CARA MENGOLAH LIMBAH PADAT RUMAH SAKIT DAN PUSKESMAS
Sebagaimana sudah kita ketahui setiap
proses aktivitas kehidupan mesti menghasilkan limbah, seperti yang tersedia di
kehidupan material yang ada tersedia dalam 3 jenis bentuk benda yaitu : Cair ,
Padat dan Gas , maka tak ayal pula bahwa limbah pun terbagi menjadi 3 kriteria
tersebut yaitu : Cair , Padat dan Gas.
Semua limbah yang ada ,harus kita tangani dengan serius demi kelangsungan
hidup,dan tidak mengganggu lingkungan terutama limbah Industri dan Limbah Rumah
sakit.
Contoh cara pengolahan limbah cair sudah kami posting di artikel sebelumnya,
untuk kali ini akan saya bahas mengenai penangan limbah padat,apa sih yang dimaksud Limbah padat ?Limbah padat adalah sampah yang berbentuk padat.
Limbah padat bisa dibedakan dari sumbernya, yaitu Limbah padat Rumah tangga,Limbah Padat Industri,Limbah padat pertanian,Limbah padat Konstruksi, Limbah padat Medis,Limbah padat pertambangan.
Adapun Limbah Padat Rumah tangga/Domestik juga bisa dikelompokan 3 golongan yaitu Organik, Anorganik dan B3 rumah tangga.
Ciri limbah jenis organik adalah yang berasal dari makluk hidup dan bisa membusuk,contohnya daun bekas pembungkus makanan,sisa makanan,sayuran yang sudah rusak, sedangkan yang Anorganik memiliki ciri sulit untuk busuk bahkan butuh waktu cukup lama untuk terurai atau membusuk contohnya kaleng roti, plastik,kaca , sementara untuk Limbah padat B3 itu yang memiliki sifat racun contohnya Baterai bekas,lampu neon yang sudah mati, obat-obatan yang berbentuk padat, bekas kemasan pembasmi serangga.
Kalau limbah Industri pada umumnya merupakan hasil sisa produksi contohnya potongan kayu,serbuk besi, potongan pipa besi ataupun PVC, ada juga barang kemasan seperti karung, Plastik,Drum, akan tetapi ini bisa didaur ulang atau bisa dimanfaatkan untuk keperluan lain.
Sedangkan Limbah Pertanian ada yang Organik dan Anorganik, contoh untu yang Organik misalanya Jerami,Kulit jagung, Kotoran binatang ternak, tandan kosong sawit, kalau yang Anorganik contohnya Plastikmulsa, bekas karung pupuk, botol kemasan bekas Pestisida.
Adapun Limbah Kosntruksi contohnyapuing bangunan seperti Batubata,pecahan genting,pecahan kaca ,pecahann keramik, potongan pipa peralaon yang sudah rusak.
Kemudian Limbah Medis bisa dikelompokan menjadi 3 yaitu Limbah Infeksius seperti Perban berdarah akaibat bekas untuk membalut luka, jarum suntik, sarung tangan bekas, botol bekas wadah cairan atau obat, kemudian Limbah Farmasi misalnya obat berupa Pil atau Kapsul yang sudah kadaluwarsa,Limbah Benda tajam seperti pisau bedah, pecahan kaca darialat Laboratorium.
Terakhir Limbah Pertambangan yaitu batu-batuan sisa galian.
Dalam artikel ini kita akan bahan tentang penanganan limbah Infeksius yang dihasilkan oleh Rumah Sakit.
Kita ketahui bahwa di Rumah sakit ada limbah padat berupa botol-botol bekas
reagen atau infus, kalau di industri bisa jadi limbah padat ada yang bisa
didaur ulang alias recycle yang bisa dimanfaatkan untuk membuat produk baru,
sedangkan kalau di Rumah sakit botol -botol bekas reagen karena mengandung bahan
kimia atau malah mengandung kuman berbahaya yang memiliki sifat infeksius, maka
perlu dilakukan pemusnahan dengan benar, tentu saja dalam proses memusnakan
tidak boleh hanya di kubur begitu saja akan tetapi harus di bakar dengan tujuan bakteri berbahaya mati sehingga aman.
Baca juga artikel ini : CARA MENGOLAH LIMBAH CAIR
Alat untuk membakar limbah padat tersebut adalah diberi nama INCINERATOR, dimana ini
merupakan sejenis tungku yang dengan volume besar, dan dilengkapi cerobong
tinggi sesuai ketentuan dari dinas Lingkungan hidup minimum 24 m dari atas
permukaan laut, namun apakah dengan cerobong yang tinggi asap yang dibuang
sudah aman bagi lingkungan ? belum tentu,walaupun ada beberapa unsur kimia pencemar yang bisa dioksidasi oleh udara , akan tetapi ada yang tidak mudah dioksidasi, maka dari itu gas yang terbuang hasil
pembakaran harus juga di netralkan.
Berikut gambar Fabrikasi Incinerator :
Secara garis besar Incinerator terdiri
dari :
1. Ruang bakar ( Body )
2.Pembakar ( Burner )
3. Pendorong Gas bakar ( Blower )
4. Cerobong asap
Namun untuk menetralkan gas buang diperlukan asesoris berupa Scrubber yang
fungsinya untuk menjebak gas ( asap ) agar bis dinetralkan.
Kontruksi untuk bodi bahan paling utama adalah plat besi atau Mild Steel
dengan ketebalan 8-10 mm, sedangkan ruang bakar tersusun bata tahan api.
Pembakar ( Burner ) harus memiliki kemampuan membakar sampai pada suhu 1000
C
Cerobong juga terbuat dari plat besi atau mild steel dengan ketebalan 4 - 5
mm.
Scrubber berupa Liquid yang bisa menetralkan gas bakar ( asap sisa pembakaran
) air hasil dari scrubber ini harus diuji kualitasnya apabila ternyata belum memenuhi standar Lingkungan hidup yang ramah lingkungan maka air harus diolah lagi dengan proses pengolahan limbah cair, silahkan buka dan baca artikel berikut : PENGOLAHAN LIMBAH CAIR
Untuk Burner ada dua type yaitu dengan bahan bakar Gas dan Bahan bakar Solar
.
Tonton Video ini : SELIMUT PASIEN
Berikut ini adalah Portable pembakar limbah padat mini :
Mengenai artikel Incinerator mini atau portable ini silahkan buka dan baca berikut ini :
Apabila menginginkan keterangan lebih
lanjut tentang Incinerator bisa hubungi :
Sunarta
WA 082137320434
email :membagiilmuolehsunarta@gmail.com
Semoga anda mendapatkan manfaat, apabila ingin bersidaqoh atau infak, / donasi silahkan transfer ke rek BCA : 0152782819
Atas nama Sunarta
Bagi yang sudah bersodaqoh kami ucapkan banyak terima kasih dan kami doakan semoga senantiasa sehat dan banyak rezeqi yang berkah.
#cara menangani limbah
#Rumah sakit
#Macam-macam limbah padat


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Buka terus info, ambil artikel bermanfaat,sebarkan ke semua orang,
Untuk mencari artikel yang lain, masuk ke versi web di bawah artikel, ketik judul yang dicari pada kolom "Cari Blog di sini " lalu enter