orang justru hidupnya makin hancur karena apa yang dia bawa.”

Logikanya simpel, bahkan buat orang paling awam:
Kalau Lo bohong, Lo pasti pengen hidup Lo enak.
 Kalau Lo jualan agama, Lo pasti pengen kaya.
 Kalau Lo main politik, Lo pasti pengen aman.
Tapi ini orang?
Makin keras berdakwah, makin miskin.
 Makin konsisten, makin banyak musuh.
 Makin berpengaruh, makin besar ancaman pembunuhan.

Ini bukan pola orang cari untung.
 Ini pola orang yang kejebak sama keyakinannya sendiri.
Sejarawan Barat lain, Montgomery Watt, malah bilang lebih kejam lagi:
 “Kalau Muhammad itu penipu, berarti dia penipu paling bodoh dalam sejarah. Karena dia gak pernah menikmati hasil penipuannya.”
Coba Lo bandingin sama pemimpin hari ini.

Baru kampanye aja udah mikirin:
Sponsor siapa
Balikin modal gimana
Bagi kursi ke siapa
Proyek buat siapa
Begitu kepilih:
Rakyat belakangan
Partai duluan
Kroni duluan
Balas budi duluan
Muhammad?
Begitu dia punya kuasa penuh di Madinah, dia bisa hidup kayak raja. Gak ada yang bisa ngelarang. Dia kepala negara. Panglima perang. Pemimpin agama.
Tapi faktanya?
Tidur di tikar kasar.
 Baju ditambal.
 Kadang gak ada makanan di rumah berhari-hari.

 Wafat hampir tanpa harta.
Ini bukan romantisasi. Ini dicatat bahkan oleh sejarawan non-Muslim.
Pertanyaannya sekarang jadi brutal:
Kepentingannya di mana?
Kekuasaan? Dia sudah punya, tapi gak dipakai buat numpuk hidup.
 Harta? Bisa, tapi gak diambil.
 Wanita? Bisa, tapi hidupnya tetap sederhana.
 Popularitas? Justru hidupnya penuh cacian.
Seorang penulis Barat, Michael Hart, sampai bilang: Muhammad itu unik karena sukses total secara politik dan agama, tapi gak ninggalin jejak manusia yang hidup buat foya-foya.
Ini anomali.

Dalam sejarah, hampir semua pendiri kekuasaan:
Ninggalin istana
Ninggalin dinasti
Ninggalin kekayaan
Ninggalin simbol kemewahan
Muhammad ninggalin apa?
Ninggalin nilai.
 Ninggalin sistem.
 Ninggalin beban moral ke pengikutnya.
Dan itu lebih berat dari warisan harta.
Sekarang kita jujur aja.
Di zaman sekarang, ada gak pemimpin yang:
Gak mikir periode berikutnya?
Gak mikir citra?
Gak mikir koalisi?
Gak mikir keluarga dan kroni?
Hampir gak ada.

Karena sistemnya memang bikin manusia gak mungkin bersih.
Tapi Muhammad itu hidup sebelum ada sistem partai, sebelum ada demokrasi, sebelum ada pencitraan. Dan justru karena itu, motifnya kelihatan telanjang.
Kalau dia mau nipu, itu kesempatan emas.
 Kalau dia mau main politik, itu panggung sempurna.
Tapi yang dia pilih?
Jalan paling mahal, paling sepi, paling berdarah.

Makanya, bahkan buat orang non-Muslim yang gak percaya wahyu sekalipun, banyak yang akhirnya bilang:
“Gue mungkin gak percaya kerasulannya. Tapi hampir mustahil bilang dia gak tulus.”
Dan di titik ini, kita harus berani ngaca.
Hari ini, kita hidup di zaman:
Orang sedekah sambil branding
Orang kritik sambil bangun panggung
Orang bicara rakyat sambil hitung kursi
Kita hidup di zaman di mana kebaikan pun butuh sponsor.
Dan tiba-tiba, ada satu manusia di sejarah yang justru:

Makin besar, makin sederhana.
 Makin berkuasa, makin gak ngurus diri sendiri.
 Makin diikuti, makin berat hidupnya.
Lo gak harus beriman buat ngeliat satu hal ini:
Dari sudut pandang manusia biasa, Muhammad itu pemimpin yang paling gak masuk akal secara politik.
Dan justru karena itu, banyak sejarawan Barat akhirnya sampai ke satu kesimpulan yang sunyi tapi berat:
Kalau ini semua cuma sandiwara, maka ini adalah sandiwara paling bodoh dan paling mahal dalam sejarah manusia.

#PARTAI
#PEMIMPIN
#NABI
#ROSUL

CARA MENGATASI PENIPU MENGATASNAMAKAN POLISI

Ekonomi semakin tidak mudah namun penipu selalu saja bergentayangan,dengan segala macam cara, lebih-lebih dengan adanya teknologi,dunia internet terutama dengan adanya AI ( Artificial Intelegence ).
Contoh,saat saya dihubungi orang tidak kenal dan ngaku dari kepolisian, tapi tujuanya untuk menipu, saya cek pakai pelacakan nomor telepon 
disebutkan berasal dari S.pinjsm ( bisa jadi pinjol ) 
Hal yang kami alami bahkan ada penipu yang mencatut lembaga kepolisian,yanh digunakan untuk mengintimidasi calon korban, dia menelpon mengaku dari polres, menyampaikan bahwa calon korban kena kasus pidana ini bertujuan agar korban ketakutan,dia juga sudah mengantongi data pribadi yang berkaitan dengan korban seperti nama, tanggal lahir,alamat bahkan anggota keluarga, ini untuk mempengaruhi korban secara psikologis, agar terpengaruh, dan setelah korban terjebak dalam sistem penipu akhir meng iyakan apa yang dikatakan penipu, akhirnya ini digunakan untuk menggiring korban entah berupa persetujuan untuk mentranfer uang atau untuk menjebak berupa pinjaman online , citi-ciri cara pelaku dalam melaksanan aksinya diluar jam kerja, dalam bicara penuh tekanan, dan melakukan panggilan telpon bukan melalui WA yang bisa direkam, cara mengatasinya :
1. nomor yang tidak dikenal melakukan hal itu apabila minta konfirmasi alamat, tanggal lahir jangan di iyakan atau disetujui.
2.Pasang aplikasi pelacakan nomor telpon yang bisa memberi indikasi SPAM dan asal juga nama penelpon.
3.Kalau anda punya teman atau relasi polisi, lakikan jeda, bilang saya hubungi teman polisi dulu .
4.Kalau tidak punya teman polisi, ajak pertemuan di kantor polisi terdekat.

Mari kita selalu waspada dan sebarkan informasi ini untuk menyelamatkan sesama dari para penjahat.

#Penipu
#Peniouan
#Waspada
#Cara mengatasi 

Januari 03, 2026

KEHANCURAN DAN KEBANGKITAN SALIM

Pernah kepikiran nggak, kenapa dari bangun tidur sampai tidur lagi, uang kamu seolah "terhisap" ke satu orang yang sama?

​Makan mie instan? Dia yang punya. Belanja di minimarket depan komplek? Milik dia. Lewat jalan tol atau isi bensin? Dia ada di sana.
​Kenalin, Anthony Salim: The Real Silent Ruler of Indonesia. ---

​🔥 Tragedi '98: Dari Istana ke Titik Nol

​Tahun 1998 adalah neraka buat keluarga Salim. Saat itu, Om Liem (Liem Sioe Liong) adalah orang terkaya di RI sekaligus sahabat dekat Soeharto. Begitu Orde Baru tumbang, Grup Salim jadi sasaran kemarahan massa.

• ​Rumah dibakar & dijarah.

• ​Keluarga terpaksa mengungsi ke luar negeri.

• ​Utang membengkak Rp55 TRILIUN (Angka gila di zaman itu!).

• ​BCA & Indocement lepas dari tangan.

​Bayangin punya utang 55 Triliun sementara aset-aset berharga disita negara. Orang normal mungkin sudah menyerah, tapi Anthony Salim memilih "Pasang Badan".

​👊 Gertakan Maut yang Bikin IMF Gemetar

​Ada satu momen legendaris saat Anthony dikepung oleh bankir global (JP Morgan & Lehman Brothers) dan perwakilan IMF. Mereka ingin mempreteli sisa-sisa hartanya.

​Di ujung tanduk, Anthony mengeluarkan ultimatum dingin yang bikin ruangan mendadak senyap:

​"Kalau kalian mau bunuh saya, silakan. Tapi ingat, kalau grup ini mati, kalian akan kehilangan 100.000 lapangan pekerjaan seketika."

​Boom! IMF sadar: Salim Group terlalu besar untuk dibiarkan runtuh (Too big to fail). Jika Anthony jatuh, ekonomi Indonesia bisa kiamat.

​🍜 Strategi "Sekoci" Indofood: Comeback Paling Jenius

​Anthony terpaksa menyerahkan 107 perusahaannya ke negara lewat BPPN untuk melunasi utang. Tapi, dia mati-matian mempertahankan satu permata: Indofood.

​Logikanya simpel tapi mematikan: "Mau krisis atau perang, orang bakal tetap butuh makan."

​Dari "sekoci" Indofood inilah dia membangun kembali kekaisarannya. Indomie dibawa mendunia hingga ke 100+ negara, menjadi global currency yang lebih berharga dari uang di beberapa negara Afrika!

​🐙 Gurita Bisnis yang Tanpa Celah

​Kalau ayahnya dulu dikenal dengan gaya bisnis Network-Based (mengandalkan koneksi penguasa), Anthony mengubahnya menjadi Market-Based (sangat profesional & efisien).

​Coba cek "jejak" Anthony Salim di hidupmu hari ini:

1. ​Lapar? Indomie, Sarimi, Supermi, Bogasari (Tepung terigu terbesar).

2. ​Haus? Club, Pepsi (dulu), hingga susu Indomilk.

3. ​Belanja? Indomaret (23.000+ gerai, hampir ada di setiap pengkolan).

4​. Transportasi? Indomobil (Suzuki, Nissan, dll) & Jalan Tol (Nusantara Infrastructure).

5. ​Masa Depan? Data Center khisus AI (bersama Elon Musk di Starlink) & Tambang Bumi Resources.

​👑 The Silent Dragon

​Anthony Salim jarang muncul di TV. Dia nggak butuh panggung politik atau sorotan kamera. Dia adalah Silent Dragon yang mengatur irama dari balik layar.

​Nasihatnya yang paling terkenal kepada penerusnya adalah:

​"Carilah kuda yang cepat, dan biarkan dia berlari."

​Artinya? Jangan kerjakan semuanya sendiri. Temukan bisnis potensial, tunggangi ombaknya, dan kuasai pasarnya.

​Kesimpulannya:
Tahun '98 dia dianggap "selesai", tapi tahun 2026 dia justru jadi orang yang memegang urat nadi kebutuhan pokok satu negara.

​Coba hitung, dari tadi pagi sampai detik ini, sudah berapa rupiah saldo kamu yang pindah ke kantong Pak Anthony Salim? 

Pernah sadar nggak, dari bangun tidur sampai malam, uang kita sering mengalir ke nama yang sama?

Indomaret menjamur di tiap sudut kota.
Bisnisnya bukan lagi soal koneksi kekuasaan, tapi sistem, pasar, dan cara pikirannya bekerja.

Pelajaran pentingnya bukan soal modal besar.
Melainkan cara berpikir yang benar.
Saat banyak orang reaktif, ia strategis.
Saat orang panik, ia membuat peluang pada kebutuhan dasar dan jangka panjang.

Inilah yang sering saya sampaikan:
hidup dan bisnis tidak ditentukan oleh kerasnya keadaan, tapi oleh cara berpikir yang benar dan tenang saat keadaan menekan.

Dan itulah inti dari Alpha Mind Control.
Bukan sulap, bukan motivasi sesaat.
Melainkan melatih pikiran agar tetap tenang, selaras, dan benar terutama ketika hidup sedang tidak ramah.

Kalau selama ini kamu merasa sudah bekerja keras tapi hasilnya belum sepadan,
mungkin yang perlu dibereskan bukan usahanya…
melainkan cara berpikir yang mengarahkan usaha itu.

TANGGAPAN DARI NETIZEN SANGAT BERVARIASI ;
#Ada yang menganggap karena tinggalan kekayaan orang tuanya Sudono Salim ( Liem Siu Long )
#Tapi tidak sedikit yang mengagumi daya juangnya.

Memang zaman Orde baru siapa yang biasa dekat dengan penguasa maka usahanya akan mudah sekain Sudono salim contoh Lain adalah H.Lukminto pemilik PT.Sri Tex, namun sangat di sayangkan sang penerus tidak bisa melanjutkan kejayaan malah PT.Sri Tex harus kolap dan bangkrut.

Januari 02, 2026

CINTA DAN NIKAH KEBUTUHAN MANUSIA NORMAL

🤝 KITA BUTUH CINTA🌹
75% Tujuan menikah adalah untuk* menghalalkan hubungan biologis suami istri, karena memang Pahala Besar..
 begitulah Alloh ta'ala sudah bebankan. Katanya  munafik kalau orang menikah ga butuh itu..
Barang yg Nikmat..
Dari telapak kaki sampai Ubun2..
Lerrrrrr..
Melayang2..
Bagaikan Surga Dunia..
Namanya menikah pasti butuh lahir batin, kebutuhan batin itu kebutuhan hati, pikiran perasaan emosional spiritual dan Seksual..

Butuh ngobrol
Butuh curhat
Butuh canda tawa
Butuh perhatian
Butuh cinta
Butuh Senyum yg Mengandung Arti..
Butuh kasih sayang
Butuh Hemm..
Butuh bimbingan
Butuh nasehat
Butuh memandang
Butuh dipegang
Butuh sentuhan
Butuh dipeluk
Butuh Saling menyayangi
Butuh Sendaugurau..
Butuh Kerokan Butuh Pijitan
Butuh duit.
Butuh Pahala Besar DLL.
tidak ketinggalan butuh kepuasan hubungan badan yg Nikmat..*
Karena itu fitroh, kalau ga butuh itu namanya keluar dari Fitroh Manusia,
 
Namanya yg 
Abnormal*

Betul gak Luuurr...???
Jo Lali Karna Alloh..
Sholat dan beramal kebaikan 
Yang hidup terasa hampa,kosong,bengong., kami buka layanan curhat ,tontin video ini : 

👉🤲👏🤝👍🙏😁

Desember 31, 2025

MENYAMBUT TAHUN BARU 2026 DAN MAKNA PERGANTIAN TAHUN MELAKUKAN KEGIATAN POSITIF

*AKHIR ZAMAN SEMAKIN DEKAT, BAGAIMANA MENYIKAPINYA..?*
======================================

Tak terasa tahun 2025 sudah di pengujung tahun dan akan berganti ke tahun berikutnya, tahun 2026. 

Pergantian tahun sejatinya tidak ada yang istimewa. Seperti pergantian waktu dari detik ke detik berikutnya, menit ke menit selanjutnya, jam ke jam selanjutnya dan seterusnya. Yang membedakan pada setiap pergantian tahun baru adalah perayaan dan bagaimana seharusnya menyikapinya.

Di sekeliling kita, masyarakat merayakan pergantian tahun baru dengan berbagai macam kegiatan dan acara. Kembang api, terompet, pesta dan hal-hal lain yang berbau kesenangan, hura-hura semata, dan lebih banyak mudaratnya — seperti lazimnya euforia merayakan pergantian tahun.

Secara kasat mata, dari tahun ke tahun dunia berkembang semakin maju dan semakin canggih. Salah satunya, dengan kehadiran era digital yang menjadikan hidup manusia malin mudah dan terbantu. Tapi ada yang luput, yaitu dari sisi moralitas dan spiritualitas. Kita diuji, apakah semakin tahun iman dan moral kita semakin baik atau justru sebaliknya..?

Menyinggung hal tersebut, diriwayatkan dalam sebuah hadist yang sangat familiar di telinga kita, ketika menjelang pergantian tahun baru. Seakan hadist ini menjadi pengingat dan renungan bagi kita umat Islam, agar dapat mempertahankan dan istiqomah dalam menjalankan syariat agama, 

```berikut pertikannya:```

‌لَا ‌يَأْتِي ‌عَلَيْكُمْ زَمَانٌ إِلَّا الَّذِي بَعْدَهُ شَرٌّ مِنْهُ. البخاري

_“Tidak akan datang suatu zaman kecuali zaman setelahnya lebih buruk dari sebelumnya.” *(HR. Bukhari)*_
.

Berdasarkan hadist tersebut, zaman yang datang setelahnya adalah lebih buruk dari sebelumnya. 

Fenomena kerusakan menuju akhir zaman sudah tampak jelas di sekeliling kita, miras, narkoba, free sex, pembunuhan seakan-akan tidak ada habisnya dan menjadi bahan pemberitaan di media.

Anggota Majelis Taujih Wal Irsyad dan Ketua Departemen Pendidikan Keagamaan dan Dakwah DPP LDII KH. Aceng Karimullah mengatakan, pada pergantian malam tahun baru itu banyak orang-orang yang mengaku sebagai umat Islam, tapi ikut merayakan tahun baru.

Secara syariat Islam tidak ada namanya perayaan tahun baru, apa yang diselenggarakan pada tahun baru melanggar rambu-rambu syariat Islam, seperti kemubaziran sumberdaya, hura-hura, pesta miras, pergaulan bebas antara laki-laki dan perempuan, “Pada akhirnya bermuara pada ajang maksiat dan ajang dosa,” ucapnya.


*Lantas bagaimana menghindari ajang maksiat dan dosa yang lekat pada setiap perayaan malam tahun baru..?*

Kyai yang identik dengan songkok berwarna merah itu menambahkan, LDII sangat khawatir bila generasi mudanya terlibat dengan kemaksiatan yang terjadi pada perayaan tahun baru, “Maka usaha para pengurus LDII di seluruh tingkatan adalah membuatkan acara yang produkktif dan positif untuk generasi muda,” 

Misalnya, dengan mengadakan pengajian, tausiyah, diskusi, atau jika ingin yang lebih menghibur mengadakan keakraban dan makan bersama. “Agar generasi kita terkontrol, tidak liar di pinggir jalan yang justru malah banyak mudharatnya,” 

KH. Aceng Karimullah menambahkan, setiap datang masa yang baru selalu diiringi dengan penurunan kualitas iman dan akhlak. Kita prihatin dengan fenomana itu. Rasulullah mengingatkan fenomena tersebut dalam sebuah hadits, agar umat Islam harus tetap konsisten dan istiqomah.

```Rasulullah SAW bersabda:```

_“Tidak henti-hentinya segolongan dari umatku konsisten (istiqomah) di atas kebenaran dan tetap dalam pertolongan Allah dan menang sampai datang akhir zaman dalam kemenangan.” *(HR al-Bukhari)*_

Hikmah dari hadits tersebut adalah Allah SWT akan terus memberikan pertolongan kepada orang-orang yang selalu dalam kebenaran, 

“Kenyataan mengenai degradasi moral adalah keniscayaan yang tidak bisa disangkal lagi. Maka kita jangan fokus berada pada posisi tersebut. Kita harus terus istiqomah dan konsisten menjaga akhlak sampai akhir zaman,” pungkasnya.

IBADAH KHUSUK TUMAKNINAH..
YG BENAR &
SEMOGA KITA BISA BISA HUSNUL KHOTIMAH...
AAMIIN..
🤲🤲🤲🤝🙏🙏🙏

#LDII
#ISLAM

Desember 30, 2025

TIP MEMBANGUN RUMAH TANGGA ATAU MENGHADAPI JENJANG PERNIKAHAN

Artikel ini kami sajikan untuk para Jomblo, Pemuda dan Pemuda atau Cowok dan Cewek yang akan melangsungkan pernikahan, untuk menghadapi apa kemungkinan yang akan terjadi setelah melangsungkan pernikahan atau pengantin baru yang sedang merajut mahligai rumah tangga, akan tetapi tidak menutup kemungkinan bagi para pengantin lama bisa mengambil manfaat dikala badai rumah tangga menerpa.
Dalam Islam menikah itu diperintahkan oleh Alloh SWT yang tertuang dalam Al Qur'an surat Ar Rum ayat 20 yang artinya : "Dan dari beberapa ayatKu ( Alloh) bahwa sanya Aku ( Alloh ) telah menjadikan pada kamu sekalian dari golongan kamu sekalian beberapa istri agar supaya tenang kamu sekalian pada istri dan menjadikan Aku ( Alloh ) antara kamu sekalian cinta dan kasih sayang,sesungguhnya dalam demikian itu tanda bagi qoum yang berfikir"  sedangkan Rosululloh Muhammad S.A.W juga memperkuatnya dalam sebuah hadist beliau bersabda " bukanlah umatku apabila benci sunahku yaitu menikah"
dan masih banyak dalil baik dari firman Alloh dalam Al Qur'an maupun sabda Rosululloh dalam Al Hadist.
Sebuah fenomena di negara maju seperti Jepang, Korea, dan Singapura generasi mudanya tidak mau menikah dengan dalih tidak mau direpotkan oleh kehadiran sang anak, dan ini dianggap mengganggu kebebasan mereka, sehingga ke tiga negara tersebut mengalami permasalahan pertumbuhan penduduk yang melambat yang menyebabkan kekurangan tenaga kerja di usia produktif.
Kejadian sepertinya mulai diikuti oleh generasi muda Indonesia terutama yang tinggal diperkotaan akibat dari kesibukan bekerja untuk memburu rezeqi,kebanyakan mereka menunda usia nikah demi karier.
Kebanyakan anak muda ragu atau menunda bahkan takut menikah padahal kebutuhan biologis harus disalurkan karena takut apabila punya anak kuatir akan menjadi miskin, padahal realitanya Tuhan menciptakan manusia itu sudah membawa rezeqinya masing-masing , adakalanya punya banyak anak justru malah rezeqinya berlimpah dan adakalanya yang tidak punya anak atau hanya punya anak satu justru rezeqinya pas-pasan bahkan seret.
Bahkan ada dalil dari Rosululloh " apabila ingin kaya maka nikahlah" dan ini terbukti apabila kita belum nikah bisa jadi belum punya apa-apa, tetapi setelah menikah akhirnya bisa membeli perabotan bahkan bisa kebeli rumah dan lain sebagainya.
untuk itu mengapa mesti takut dan harus meninda pernikahan ? padahal disaat melangsungkan pernikahan banyak yang mendoakan kebahagiaan, mendoakan menjadi rumah tangga yang sakinah mawadah wa rahmah.
Apakah yang sekiranya permasalahan yang akan dihadapi dalam membina rumah tangga ?Mungkin dalam awal-awal pernikahan akan terasa manis, semua kelihatan indah dan romantis namun tidak jatang ini hanya skan berjalan dekitar 6 bulan, kemudian setelahnya bisa jadi akan mulai muncul problem-problem kecil, karena sifat asli masing-masing individu mulai nampak, dan apabila tidak teratasi akan semakin membesar.
Ada orang tua yang memberikan wanti-wanti, bahwa problem paling berst dalam menjalin kehidupan berumah tangga itu 3 tshun pertama, apabila mampu melewatinya maka pernikahan akan berjalan baik namun pada usia pernikahan tahun ke 10 biasanya akan muncul lagi permasalahan,apabila mampu mengatasi maka pernikahan akan awet.
Adapun permasalahan pokok dalam berumah tangga itu srbenatnya hanya 2 yaitu :
1.Hubungan suami istri terutama hubungan biologis 
2.Ekonomi.
namun 2 masalah tersebut bisa berkembang merembet ke mana-mana. 
Mari kita bahas poin 1 yaitu hubungan Suami-Istri.
Tujuan pernikahan yang paling utama adalah agar terjadinya hubungan suami-istri secara halal, karena bagi bangsa yang beradab juga memegang teguh norma agama serta tatatan secara sosial apabila hamil diluar nikah meripakan hal tabu dan dosa.
Awal keributan bisa dimulai dari hal ini, misalnya pada waktunya sang suami menginginkan berhubungan, akan tetapi sang istri menolak dengan alasan cape, sibuk, tidak mood dll, ini bisa membuat suami marah dan emosi sehingga mencari pelampiasan apapun bentuk pelampiasanya.

Note: Artikel belum selesai masih berlanjut, besok buka n baca lagi ya...
#Tip
#keluarga
#ekonomi
#hubungan suami istri

Desember 26, 2025

JANGAN TERJEBAK CALO PENIPUAN KERJA DI AUSTRALIA

Pesan edukasi dari I Utami 

Usia 55 tahun, bahasa Inggris cuma yes–no, tapi bisa kerja di Australia gaji 3 juta sehari. Ini kan yang kalian mau dengar? Petik buah di Australia.

Ayo, kita bongkar penipuannya! Calo-calo busuk ini datang seperti malaikat.

Janji manisnya sama semua,  visa turis + kerja, petik buah, dijemput bandara,  aman karena “sudah ada kontraktor”

Harganya? Belasan sampai ratusan juta.

Padahal faktanya sederhana : 

Visa turis Australia Subclass 600 biayanya cuma sekitar 2 juta rupiah dan TIDAK BOLEH kerja.
 https://immi.homeaffairs.gov.au/visas/getting-a-visa/visa-listing/visitor-600

Tapi kalian disuruh tenang, “Yang penting masuk dulu.”
Data disulap, slip gaji palsu, rekening koran dibuatkan. Bahkan KK dan surat nikah di-photoshop,  dipaksa pura-pura suami-istri.

Untuk bayar calo itu saja, banyak yang sampai berutang.

Pemerintah Australia sudah lama memperingatkan:
visa tidak dijual belikan, dan calo adalah penipuan.
 https://indonesia.embassy.gov.au/jaktindonesian/Visa_scams.html

Sampai di Australia, kalian kerja pakai visa turis. Itu ILEGAL.

Lalu datang jebakan berikutnya, “Bayar lagi. Kita ajukan Protection Visa.”

Masalahnya, kalian tidak pernah dijelaskan, Protection Visa BUKAN visa kerja. Itu hanya untuk pencari suaka yang benar-benar terancam nyawanya.
 https://immi.homeaffairs.gov.au/visas/getting-a-visa/visa-listing/protection-866/genuine-asylum-seekers

Data resmi pemerintah Australia menunjukkan, mayoritas Protection Visa DITOLAK.
 https://www.homeaffairs.gov.au/research-and-statistics/statistics/visa-statistics/live/humanitarian-program

Sekarang prosesnya 8 x lebih cepat. Dalam ±3 minggu, surat penolakan keluar. Kalau ditolak apply lagi banding, bayar lagi, duit lagi, lawyer lagi. Siapa yang kenyang? CALO!

Banyak risiko di lapangan mulai dari gaji yang tidak sesuai, janji per jam dibayar per bin, bisa tidak ada asuransi, ditempatkan untuk tidak punya pilihan.

Yang lolos pamer. Yang gagal diam. Di framing itu kesalahan dia. 

Kalau mau ke Australia, ambil jalur resmi. Kalau tidak memenuhi syarat, jangan beli kebohongan.

Karena mimpi ke luar negeri tidak sebanding dengan hidup dalam ketakutan, eksploitasi, dan penipuan.

Saya selalu bilang, kalau ga ada skill nya, skul (sekolah dulu)
Australia tidak ada kerjasama resmi dengan Indonesia.

Tidak ada agen, ordal, atau LPK yang bisa memberangkatkan orang kerja ke Australia secara instan.
Siapa pun yang keliling menawarkan jasa “bisa berangkat cepat”, itu penipuan.

Postingan seperti ini sering disusupi calo. Jadi bijaklah.. jangan berkomentar seolah ingin ikut jalur ilegal.

Untuk visa Australia, pengurusan resmi dan legal hanya bisa dilakukan oleh Migration Agent terdaftar (MARA). Informasi lengkap bisa dicek langsung di www.mara.gov.au

Jika kamu ingin dipetakan jalur abroad yang realistis sesuai skill dan kondisi kamu saat ini, kamu bisa ngobrol dengan saya melalui one-on-one consultation dalam kapasitas saya sebagai career coach yang juga founder dari study abroad company.

Saya bukan agen visa, tidak menjual visa, dan tidak menjual pekerjaan.

Booking konsultasi: lynk.id/iutami
Website resmi: www.eagleoverseasindonesia.com

#iutami #kerjadiaustralia #visaaustralia #anticalo #edukasivisa #careercoach #protectionvisa

CARA MEMUTAR UANG KECIL JADI BESAR DAN KONSEP PARA TOKOH

Motivasi dari acun FB : Benuasabda 

Memutar uang kecil sering dianggap sulit, bahkan mustahil. Banyak orang akhirnya menyerah sebelum benar-benar mencoba, atau justru terjebak risiko karena ingin hasil cepat. Padahal, uang kecil bisa berkembang jika dikelola dengan cara yang tepat. Masalahnya bukan pada nominal, melainkan pada kesalahan-kesalahan mendasar yang sering dilakukan tanpa disadari.

Menurut prinsip keuangan personal yang banyak dibahas dalam literatur seperti The Psychology of Money karya Morgan Housel, kegagalan finansial sering bukan karena kurang pintar, melainkan karena keputusan emosional dan kebiasaan buruk. Berikut tujuh kesalahan umum saat memutar uang kecil yang sebaiknya dihindari:

1. Ingin Cepat Kaya dalam Waktu Singkat

Kesalahan paling umum adalah berharap uang kecil langsung menghasilkan keuntungan besar. Pola pikir ini membuat orang mudah tergoda investasi berisiko tinggi atau skema tidak jelas.

Uang kecil seharusnya dikelola dengan fokus pada konsistensi dan pertumbuhan bertahap. Kesabaran jauh lebih penting daripada ambisi hasil instan yang justru sering berakhir rugi.

2. Mengambil Risiko Tanpa Pemahaman

Banyak orang menaruh uang pada instrumen yang tidak dipahami hanya karena ikut-ikutan atau tergiur janji keuntungan.

Tanpa pemahaman, keputusan menjadi spekulatif. Saat rugi, bukan hanya uang yang hilang, tetapi juga kepercayaan diri untuk mencoba lagi.

3. Tidak Memisahkan Uang Modal dan Uang Kebutuhan

Kesalahan ini sering terjadi saat modal sangat terbatas. Uang untuk kebutuhan harian dicampur dengan uang yang ingin diputar.

Akibatnya, ketika ada kebutuhan mendesak, modal terpakai dan rencana pengembangan uang pun berantakan. Disiplin pemisahan ini sangat krusial.

4. Terlalu Banyak Coba Tanpa Fokus

Hari ini mencoba bisnis A, besok pindah ke B, lalu tergoda C. Uang kecil habis bukan karena rugi besar, tapi karena terlalu sering pindah arah.

Fokus pada satu cara yang realistis memberi waktu bagi proses belajar dan evaluasi. Konsistensi lebih bernilai daripada sering mencoba hal baru tanpa arah.

5. Mengabaikan Pencatatan Keuangan

Karena nominal kecil, banyak orang merasa tidak perlu mencatat. Padahal justru di sinilah kontrol seharusnya dimulai.

Tanpa pencatatan, sulit tahu apakah uang berkembang atau malah bocor pelan-pelan. Kebiasaan ini menentukan keberhasilan jangka panjang.

6. Menggunakan Keuntungan untuk Konsumsi

Saat mendapat sedikit keuntungan, godaan terbesar adalah langsung menghabiskannya. Ini membuat uang tidak pernah benar-benar bertumbuh.

Keuntungan seharusnya diputar kembali, setidaknya sebagian besar, agar efek compounding bisa bekerja meski dari nominal kecil.

7. Menyerah Terlalu Cepat Saat Hasil Belum Terlihat

Memutar uang kecil butuh waktu. Banyak orang berhenti karena merasa hasilnya tidak sebanding dengan usaha.

Padahal fase awal memang sering terasa lambat. Mereka yang bertahan biasanya bukan yang paling pintar, tetapi yang paling sabar dan konsisten.

________
Memutar uang kecil bukan tentang trik cepat atau keberanian nekat, melainkan soal disiplin, kesadaran risiko, dan pola pikir jangka panjang. Dengan menghindari tujuh kesalahan ini, uang kecil punya peluang nyata untuk tumbuh dan menjadi fondasi finansial yang lebih kuat di masa depan.

NASEHAT PARA TOKOH 
Pernahkah Anda bertanya-tanya, apa yang membedakan seorang pekerja keras biasa dengan mereka yang mampu membangun kekaisaran bisnis bernilai miliaran dolar? Jawabannya bukan sekadar keberuntungan, melainkan pola pikir (mindset) yang radikal.

​Empat tokoh paling berpengaruh di dunia—Mark Zuckerberg, Warren Buffett, Jeff Bezos, dan Elon Musk memiliki "aturan main" yang berbeda dalam menjalani hidup dan bisnis. Berikut adalah intisari nasehat mereka yang bisa menjadi titik balik kesuksesan Anda:

​1. Keberanian Menantang Ketidakpastian (Mark Zuckerberg)

​Banyak orang terjebak dalam zona nyaman karena takut gagal. Namun, bagi pendiri Meta, Mark Zuckerberg, musuh terbesar bukanlah kegagalan, melainkan stagnasi.

​"Risiko terbesar adalah tidak mengambil risiko."

​Dalam dunia yang berubah begitu cepat, strategi yang paling berisiko adalah bermain aman. Jika Anda ingin maju, Anda harus berani melangkah hari ini juga. Jangan menunggu momen sempurna, karena momen itu tidak akan pernah datang. Segera berproses dan jangan takut melangkah!

​2. Membangun "Mesin Uang" Otomatis (Warren Buffett)

​Warren Buffett, sang investor legendaris, memberikan peringatan keras bagi kita yang hanya mengandalkan gaji bulanan tanpa investasi.

​"Jika kamu tidak menemukan cara menghasilkan uang saat tidur, kamu akan bekerja sampai mati."

​Nasehat ini mengajarkan kita pentingnya passive income. Temukan passion Anda, pelajari instrumen investasi, atau bangunlah sistem bisnis yang tetap berjalan meskipun Anda sedang beristirahat. Tujuannya satu: agar uang bekerja untuk Anda, bukan sebaliknya.

​3. Kegigihan Tanpa Batas (Jeff Bezos)

​Pendiri Amazon, Jeff Bezos, menekankan bahwa kemajuan hanya milik mereka yang berani mencoba hal baru, meskipun harus jatuh berkali-kali.

​"Kalau kamu tidak mau mengambil resiko, selamanya kamu tidak akan maju."

​Kuncinya adalah pantang menyerah. Setiap kali Anda gagal, tanamkan tekad bahwa itu hanyalah satu langkah lebih dekat menuju sukses. Bangkitlah lebih kuat, miliki mental baja, dan teruslah berinovasi.

​4. Keseimbangan Antara Otot dan Otak (Elon Musk)

​Elon Musk dikenal dengan jam kerja yang luar biasa. Namun, kerja keras saja tidak akan membawa Anda ke Mars (secara kiasan maupun harfiah).

​"Orang sukses tidak hanya bekerja keras, tapi mereka juga bekerja cerdas."

​Sukses membutuhkan kombinasi antara dedikasi tinggi dengan strategi yang matang. Anda harus kreatif mencari solusi tercepat dan terefektif. Jangan hanya mengandalkan tenaga, gunakan kreativitas dan strategi untuk memenangkan persaingan.

Waktunya Anda Melangkah!

​Menjadi sukses bukan tentang seberapa besar modal yang Anda miliki sekarang, tapi seberapa besar keberanian Anda untuk mengubah cara berpikir. Gabungkan keberanian mengambil risiko, kecerdasan berinvestasi, kegigihan, dan strategi kerja yang cerdas.

INFO LOWONGAN TERBARU 26.12.25

7 hours ago • Visible to anyone on or off LinkedIn
PT. Karunia Permai Sentosa, saat ini membutuhkan karyawan di posisi:

Quality Control Engineer – Laboratory (XRF & EOS)

Deskripsi Pekerjaan:
- Bertanggung jawab memastikan akurasi, stabilitas, dan keandalan hasil analisa yang digunakan untuk proses produksi dan kontrol kualitas di smelter nickel.
- Mengoperasikan dan melakukan preventive maintenance pada XRF & EOS/OES.
- Menangani troubleshooting alat seperti drift, vacuum error, spark instability, dan detector issue.
- Melakukan kalibrasi, drift correction, validasi metode, dan evaluasi control chart.
- Mengawasi proses preparasi sampel (drying, grinding, pelleting, fusion).
- Melakukan analisa unsur ore, slag, matte, dan alloy menggunakan XRF & EOS.
- Menyusun laporan hasil analisa, logbook maintenance, dan QC report.
- Menjamin kepatuhan terhadap standar ISO 17025, K3 laboratorium, dan keselamatan radiasi.

Kualifikasi:
- Pendidikan minimal S1 Kimia, Teknik Kimia, Metalurgi, Fisika, atau bidang terkait.
- Pengalaman minimal 2–4 tahun di laboratorium mineral/metal, smelter, mining, atau geoscience lab.
- WAJIB berpengalaman mengoperasikan dan merawat: XRF Bruker, XRF ARL 9900, XRF PANalytical, EOS/OES ARL 8860
- Memahami prinsip spektroskopi, sample preparation, CRM, dan evaluasi QC data.
- Mampu menggunakan software instrument (OXSAS, SuperQ, SpectraPlus, dsb.).
- Teliti, mampu bekerja cepat, dan memiliki kemampuan problem-solving yang baik.
- Sertifikasi ISO 17025 (nilai tambah)
- Pengalaman di smelter nickel / ferronickel / NPI
- Familiar dengan LIMS dan integrasi data laboratorium
- Penempatan di Pulau Obi, Maluku Utara.
- Sistem Kerja Roster 9 minggu onsite & 2 minggu offsite

Kirimkan profile terbaru Anda ke email: recruitment@kpsnickel.com dengan subject: Nama Lengkap_QC Lab

*Note: hanya kandidat yang memenuhi kualifikasi, yang akan diproses lebih lanjut. Terima kasih

Hati-hati Penipuan!
7 hours ago • Visible to anyone on or off LinkedIn
Hello Everyone, We’re Hiring! 👋🏾
PT Unilever Oleochemical Indonesia is looking for passionate talents to join us as:
🔧 Operator – Kernel Crushing Plant (KCP)
📍 Location: Sei Mangkei, Simalungun, North Sumatera

✅ Qualifications:
1. Minimum 2 years of experience in related field
2. Diploma/Bachelor’s degree in Chemical, Electrical, or Mechanical Engineering (GPA ≥ 3.0)
3. Proficient in MS Office
4. Discipline, proactive, integrity-driven, and a strong team player

📝 Job Description:
Operate and improve the KCP plant (including unloading, tank farm, and utility) safely, efficiently, and sustainably to deliver products that meet established specifications and targets.

🎯 Key Responsibilities:
1. Perform shift operational activities in line with SOPs
2. Evaluate production performance & product quality, and implement continuous improvements
3. Ensure compliance with quality, food safety, feed safety, environment, and occupational health & safety standards
4. Make sound operational decisions to prevent accidents, equipment damage, and production delays
5. Coordinate with Team Leader to ensure all tasks are executed safely
6. Report emergencies or potential hazards promptly

📩 How to Apply:
If you see yourself suitable for this role, send your application to:
uoi.recruitment@unilever.com
Subject: Name – Position

⚠️ Only candidates who meet the qualifications will be processed.

Let’s grow together with Unilever Oleochemical Indonesia 🌱✨

Desember 23, 2025

TERJEBAK DUNIA MEDSOS ? UNTUNG DAN RUGINYA

Apa tujuan bermedsos ria ? dunia internet sudah merupakan sendi kehidupan saat ini, tak terelakan keberadaan platform-platform dan fitur - fitur media online sangat menarik tapi sayangnya ada yang menyalahgunakan untuk hal negatif tapi banyak juga yang memanfatkan untuk hal positif misalnya untuk mencari uang dengan cara berdagang, ada yang menampilkan nasehat-nasehat kebaikan dan lain sebagainya.
Berikut di bawah jumlah pengguna medsos baik di Indonesia maupun dunia.
Pengguna media sosial di Indonesia dan dunia sangat signifikan. Di Indonesia, sekitar 50,2% dari total populasi (285 juta jiwa) atau sekitar 143 juta orang menggunakan media sosial. Sementara itu, di dunia, jumlah pengguna media sosial mencapai 5,24 miliar orang, atau sekitar 63,9% dari populasi global ¹ ² ³.

*Platform Media Sosial Terpopuler di Indonesia:*

- *YouTube*: 143 juta pengguna
- *TikTok*: 108 juta pengguna
- *Instagram*: 103 juta pengguna
- *Facebook*: 122 juta pengguna
- *WhatsApp*: 140 juta pengguna

*Pengguna Media Sosial di Dunia:*

- *Facebook*: 3,049 miliar pengguna
- *YouTube*: 2,491 miliar pengguna
- *WhatsApp*: 2 miliar pengguna
- *Instagram*: 2 miliar pengguna
- *TikTok*: 1,526 miliar pengguna
 ³ ¹ ²

Penggunaan media sosial di Indonesia dan dunia terus meningkat, dengan rata-rata waktu penggunaan sekitar 3-4 jam per hari ⁴.

MOTIVASI INI DI COPY DARI ACUN FB INSPIRASI FILSUF 

Tidak semua hubungan sosial itu menumbuhkan. Beberapa justru melemahkan, menguras energi, dan membuatmu meragukan nilai dirimu sendiri. Ironisnya, banyak orang tahu lingkarannya beracun tapi tetap bertahan, seolah lebih takut sendirian daripada kehilangan koneksi yang salah. Fenomena ini bukan soal kurang kuat, tapi karena otak manusia memang lebih takut ditolak daripada salah bergaul.

Menurut riset dari Journal of Personality and Social Psychology, hubungan sosial negatif berdampak pada peningkatan stres dan penurunan imunitas tubuh dalam jangka panjang. Artinya, hubungan yang toksik bukan sekadar mengganggu mental, tapi juga bisa memengaruhi kesehatan fisik. Jika kamu merasa hidupmu semakin berat padahal kamu tidak melakukan banyak hal, bisa jadi penyebabnya bukan situasi, melainkan orang-orang di sekitarmu.

1. Sadari Siapa yang Menguras Energi Tanpa Memberi Nilai

Tanda paling awal dari hubungan beracun sering muncul dalam bentuk halus. Kamu merasa lelah setiap kali selesai berinteraksi, merasa tidak didengarkan, atau merasa bersalah tanpa alasan jelas. Orang semacam ini mungkin tidak menyakitimu secara langsung, tapi keberadaannya membuatmu kehilangan kendali atas energi dan emosi.

Misalnya, teman yang selalu membandingkan pencapaian, atau rekan kerja yang mengeluh tanpa henti, bisa jadi sumber racun sosial yang tak kamu sadari. Kesadaran adalah langkah pertama. Setelah kamu mengenali siapa yang terus menguras, kamu mulai menata jarak secara emosional.

2. Bedakan Antara Loyalitas dan Keterikatan Emosional

Banyak orang bertahan di lingkungan toksik karena merasa punya “utang loyalitas.” Mereka takut dianggap tidak setia jika menjaga jarak. Padahal, loyalitas tanpa keseimbangan sering kali berubah menjadi bentuk perbudakan emosional.

Contohnya, seseorang yang tetap berada di lingkaran teman lama meski selalu direndahkan, hanya karena merasa “mereka sudah lama bersama.” Padahal waktu tidak bisa dijadikan alasan untuk terus terluka. Belajar membedakan loyalitas sejati dari keterikatan semu membuatmu tahu kapan harus bertahan, dan kapan harus pergi.

3. Hargai Keheningan Lebih dari Kebisingan yang Tidak Bernilai

Lingkungan beracun sering diisi oleh kebisingan yang tampak seperti kebersamaan, tapi kosong makna. Obrolan yang didominasi gosip, drama, dan keluhan membuat pikiranmu sulit tenang. Di sisi lain, kesendirian sering disalahpahami sebagai tanda kesepian, padahal justru menjadi ruang bagi kedewasaan tumbuh.

Coba perhatikan, seberapa sering kamu memaksakan diri hadir dalam lingkaran hanya karena takut kehilangan momen, padahal sepulangnya kamu justru merasa kosong. Menyadari bahwa keheningan bisa menyehatkan adalah langkah menuju kedewasaan sosial. Dalam momen hening, kamu bisa mendengar pikiranmu sendiri—sesuatu yang jarang dilakukan di dunia yang terlalu bising ini.

4. Evaluasi Dinamika Hubungan Tanpa Rasa Bersalah

Kebanyakan orang menghindari evaluasi sosial karena takut dianggap sombong atau merasa lebih baik. Padahal, mengevaluasi hubungan bukan tindakan jahat, melainkan bentuk tanggung jawab terhadap kesehatan mentalmu. Hubungan yang sehat adalah yang menumbuhkan, bukan menahan.

Coba pikirkan, adakah orang yang selalu membuatmu merasa tidak cukup, atau seolah harus menjelaskan setiap keputusanmu? Jika ya, itu tanda ada ketidakseimbangan. Tidak semua hubungan perlu diakhiri dengan konfrontasi. Kadang, cukup dengan perlahan mengurangi intensitas interaksi, dan mulai fokus pada lingkungan yang lebih jujur dan mendukung.

5. Belajar Mengatakan Tidak Tanpa Rasa Takut Ditinggalkan

Salah satu alasan racun sosial sulit keluar dari hidupmu adalah karena kamu takut berkata tidak. Ketika kamu terus berkata “ya” untuk menjaga kenyamanan orang lain, kamu sedang mengorbankan kenyamanan dirimu sendiri. Menolak bukan berarti egois, tapi bentuk menjaga batas yang sehat.

Contohnya, ketika temanmu terus memintamu mendengarkan keluhannya tanpa pernah menghargai waktumu, kamu berhak menolak dengan tenang. Orang yang tulus akan menghargai batas, sedangkan yang manipulatif akan tersinggung. Dari situ kamu tahu siapa yang layak tetap ada dalam hidupmu.

6. Ganti Lingkungan yang Menghancurkan dengan Lingkungan yang Menguatkan

Mengeluarkan racun sosial tidak hanya tentang menjauh, tapi juga tentang membangun ulang. Jika kamu mengosongkan ruang tanpa mengisinya dengan energi baru, kamu akan mudah kembali ke pola lama. Temukan lingkungan yang memacu pertumbuhan, bukan persaingan semu.

Cari tempat atau komunitas yang mendorong kamu berpikir, membaca, dan berdiskusi sehat. Dalam ruang seperti Inspirasi filsuf, banyak orang menemukan cara baru untuk memandang hubungan sosial secara lebih filosofis dan jernih. Bukan untuk menjadi eksklusif, tapi untuk menata ulang cara berinteraksi dengan dunia.

7. Jangan Takut Menjadi “Aneh” Karena Memilih Ketenangan

Ketika kamu mulai menyeleksi lingkungan, banyak orang mungkin menilaimu berubah. Mereka akan bilang kamu sok sibuk, sok bijak, atau tidak seru lagi. Tapi justru di titik itu kamu tahu kamu sedang berkembang. Orang yang berani menjaga ketenangan akan tampak aneh bagi mereka yang hidupnya hanya mengenal kekacauan.

Kamu tidak perlu menjelaskan transformasimu kepada siapa pun. Hidup yang tenang bukan tanda kamu menjauh dari dunia, tapi tanda kamu memilih dunia yang lebih sehat untuk dirimu sendiri. Hanya orang yang berani meninggalkan racun yang akhirnya bisa menikmati kedamaian tanpa drama.

Akhirnya, mengeluarkan racun sosial bukan tentang memutus semua hubungan, melainkan memilih mana yang pantas tumbuh bersamamu. Jika tulisan ini menampar kesadaranmu, tulis pandanganmu di kolom komentar dan bagikan agar lebih banyak orang berani membersihkan lingkaran sosialnya demi hidup yang lebih tenang dan jujur pada diri sendiri.

#Facebook
#TikTok
#Whatsapp
#Instagram
#Youtube

CARA MEMBACA USAHA BISNIS

Artikel copy dari acun FB : benuasabda 

Banyak orang mengira peluang bisnis selalu datang dari ide besar, modal besar, atau tren global. Padahal, sebagian peluang paling nyata justru ada di sekitar kita, tersembunyi dalam kebiasaan sehari-hari dan masalah yang terus berulang. Tantangannya bukan pada kurangnya peluang, melainkan kurangnya kepekaan untuk melihatnya.

Membaca peluang bisnis bukan bakat langka. Ia adalah keterampilan yang bisa dilatih, terutama dengan cara berpikir yang lebih sadar terhadap lingkungan. Berikut tujuh cara sederhana untuk mulai membaca peluang bisnis di sekitarmu.

1. Perhatikan Masalah Kecil yang Sering Dikeluhkan Orang

Keluhan adalah petunjuk. Ketika banyak orang mengeluh tentang hal yang sama, di situ ada masalah yang belum terselesaikan. Bisnis yang sehat sering lahir bukan dari ide cemerlang, tetapi dari solusi sederhana atas masalah sehari-hari.

2. Amati Kebiasaan yang Terus Diulang

Hal-hal yang dilakukan orang secara rutin menandakan kebutuhan yang stabil. Dari kebiasaan makan, transportasi, hiburan, hingga layanan praktis. Jika suatu aktivitas dilakukan terus-menerus, peluang untuk memberi nilai selalu terbuka.

3. Lihat Celah dalam Layanan yang Sudah Ada

Tidak semua peluang berarti menciptakan sesuatu yang benar-benar baru. Kadang yang dibutuhkan hanyalah versi yang lebih rapi, lebih cepat, atau lebih manusiawi dari layanan yang sudah ada. Kekurangan kecil bisa menjadi keunggulan besar.

4. Dengarkan Percakapan, Bukan Sekadar Tren

Tren sering datang dan pergi. Percakapan sehari-hari lebih jujur. Dengarkan apa yang orang butuhkan, apa yang membuat mereka kesal, dan apa yang mereka harapkan. Dari sana, gambaran peluang biasanya lebih nyata dan bertahan lama.

5. Gunakan Skill yang Sudah Kamu Miliki

Peluang paling dekat sering beririsan dengan kemampuan diri sendiri. Ketika skill bertemu kebutuhan, bisnis menjadi lebih realistis. Kamu tidak memulai dari nol, tetapi dari sesuatu yang sudah kamu pahami.

6. Mulai dari Skala Kecil dan Uji Respons

Membaca peluang bukan soal yakin sejak awal, melainkan berani mencoba kecil-kecilan. Respon pasar akan memberi jawaban lebih jujur daripada asumsi. Dari situ, peluang bisa disesuaikan dan diperbesar.

7. Peka terhadap Perubahan Lingkungan

Perubahan gaya hidup, kebiasaan baru, atau kondisi sosial sering melahirkan kebutuhan baru. Orang yang peka pada perubahan tidak sekadar ikut arus, tetapi melihat apa yang belum terpenuhi di balik perubahan itu.

Pada akhirnya, peluang bisnis tidak selalu menunggu untuk ditemukan, tetapi menunggu untuk disadari. Dengan kepekaan, kesabaran, dan keberanian mencoba, lingkungan sekitar bisa menjadi ruang belajar sekaligus ladang kemungkinan.

CARA KELUAR DARI KEMISKINAN

Copy dari acun FB Kasih Tulus :
Banyak orang ingin keluar dari kemiskinan, tapi sering terjebak dalam pola yang sama: kerja keras tanpa arah, utang demi bertahan hidup, atau menunggu “keberuntungan” datang.

Padahal, ada beberapa jalan yang sebenarnya bisa ditempuh, namun jarang dicoba karena dianggap sulit, asing, atau tidak biasa.

Kalau kamu benar-benar ingin mengubah hidup, inilah 5 jalan keluar dari kemiskinan yang jarang orang coba:

1. Investasi pada Skill, Bukan Hanya Uang

Banyak orang miskin bermimpi punya modal besar untuk memulai bisnis, padahal modal terbesar sebenarnya adalah keahlian.

Skill yang tepat bisa membuatmu dibayar mahal, bahkan tanpa perlu modal uang yang besar.

Contohnya: skill komunikasi, desain, coding, menulis, atau public speaking. Sayangnya, kebanyakan orang lebih sibuk mengejar uang cepat daripada berinvestasi pada keterampilan jangka panjang.

2. Mencari Lingkungan Baru

Lingkungan miskin sering menanamkan pola pikir pasrah: “sudah nasib”, “yang penting cukup makan”.

Jika ingin keluar dari kemiskinan, sering kali solusinya adalah keluar dari lingkaran itu. Bergabunglah dengan komunitas yang berpikir besar, ikut forum belajar, atau berkumpul dengan orang yang lebih maju.

Wawasan baru akan membuka jalan yang sebelumnya tidak terlihat.

3. Mengubah Pola Konsumsi Jadi Pola Produksi

Kebanyakan orang miskin sibuk jadi konsumen: membeli, menghabiskan, memakai.
Padahal, cara tercepat keluar dari kemiskinan adalah menjadi produsen: menjual, menciptakan, dan membangun.

Contohnya, daripada hanya belanja online, coba belajar bagaimana cara berjualan online. Daripada hanya jadi pengguna aplikasi, belajar bagaimana membuat produk yang bisa dijual lewat aplikasi.

4. Menggunakan Utang untuk Aset, Bukan Konsumsi

Utang sering jadi jebakan kemiskinan karena dipakai untuk belanja konsumtif: gadget, motor baru, atau gaya hidup.

Padahal, utang bisa jadi pintu keluar kalau diarahkan untuk aset produktif.

Misalnya: pinjam modal untuk usaha kecil yang punya perputaran, atau untuk kursus keahlian yang bisa meningkatkan penghasilan. Bedanya ada pada tujuan: konsumsi membuatmu terikat, aset membuatmu berkembang.

5. Belajar Menjual Diri dengan Benar

Bukan dalam arti negatif, tapi kemampuan memasarkan diri adalah kunci yang jarang diajarkan.

Banyak orang pintar dan rajin, tapi tetap miskin karena tidak bisa menunjukkan nilainya.
Kemampuan membangun personal branding, bernegosiasi, atau meyakinkan orang lain bisa membuat skill yang kamu punya dibayar lebih tinggi.

________
Keluar dari kemiskinan tidak selalu butuh keberuntungan besar, tapi keberanian untuk mencoba jalan yang berbeda.

Berinvestasi pada skill, mencari lingkungan baru, menjadi produsen, menggunakan utang dengan bijak, dan memasarkan diri dengan tepat—itulah langkah-langkah yang jarang dicoba, namun terbukti mampu membuka jalan baru.

Karena pada akhirnya, kemiskinan hanya bisa diputus dengan satu hal: keberanian untuk berhenti mengulang pola lama, dan mulai membangun pola baru yang membuka masa depan.

Desember 22, 2025

PSSI BANGKRUT ? SIAPAKAH PELATIH TIMNAS YANG BARU ? SIAPKAH MENTAL JOHN HERDMAN ATAU PSSI AKAN TERPEROSOK KE 2KALI ?

Setelah pemecatan pelatih Timnas Shin Tae Yong dan Petrick Kluivert, PSSI kesulitan untuk mencari pengganti.

Tekanan publik karena ketidak puasan hasil pergantian Shin Tae Yong yang justru membuat sepakbola terpuruk dan dikehendakinya kembalinya Shin Tae Yong untuk menukangi Timnas rupanya tidak di gubris oleh para pengurus PSSI, dan tidak diketahui alasan pastinya,apakah para pengurus PSSI merasa gengsi atau jatuh reputasinya jika harus merekrut STY lagi karena bagaikan menjilat ludah sendiri atau alasan lain, hanya Tuhan yang maha tau.
Mayoritas para pecinta Sepakbola nasional di era Shin Tae Yong lah sepak bola nasional mengalami kemajuan dan sangat menggairahkan, sayangnya justru dihancurkan oleh keputusan yang tidak memperhitungkan untung ruginya, mestinya para pengurus PSSI mempertimbangkan saat akan mengganti pelatih di tengah jalan hal kemungkinan yang akan terjadi dari segi finansial, karena memutus STY ditengah jalan tentu memberikan kompensasi karena belum selesainya kontrak,juga dengan pemecatan Petrick Kluivert atas kegagalanya membawa Timnas untuk lebih baik bahkan terjun bebas, inipun juga harus membayar nilai sisa kontrak, belum lagi kegagalan Timnas kelompok umur yang telah dilakukan TC di luar negeri seperti Timnas U-20 di bawah asuhan Indra Sjafri sudah mengeluarkan banyak biaya dalam rangka persiapan piala Asia U-20 tapi hasilnya juga Zonk.
Dengan kondisi tersebut tentu saja membuat sakit finansial PSSI, sehingga harus membatalkan FIFA matchday karena kekurangan dana.
Kegagalan demi kegagalan Sepakbola Indonesia apakah memang merupakan sebuah takdir ? dan takdir itu melalui jalan keputusan-keputusan para pengurus PSSI itu sendiri.
Selanjutnya siapakah pelatih yang akan menangani Timnas ? santer diberitakan bahwa PSSI akan menunjuk pelatih baru meskipun belum diumumkan secara resmi, kabarnya adalah mantan pelatih Kanada yaitu John Herdman.
Siapa sebenarnya John Herdman ? 
Menurut refernsi,John Herdman adalah pelatih sepak bola profesional asal Inggris yang memiliki reputasi sebagai salah satu pelatih terbaik di dunia. Dia tidak memiliki latar belakang sebagai pemain profesional, tapi memiliki kemampuan taktis dan manajerial yang luar biasa.

Beberapa prestasi John Herdman yang paling mencolok adalah:
- *Membawa Timnas Putri Selandia Baru* ke Piala Dunia Wanita 2007 dan 2011
- *Membawa Timnas Putra Kanada* ke Piala Dunia 2022, mengakhiri penantian 36 tahun
- *Meraih dua medali perunggu Olimpiade* dengan Timnas Putri Kanada (London 2012 & Rio 2016)
Saat ini, John Herdman dikabarkan menjadi kandidat kuat untuk menjadi pelatih Timnas Indonesia, menggantikan Patrick Kluivert. Dia memiliki gaya permainan yang fokus pada transisi cepat, disiplin tinggi, dan heavy-pressing.
Apakah referensi tersebut cukup untuk mengobati luka hati para pecinta Sepakbola Nasional ? dan apakah pola kepelatihanya cocok dengan budaya sepak bola Indonesia ? 
Apabila ternyata benar John Herdman menukangi Timnas namun akhirnya gagal sudah siapkah mental John Herdman dan para pengurus PSSI menghadapi tekanan para pecinta Timnas ? 
Berikut pandangan media asing tentang John Herdman:
 Tanggapan media asing tentang John Herdman menjadi pelatih Timnas Indonesia cukup beragam. Beberapa media asing seperti Diario Diez dari Honduras dan (tautan tidak tersedia) menilai Herdman sebagai pilihan yang tepat karena pengalaman dan gaya kepemimpinannya yang dapat memotivasi pemain. Mereka juga menyoroti kesediaannya meninggalkan tawaran dari negara lain untuk melatih Indonesia, menunjukkan komitmennya pada proyek jangka panjang PSSI ¹ ².

Namun, tidak semua tanggapan positif. Media Swiss, The International Window, mengkritik keputusan PSSI, menyebut Herdman sebagai "motivator" tapi kurang ahli taktik. Mereka juga mempertanyakan kemampuan Herdman menghadapi tantangan budaya dan bahasa di Indonesia, serta keraguan untuk membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia.
Kembali ke permasalahan kebangkrutan PSSI , apakah jumlah penonton yang datang ke stadion untuk menyaksikan pertandingan liga Super juga berpengaruh ? 
Kalau jujur, saat ini minat penonton ke stadion apabila diamati dari tayangan siaran langsung penonton sangat sedikit kecuali Pertandingan Kandang Persib Bandung dan Persija, selain ke dua klub tersebut kita lihat bantak kursi kosong apa sebabnya ? kita bahas di artikel lain.

#PSSI
#Pelatih Timnas Indonesia 
#Sepakbola 
#Pecinta Timnas
#John Herdman

POLYESTER,KESEHATAN,PENGOBATAN,SEPAKBOLA,CARA DAN TIP

WAWASAN TOP MARKOTOP

Menurut gue Hampir gak ada pemimpin memikirkan kepentingan rakyat selama dia lahir dari rahim partai. Mau Nasdem dengan anisnya, PDI dengan ...