Wednesday, 23 October 2019

CARA MENANGANI MASALAH YANG SERING TERJADI BAGI ANALIS ATAU LABORAN

APA SAJA YANG SERING DIALAMI SEORANG LABORAN / ANALIS ?

Ini beberapa perilaku para anlis atau Laboran yang bekerja di Laboratorium :

1. Suka bersenda gurau saat sedang menjalankan pekerjaan.

    Anda sebagai kepala Labortaorium  atau manager mungkin seringa mnejumpai atau melihat beberapa Analis atau Laboran  sering bergerombol, bercerita-cerita atau ngobrol pada hal-hal yang tidak ada hubunganya dengan pekerjaan, untuk mengisi waktu saat menunggu proses reaksi atau malah sebenarnya sedang mengerjakan suatu proses analisa namun disambi untuk mengobrol.

2. Masih lalai menggunakan alat-alat safety/keselamtan kerja.

    Tidak sedikit Analis atau Laboran yang belum sadar sepenuhnya tentang keselamtan kerja, meskipun mereka mengetahui, mungkin kalian masih sering melihat para anlis ataupun Laboran saat berada di dalam laboratorium dan sedang menangani bahan-bahan kimia berbahaya dengan santainya tidak menggunakan alat pelindung seperti jas laboratrium, apron, sarung tangan seperti sarung tangan karet ( untuk melindungi cipratan bahan kimia yang krorsif ) sarung tangan asbes  atau Cotton untuk melindungi dari bahan panas, Masker ( untuk melindungi dari terhirupnya gas berbahaya ), kacamata pengaman Gogle ( untuk melindungi mata dari cipratan bahan kimia ), Face protektor ( untuk melindungi wacah dari cipratan bahan kimia ) dan lain sebagiany, semua itu mereka beralasan terlalu ribet, sehingga merasa terganggu apabila menggunakan alat-alat pelindung diri tersebut.

3. Kurang memperhatikan kebersihan

    Kebersihan adalah hal yang sangat vital di dunai laboratorium karena apa ? tidak sedikit Analis maupun laboran yang kurang peduli tentang kebersihan, misalnya sehabis menimbang bahan-bahan kimia , ada bahan tercecer tidak segera di bersihkan, padahal kemungkinan bahan bersifat korosif sehingga bisa merusak timbangan, debu-debu di meja kerja atau Intrument ( alat-alat Laboratorium ) debu yang menempel pada komponen elektronic apabila kena udara yang lembab maka akan menjadikan bad contact antar komponen sehingga bisa menjadikan alat korsluiting atau eror, masih juag Analis atau laboran tidak peduli dengan cipratan bahan kimia saat mengerjakan analisa seperti terciprat ke meja kerja, ke lanati yang kadanga akan membahayakan Analis laian atau malah Analis itu sendiri,juga kebersihan alat setelah digunakan tidak dilakukan pencucian dengn bersih sehingga bahan kimia yang tersisa akan mengontaminasi bahan lain saat alat itu digunakan untuk yang lainya sehingga hasil analisa menjadi tidak akurat.

4. Kurang hati-hati saat menangani atau menggunakan alat-alat laboratorium berbahan glas/kaca.

    Kita sering menjumpai ujung buret, atau pipet cuil, atau sering mendengar suara prang karena glass ware ( alat dari kaca ) pecah, ini sering dialami oleh Analis ataupun Laboran saat mengerjakan proses analisa ataupun saat mencuci peralatan tersebut.

SOLUSI DARI PERMASALAHAN DALAM LABORATORIUM :
1. Diberikan training cara menggunakan alat-alat.
2. Diberikan training tentang keselamatan kerja di dalam laboratorium.
3. Dibuatkan S.O.P atau standart kerja dalam Laboratorium.
4. Dilakukan pengawasan setiap melakukan proses analisa terutama penggunaan alat-alat.

LOWONGANN DI PT.YUMMY FOOD

 MENERUSKAN INFORMASI LOWOWNGAN KERJA:  1. PT. YUMMY FOOD UTAMA - JAKARTA Urgently need position: "PRODUCTION SUPERVISOR" Qualific...