Maret 11, 2020

TEKNOLOGI : CARA MEMBUAT MESIN PENGOLAH LIMBAH PADAT RUMAH SAKIT , PUSKESMAS DENGAN INCINERATOR

CARA MENGOLAH LIMBAH PADAT RUMAH SAKIT DAN PUSKESMAS

Sebagaimana sudah kita ketahui setiap proses aktivitas kehidupan mesti menghasilkan limbah, seperti yang tersedia di kehidupan material yang ada tersedia dalam 3 jenis bentuk benda yaitu : Cair , Padat dan Gas , maka tak ayal pula bahwa limbah pun terbagi menjadi 3 kriteria tersebut yaitu : Cair , Padat dan Gas.

Semua limbah yang ada ,harus kita tangani dengan serius demi kelangsungan hidup,dan tidak mengganggu lingkungan terutama limbah Industri dan Limbah Rumah sakit.


Contoh cara pengolahan limbah cair sudah kami posting di artikel sebelumnya, untuk kali ini akan saya bahas mengenai penangan limbah padat,apa sih yang dimaksud Limbah padat ?Limbah padat adalah sampah yang berbentuk padat.

 
Limbah padat bisa dibedakan dari sumbernya, yaitu Limbah padat Rumah tangga,Limbah Padat Industri,Limbah padat pertanian,Limbah padat Konstruksi, Limbah padat Medis,Limbah padat pertambangan.

Adapun Limbah Padat Rumah tangga/Domestik juga bisa dikelompokan 3 golongan yaitu Organik, Anorganik dan B3 rumah tangga.

Ciri limbah jenis organik adalah yang berasal dari makluk hidup dan bisa membusuk,contohnya daun bekas pembungkus makanan,sisa makanan,sayuran yang sudah rusak, sedangkan yang Anorganik memiliki ciri sulit untuk busuk bahkan butuh waktu cukup lama untuk terurai atau membusuk contohnya kaleng roti, plastik,kaca , sementara untuk Limbah padat B3 itu yang memiliki sifat racun contohnya Baterai bekas,lampu neon yang sudah mati, obat-obatan yang berbentuk padat, bekas kemasan pembasmi serangga.

Kalau limbah Industri pada umumnya merupakan hasil sisa produksi contohnya potongan kayu,serbuk besi, potongan pipa besi ataupun PVC, ada juga barang kemasan seperti karung, Plastik,Drum,  akan tetapi ini bisa didaur ulang atau bisa dimanfaatkan untuk keperluan lain.

Sedangkan Limbah Pertanian ada yang Organik dan Anorganik, contoh untu yang Organik misalanya Jerami,Kulit jagung, Kotoran binatang ternak, tandan kosong sawit, kalau yang Anorganik contohnya Plastikmulsa, bekas karung pupuk, botol kemasan bekas Pestisida.

Adapun Limbah Kosntruksi contohnyapuing bangunan seperti Batubata,pecahan genting,pecahan kaca ,pecahann keramik, potongan pipa peralaon yang sudah rusak.

Kemudian Limbah Medis bisa dikelompokan menjadi 3 yaitu Limbah Infeksius seperti Perban berdarah akaibat bekas untuk membalut luka, jarum suntik, sarung tangan bekas, botol bekas wadah cairan atau obat, kemudian Limbah Farmasi misalnya obat berupa Pil atau Kapsul yang sudah kadaluwarsa,Limbah Benda tajam seperti pisau bedah, pecahan kaca darialat Laboratorium.

Terakhir Limbah Pertambangan yaitu batu-batuan sisa galian.

Dalam artikel ini kita akan bahan tentang penanganan limbah Infeksius yang dihasilkan oleh Rumah Sakit.
Kita ketahui bahwa di Rumah sakit ada limbah padat berupa botol-botol bekas reagen atau infus, kalau di industri bisa jadi limbah padat ada yang bisa didaur ulang alias recycle yang bisa dimanfaatkan untuk membuat produk baru, sedangkan kalau di Rumah sakit botol -botol bekas reagen karena mengandung bahan kimia atau malah mengandung kuman berbahaya yang memiliki sifat infeksius, maka perlu dilakukan pemusnahan dengan benar, tentu saja dalam proses memusnakan tidak boleh hanya di kubur begitu saja akan tetapi harus di bakar dengan tujuan bakteri berbahaya mati sehingga aman.

Baca juga artikel ini : CARA MENGOLAH LIMBAH CAIR

Alat untuk membakar limbah padat tersebut adalah diberi nama INCINERATOR, dimana ini merupakan sejenis tungku yang dengan volume besar, dan dilengkapi cerobong tinggi sesuai ketentuan dari dinas Lingkungan hidup minimum 24 m dari atas permukaan laut, namun apakah dengan cerobong yang tinggi asap yang dibuang sudah aman bagi lingkungan ? belum tentu,walaupun ada beberapa unsur kimia pencemar yang bisa dioksidasi oleh udara , akan tetapi ada yang tidak mudah dioksidasi, maka dari itu gas yang terbuang hasil pembakaran harus juga di netralkan.

 Berikut gambar Fabrikasi Incinerator :


 Secara garis besar Incinerator terdiri dari :
1. Ruang bakar ( Body )
2.Pembakar ( Burner )
3. Pendorong Gas bakar ( Blower )
4. Cerobong asap
Namun untuk menetralkan gas buang diperlukan asesoris berupa Scrubber yang fungsinya untuk menjebak gas ( asap ) agar bis dinetralkan.
Kontruksi untuk bodi bahan paling utama adalah plat besi atau Mild Steel dengan ketebalan 8-10 mm, sedangkan ruang bakar tersusun bata tahan api.
Pembakar ( Burner ) harus memiliki kemampuan membakar sampai pada suhu 1000 C
Cerobong juga terbuat dari plat besi atau mild steel dengan ketebalan 4 - 5 mm.
Scrubber berupa Liquid yang bisa menetralkan gas bakar ( asap sisa pembakaran ) air hasil dari scrubber ini harus diuji kualitasnya apabila ternyata belum memenuhi standar Lingkungan hidup yang ramah lingkungan maka air harus diolah lagi dengan proses pengolahan limbah cair, silahkan buka dan baca artikel berikut : PENGOLAHAN LIMBAH CAIR

 
Untuk Burner ada dua type yaitu dengan bahan bakar Gas dan Bahan bakar Solar .

Tonton Video ini : SELIMUT PASIEN

Berikut ini adalah Portable pembakar limbah padat mini :

 
Mengenai artikel Incinerator mini atau portable ini silahkan buka dan baca berikut ini :
MINI INCINERATOR

Apabila menginginkan keterangan lebih lanjut tentang Incinerator bisa hubungi :
Sunarta
WA 082137320434
email :membagiilmuolehsunarta@gmail.com

Semoga anda mendapatkan manfaat, apabila ingin bersidaqoh atau infak, / donasi silahkan transfer ke rek BCA : 0152782819

Atas nama Sunarta

Bagi yang sudah bersodaqoh kami ucapkan banyak terima kasih dan kami doakan semoga senantiasa sehat dan banyak rezeqi yang berkah.

#cara menangani limbah

#Rumah sakit

#Macam-macam limbah padat

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Buka terus info, ambil artikel bermanfaat,sebarkan ke semua orang,
Untuk mencari artikel yang lain, masuk ke versi web di bawah artikel, ketik judul yang dicari pada kolom "Cari Blog di sini " lalu enter

POLYESTER,KESEHATAN,PENGOBATAN,SEPAKBOLA,CARA DAN TIP

INFO LOWONGAN TANGGAL 29 MEI 2026, SEMOGA BERMANFAAT

Anita Febriani • 2nd People Organization Development Specialist at PT Kino Indonesia 3h • We’re Hiring — Research & Development Staff...