Februari 15, 2020

BAGAIMANA CARA ANALISA ATAU MENGUJI BOD ( BIOLOGYCAL OXYGEN DEMAND ) DALAM LIMBAH CAIR DENGAN SISTEM MANOMETRIK BEBAS MERKURI

CARA MENGUJI BOD DENGAN SISTEM MANOMETRIK BEBAS MERKURI

Sebuah Industri pasti akan menghasilkan limbah, adapun  jenis limbah diantaranya limbah padat, limbah cair dan gas.

Artikel ini akan membahas pengujian limbah cair yang seharusnya bisa di buang ke lingkungan dengan aman, sehingga tidak mencemari merusak dan mencemari lingkungan dan tentunya aman untuk populasi kehidupan di sekitar sebuah Industri baik untuk makhluk hidup termasuk hewan, Manusia maupun tumbuhan.

Dalam pengukuran kadar pencemaran suatu Limbah cair kita mengenal COD dan BOD dan ini merupakan indikator atau barometer pencemaran utama dalam limbah cair di samping pencemar-pencemar lain , mengapa ?

Kami yaqin kalian tahu dan paham betul apa itu COD dan apa itu BOD, namun kita reiview sedikit pengertian BOD ( tentang COD akan kami bahas di lain artikel ), BOD adalah kepanjangan dari Biologycal Oxigen Demand, yang mana berarti kebutuhan oksigen yang diperlukan oleh bakteri untuk mengurai pencemar dalam limbah, dengan banyaknya nilai BOD berarti pencemaran sangatlah tinggi.


Bagaimana penentuan nilai BOD ? nilai BOD telah disepakati bahwa ditentukan dengan proses inkubasi selama 5 hari yang terkenal dengan nilai BOD 5, hal ini untuk memastikan sebuah asumsi bahwa bakteri telah sempurna mengurai semua pencemar dalam air limbah, dan metode lama adalah dengan cara konvensional memerlukan bahan-bahan kimia terutama merkuri ( Hg ) yang sebenarnya justru apabila sisa pengujian di buang juga akan menambah masalah, dan kita tidak bisa memantau nilai BOD 1, 2 ,3 serta 4.


Telah diciptakan alat uji BOD yang praktis dengan sistem manometrik yang bebas dari merkuri, dengan alat ini kita bisa membaca nilai BOD1, BOD2, BOD3,BOD 4.seperti ini alatnya :

Bagaimana cara  kerjanya :

 

 

Untuk lebih jelas Botol ini silahkan hubungi : Sunarta, WA 082137320434 email : sunartapriyayikeren@gmail.com

Adapun proses kerja pengujianya adalah :
1. Persiapkan sampel dengan volume tertentu sebagaimana perkiraan nilai BOD dalam limbah sebagi berikut :

Perkiraan   Volume  Faktor

 nilai BOD   sampel pengali

         mg/l         ml

                     

      0-40                 432             1                                      
      0-80                 365             2                                           
      0-200               250             5


     
0-400             160           10  

      0-800                97             20


      0-2000              43.5         50                                          
      0-4000              22.7        100                                           

 Setelah sampel disiapkan menggunakan gelas ukur maka langkah-langkah selanjutnya adalah :
1. Cucilah botol sampel sampai bersih dan dikeringkan.
2.Ambil sampel dengan menggunakan gelas ukur sebagaimana dalam tabel di atas
3. Masukan sampel ke dalam botol sampel dan masukan batang pengaduk magnet 2 cm.
4.Sisipkan sumbat karet sesuai yg disertakan alat ke leher botol.
5.Masukan NaOH pellet 2 - 3 butir ke dalam sumbat karet tersebut dan jangan sampai jatuh ke dalam sampel.
6.Pasang dan tutup rapat botol dengan kepala sensor pembaca BOD.
7. Tekan tombol S dan M secara bersamaan ( 2 detiik ) untuk memulai , sampai muncul angak 00.
8.Masukan botol di atas rak berpengaduk magnet sesuai dengan pasangan alat, dan simpan dalam inkubator pada suhu 20 C.
9. Hidupkan motor pengaduk maknet pada rak, sensor akan mengukur secara otomatis setelah suhu mencapai 20 C
10.Selama 5 hari sampel harus diaduk secara terus menerus dan suhu selalu dijaga pada kondisi 20 C.
11. Alat akan secara otomatis menyimpan hasil pengukuran dalam memeori setiap 24 jam, jadi kita bisa melihat hasil dari hari ke 1 dst dengan cara menekan tombil M.
12, Setelah 5 hari untuk mengetahui hasil BOD 5 kita tekan tombol S. namun bisa ditekan terus menerus kita bisa melihat memori yang tersimpan untuk setiap pengukuran

BACA JUGA ARTIKEL INI : pH METER

 Silahkan bacaanalisa COD ini ( klik ) :

   ANALISA COD YANG PRAKTIS

Disamping 2 parameter tersebut di atas sebenarnya masih banyak item yang harus di uji dalam air limbah, dan harus mengacu kepada undang-undang Lingkungan hidup, sehingga air buang harus benar-benar ramah lingkungan sehingga tidak merusak ekosistem baik makhluk hidup seperti ikan  juga tumbuh-tumbuhan .
 
Dari syatem pengujian air tersebut jelas kita berfokus pada pengolahan limbah cair yang akan dibuang ke lingkungan, nah ilahkan baca artikel in tentang pengolahan limbah cari yang man kami jelaskna juga bahnya penggunaan kaporit dama sistem disinfektan : 
 
Disamping limbah cair dalam sebuah industri atau dunia kesehatan seperti adanya Rumah sakit, Puskesmas, dan klinik ternyata memiliki limbah padat yang beracun atau infeksius, nah untuk mengolah ini salahsatuny adalah dengan cara dibakar menggunakan Incinerator, sedangkan Incinerator yang modern dilengkapi scrubber untuk menjebak asap dari cerobong agar tidak mencemari udara, nah dari hasil scrubber tersbut meskipun sudah dibuat sedemikian rupa netral namun perlu juga di uji kualitas airnya, nah berikut ini adalah alat pengolah limbah padat berbahaya silahkan buka dan baca :
INCINERATOR
Bagi yang ingin mengetahui lebih jelas, silahkan hubungi kami
WA : 082137320434
email : membagiilmuolehsunarta@gmail.com 
 Kami menerima kolaborasi dalam bidang Laboratorium, seperti pembuatan ruang Laboratorium, menyediakan Fume Hood, bahan kimia untuk analisa p.a / A.R Grade, memberikan training untuk para analis, pembuatan sistem mutu dalam Laboratorium dll , jangan ragu hubungi kami di WA yang tersebut di atas. 

Februari 13, 2020

CARA ATAU MACAM-MACAM METODE PENGUJIAN KADAR AIR, KELAMBABAN ( MOISTURE ) DALAM SAMPEL#Laboratorium

Kita ketahui bahwa semua materi atau benda yang ada di muka bumi ini mengandung air, bahkan Bumi sendiri 70 % terdiri dari air dan sisanya daratan, dan bisa dipastikan air adalah merupakan sumber kehidupan, tubuh manusia juga mengandung banyak air.

Semua makhluk hidup manusia, binatang dan tumbuhan memerlukan air, bahkan makhluk hidup yang tidak kasad mata seberi bakteri saja memerlukan air.

Dalam dunia Industri juga tidak terlepas dari air,terutama untuk industri kimia, air sangtalah menjadi kebutuhan dan perhatian, kebutuhan sangatlah jelas, digunakan untuk MCK, bahkan untuk bahan bantu proses, namun yang menjadi Perhatian adalah bisa juga air mengganggu proses, bereaksi dalam proses yang justru akan mendegradasi hasil produk, untuk itu Raw Material atau bahan baku perlu dilakukan uji kandunagn airnya atau Moisture nya, kadang juga air dalam udara yang terkenal dengan istilah kelembaban atau Humidity juga bisa berpengaruh terhadap proses.

Ada tiga cara penggujian kandungan air dalam bahan baku yaitu :
1. Secara Gravimetry
2. Secara Titrimetry.
3.Secara Coulometry

 Secara Gravimetri :
Ini sangat umum dan sederhana, yang mana pronsip dasarnya adalah, terjadinya pengurangan berat benda setelah dipanaskan pada suhu uap air.
Ada bermacam-macam alat untuk proses analisa kandungan air dalam sampel diantaranya :
1. Drying oven
Sample dengan berat tertentu diletakan dalam petridisc ( gelas arloji ) yang sudah diketahui beratnya, kemudian dipanaskan ke dalam Oven yang suhunya diatur di atas titik uap air , misalnya pada suhu 110 C, dengan waktu tertentu sehingga diperoleh berat stabil, hasilnya di hitung dengan cara mengurangkan berat awal dengan berat akhir dan di bagi berat sampel kalikan 100 %.
2. Moistur counter Analyzer.
Pada alat ini memerlukan gas Nitrogen bebas air, untuk mendorong uap air dari sampel yang dipanaskan, prinsip kerjanya adalah ditimbang sejumlah sampel kemudian dimasukan ke dalam pan dan didorong masuk kepalam Chamber ( heater ) panaskan pada suhu 105 C, uap air yang terlepaskan akan dicounting oleh indikator P2O5, dan didisplay pada counter, dari angka hasil counter dibagi dengan berat sampel dan kalikan 100% akan ditemukan hasil Mositure.
3.Moisture Blance

Pada instrument ini prinsip dasarnya adalah sama yaitu sejumlah sampel ditimbang dengan jumlah berat tertentu, kemudian di masukan ke dalam pemanas dan berdasarkan pengurangan berat karena menguapanya kandungan air dalam sampel secara otomatis nilai Moisture akan terbaca, berikut contoh alatnya : 


 Secara Titrimetri

Cara ini adalah dengan cara menitrasi air yang terlepaskan dari sampel,menggunakan larutan Karl fischer yang mengandung iodine, pada alat Moisture titrator yang dilengkapi elektroda pembaca apabila sudah mencapai titik ekuivalen, sedangkan alat perlu dibuat faktor koreksi menggunakan bahan kimia yang mengandung air kristal dan yang digunakan adalah di Potassium Tartrate, konsentarsi kandungan air dihitung berdasarkan volume Karl Fischer yang diperlukan dikalikan faktor koreksi kemudian dibagi dengan berat sampel.

Secara Coulometri

Proses pengujian ini menggunakan alat Coulometer, yang dilengkapi tabung reaktor dengan elektroda ( Anoda dan katoda )  prinsip dasarnya adalah, sejumlah berat sampel tertentu, dimasukan dalam pan/tray didorong ke dalam ruang chamber / pemanas, uap air yang terlepaskan didorong dengan gas Nitrogen murni ( bebas air ), ke dalam tabung reaktor yang berisi larutan karl Fisher mengandung iobine, loncatan atom H pada air bereaksi dengan Iodine , ini yang dideteksi oelh Elektroda dan dikonversikan sebagai nilai kandungan air, alat ini juag memerlukan faktorisasi menggunakan bahan kimia yang mengandung air kristal yaitu di Potassium tartrate.
TONTON VIDEO INI : CARA MENCARI FAKTOR REGRESI LINIER


Dalam melakukan analisa kandungan moisture walaupun bisa juga dengan dilakukan di luar ruang namaun pada umumnya selalu dilakukan  di dalam ruang Laboratorium, silahkan buka artikel ini tentang pembuatan ruang Laboratorium : SYARAT -SYARAT PEMBUATAN RUANG LABORATORIUM

Kami siap diajak berkolaborasi bidang Laboratorium kimia , silahkan WA 082137320434

Semoga anda mendapatkan manfaat, apabila ingin bersidaqoh atau infak, silahkan transfer ke rek BCA : 0152782819

Atas nama Sunarta
 

Februari 11, 2020

CORONA ?ADA YANG LEBIH DAHSYAT

Sebelumnya kami ikut prihatin dan sedih dengan adanya virus yang sangat mematikan ini, Sebuah fenomena saat ini yang seolah-olah mencekam seluruh mayarakat Dunia,rasa khawatuir, menyelimuti sebagian warga, debfab adabya virus yang disebut Corona, kita melihat berita-berita di Telivisi, media online dll, begitu dahsatnya virus ini sehingga negara yang terjangkiti pertama yaitu Tiongkok atau China melakukan proteksi dengan cara mengisolasi ribuan warganya pada sebuah wilayah seperti Wuhan, tidak boleh keluar wilayah untuk menghindari penularan atau penyebaran virus tersebut, tentunya ini membuat permasalahan sendiri, karena akan menjadikan stres, tidak bisa melakukan aktifitas sebagaimana hari-hari biasanya,lebih-lebih tentang persediaan makanan.

Mengapa ada virus yang bisa bikin geger Dunia ? Mengapa mesti ada virus ?

Selama kita hidup mungkin sudah mengenal bermacam-macam penyakit yang bisa memyebabkan kematian entah secara Lambat maupun Cepat, contoh macam-macam penyakit kalau zaman dahulu Malaria yang disebarkan oleh nyamuk, terus kemudian Demam berdarah juga oleh nyamuk yang membawa virus, kemudian ada penyakit kelamin, seperti Gonorchea, Sipilis dan yang paling ganas adalah Aids, kemudian ada Virus H5N1 yang terkenal dengan flu burung yang penyebaranya diduga awalnya dari babi, kemudian ada Ebola yang berasal dari daratan Afrika dan konon penyebaranya mealalui media Kera, dan yang paling baru adalah Corona, yang sedang melanda China dengan korban paling banyak adalah dari Wuhan, bahkan virus ini sangta menakutkan karena pagi terserang, sore bisa meninggal apabila tidak tertangani dengan cepat, menurut para peneliti Virus ini awalanya dari kelelawar dan kera yang kemudian disebarkan melalui media Unta.

Namun zaman para Nabi dahulu sebenarnya sudah ada penyakit yang mengerikan yaitu " THO'UN " dimana pagi merasa sakit, sore meninggal dunia mungkin ini mirip dengan Corona, sedangkan Virus Corona sendiri ada dua jenis yaitu Mers Corona dan Sars Cororna.

Mengapa Tuhan menciptakan beberpa penyakit tersebut ? ini sebenarnya akan menjadi sebuah peringatan bagi yang mau berfikir, bahwa semua makhluk hidup di muka bumi ini akan mengalami mati, adapun cara kematian sengaja dibuat dengan bermacam-macam jalan, agar orang bisa merfikir, mengapa harus ada kehidupan kalau akhirnya ada kematian ? Ach... seperti orang yang putus cinta saja : mengapa ada pertemuan kalaupun toh akhirnya berpisah juga ....., 
Namun ada juga cara kematian itu merupakan siksaan sebagia bentuk pelanggaran-pelanggaran yang telah dialkukan manusia terhadap aturan Tuhan.

Sebenarnya kehidupan itu adalah salah satu alam dari enam alam yang harus dialami oleh manusia dalam menempuh perjalanan yang kekal abadi, yaitu alam Ruh, Alam kandungan, Alam kehidupan Dunia , Alam kubur, Alam Hisaban dan Alam Akhirat.

Sebenarnya Alam Dunia ini adalah sebuah ujian untuk menentukan 3 langkah  kehidupan ke depan mau bahagia apa sengsara semua dikumulkan saat masih hidup di Dunia.

Nah namun di mendekati hari kiamat nanti ada yang lebih dahsyat untuk mematikan manusia yaiut hanya hembusan angin yang sepoi-sepoi, orang akan mati tapi yang mati itu hanya orang-orang yang beriman, sehingga tidak mengalami atau melihat ngerinya saat-saat terjadinya kiamat, dan orang yang tidak beriman tidak mati saat itu namun merasakan siksaan ngerinya menjumpai kiamat.

POLYESTER,KESEHATAN,PENGOBATAN,SEPAKBOLA,CARA DAN TIP

PERBANDINGAN KEMATIAN VERSI FISIKA KWANTUM DAN AL QUR'AN

Dalam Islam dijelaskan bahwa setelah meninggalkan dunia,  ada kehidupan di alam kubur, dimana bagi yang berbuat dosa di dunia akan mengalami...