Friday, 11 October 2019

TIMNAS SENIOR INDONESIA TERJUNGKAL LAGI

FASE PENYISIHAN GROUP PIALA DUNIA

Tim Sepak bola Senior Indonesia melakoni laga tandang untuk pertama kalinya ke Uni Emirat Arab yang di gelar di Abu Dhabi, atau sudah melakoni 3 kali pertandingan.

Dalam laga yang disiarkan oleh stasion Televisi Nasional TVRI, tanggal 11/10/2019 pukul 23.00 WIB alias pukul 11.00 malam, dengan sangat terpaksa serta menyakitkan harus menela pil pahit digelontor 5 goal tanpa balas.

Untuk menghilangkan trauma dua kali kekalahan saat laga kandang rupanya sang Head Coach Mr. Simon Mc.Menemy melakukan rotasi pemain dimana tidak memasang Andrytani menjadi penjaga gawang dan digantikan oleh Wawan Hendrawan, Evan Dimas tidak di pasang, dan bek kanan yang biasa diisi oleh Pae di ganti Gavin Kwan, sementara pemain depan Irfan Bachdim di pasang sejak menit pertama.

Jalanya pertandingan jelas mulai dari menit awal permainan dikuasai oleh Uni Emirat Arab, para pemain Indonesia hanya bertahan menumpuk setengah Lapangan , ini persis saat menghadapi Thailand waktu itu, rupanya sang pelatih sengaja menerapkan strategi bertahan dan mencoba melakukan counter attack, memang 40 menit babak pertama pemain Uni Emirat Arab tidak bisa menjebol gawang Indonesia, namun pada menit ke 40, terjadi kesalahan Wawan Hendrawan saat mencoba menangkap bola umpan silang dari kiri tengah, boal tidak bisa ditangkap dengan sempurna, jatuhnya bola coba direbut oleh Khalil, dan wawan Hendrawan mencoba untuk meraih bola lagi namun lepas sehingga mampu disontek dengan pelan oleh Khalil sehingga jebolah gawang Indonesia.

Ball Position pada babak pertama 68 : 32 % untuk U.E.A ini menunjukan betapa tertekanya timna sIndonesia, memasuki babak ke dua, Timnas mencoba keluar dari tekanan, mencoba inisiatif untuk melakukan serngan , namaun saat akan memasuki daerah pertahanan lawan begitu mudah diintersep, dan di gagalkan, hal yang sangat mencolok, saat Beto Goncalves membawa bola langsung di kururng dan tidak bisa melepaskan diri, tidak ada teman yang membantu sehingga saat mencoba melepas passing tidak ada tenaga, saangat lemah.

Suatu kesalahan pelatih, kurang efektifnya Andik Virmansah tidak disupport pemain yang memiliki kecepatan, malah ditarik keluar digantikan Sadil Ramdani, Irfan Bachdim yang masih on Fire malah diganti Lily Pali yang juga tidak begitu efektif, mestinya Sadil masuk justru untuk berkolaborasi dengan Andik.

Sisa pertandingan 3 away dan 2 Home meskipun menang terus jelas tetap telah menutup kesempatan untuk bisa lolos, apalagi kalah, maka akan sangat terpuruklah Timnas.

Tonton juga Video ini klik : https://youtu.be/6mcE46VLHpY

LOWONGANN DI PT.YUMMY FOOD

 MENERUSKAN INFORMASI LOWOWNGAN KERJA:  1. PT. YUMMY FOOD UTAMA - JAKARTA Urgently need position: "PRODUCTION SUPERVISOR" Qualific...