Wednesday, 26 February 2020

LIGA AMATIR MBAH MAN SOLUTA BERGULIR

SOLO, adalah nama lain dari kota SURAKARTA , merupakan wilayah bagian dari propinsi Jawa Tengah.

Soluta adalah kepanjangan dari Slo Utara, ada organisasi kemayarakatan bernama LDII , wilayah Solo bagian Utara, mengadakan Liga Sepak Bola Amatir untuk mewadahi minat dan bakat juga mempererat persaudaraan antara anggaota organisasi tersebut.

Dalam ajang Liga ini diberi nama SOLUTA LEAGUE, yang terdiri dari 8 tim dimana dari 8 tim tersebut di bagi menjadi 2 ketagori yaitu kelompok Remaja Usia Nikah disingkat UNIK , yaitu pemainya harus generasi muda yang belum menikah, kemudain ketagori laian yaitu terdiri dari para pemain yang sudah menikah atau paska nikah, maka saya singkat PANIK, sedangkan masing-masing ketagori terdiri dari 4 klub berdasarkan Wilayah, yaitu Wilayah barat disingkat DESBARA, Wilayah Utara disingkat DESTARA,Wilyah Elatan disingkat DESEl, dan wilyaha timur disingkat DESTIM.

Kick Off dimulai pada hari Rabu tanggal 26 Februari 2020, diawalai pertandingan perdana antara kesebelasan Destim melawan Desbara.



Ada yang unik dalam laga ini, karena tujuan utama adalah menjalin persaudaraan, maka setiap benturan dan apabila terjadi pelanggaran yang sangat keras dan terpaksa wasit mengeluarkan kartu kuning, maka yang terkena kartu harus keluar lapangan menuju meja Official pertandingan dan melaksanakan Istighfar sebanyak 50 kali, apabila sampai kena kartu merah disamping harus berhenti bermain maka harus mengucapkan Istighfar sebanyak 100 kali, ini semua untuk menjaga kerukunan dan persaudaraan, juga melatih kesabaran.

Dengan metode seperti itu maka akan tercipta manusia-manusia yang beraklhakul karimah.
 Klik juga video pertandingan perdana ini :
Pertandingan antara desa barat vs desa timur



Sunday, 23 February 2020

JENIS-JENIS DETEKTOR DAN APLIKASINYA UNTUK GAS CHROMATOGRAPHY

Di Laboratorium modern sepertinya tidak lepas dari Instrumen Gas Chromatography untuk menguji komponen dalam sebuah senyawa.

Dalam Gas Chromatography akan selalu ada detektor dan berikut adalah jenis-jenis Detektor untuk Gas Chromatography :
1. TCD ( Thermal Conductivity Detector )
    -. Mampu mendeteksi segala jenis sampel baik senyawa Organik maupun anorganik.
    -.Struktur semi difusi tidak terpengaruh oleh akibat variasai tekanan saat peralihan kran pembuka.
    -.Tubing ( pipa )outlet pada TCD melalui Oven Column mengikuti susunan alur bersambung ke
      FID, untuk proses pemisahan secara manual
    - Terpasang preamplifier yang bisa untuk 10x penggunaan.
    -.Merupakan Single column analysis.
       berikut gambarnya :

 2.F.I.D ( Flame Ionization Detector )
    -. Mampu untuk mendeteksi senyawa organik dengan kesensitifan sangat tinggi.
    -. Kolektor dan Nozel mudah dilepas untuk pembersihan.
    -. Kapiler kolom dapat digeser sampai puncak ujung nozel sehingga pengguna bisa mendapatkan
       hasil yang sangat akurat.
      Berikut gambarnya :
3. F.P.D ( Flame Photometric Detector )
    -. Mampu untuk menganalisa kandungan sulfur, Phospor, timah dengan kesensitifan sangat tinggi.
    -. Photomultiplier terdinginkan dengan udara sehingga mudah penanganan dan stabil
    -. Dilengkapi gas O2 untuk menjamin kesensitifan tinggi dan sangat stabil
   berikut gambarnya :
4. F.T.D ( Flame Thermionic Detector )
    -. Mampu untuk menganalisa kandungan Nitrogen dan Phospor, dengan kesensitifan sangat tinggi.
    -. Kolektor dan manik-manik alkaline dapat dilepas dengan mudah untuk dibersihkan atau
       penggantian.
berikut gambarnya :
5.E.C.D ( Electrone Capture Detector )
   -. Mampu utnuk menaganalisa kandungan halogen dan merkuri dengan kesnsitifan sangat tinggi.
   -. Pengoperasian arus yang konstan dengan bentangan dikisaran 10 pangkat 4
berikut gambarnya :
6. P.I.D ( Photo Ionization Detector )
   -. Mampu mendeteksi gas selain He dan Ne dengan kesnsitifan sangat tinggi 5 x lipat dari TCD
  -. Strukturnya sangat simpel pada pengontrolan aliran gas sehingga aliran stabil dan dengan waktu
     yang singkat.
berikut gambarnya :
 Apabila menginignkan GC atau sparepartnya silahkan hubungi
 Sunarta
email : membagiilmuolehsunarta@gmail.com





    -.

Friday, 21 February 2020

CARA MEMBUAT NATA DE COCO

CARA MEMBUAT NATA DE COCO SKALA LABORATORIUM

Anda pernah makan nata de Coco ? jenis makanan warna putih kenyal, yang banyak anda jumpai di Supermarket atau mall-mall, apa sih sebnarnya nata de coco dan bagiamana cara membuatnya ?

Nata de coco adalah jenis makanan yang aslinya dari Philpina, terbuat dari air kelapa yang digumpalkan menggunakan bakteri ( jasad renik ) golongan genus Aceto Bacter dan yang banyak digunakan adalah Aceto Bacter Xylinum, Aceto Bacter Aceti, Aceto Bacter ranseues ,Aceto Bacter Pasterianus,makanan ini bernutrisi dan bergizi tinggi.
Adapun kandungan gizi berdasarkan berat kering pada Nata de Coco adalah :
Protein di kisaran 40-80 % , Karbohidrat 10-30%, Lipida/minyak 1-3 %

Mestinya di Indonesia yang memilki tananaman pohon kelapa terutam di daerah pesisir pantai, bisa memanfaatkan produk olaha ini sebagai komoditi unggulan.

Berikut cara pembuatan nata de coco secara Laboratorium :

A. Bahan yang diperlukan :
1. Air Kelapa
2. Kecambah 0.5 % dari berat air kelapa
3. Biakan Murni Aceto Bacter
4.Gula pasir 7.5- 10 % dari berat air kelapa
5.Asam Cuka ( Asam Asetat ) 35% sejumlah 1.5 % dari berat air kelapa
6. Alkohol 95%

B. Alat yang digunakan :
1. Botol bermulut lebah diameter 20-30 cm ( Stoples )
2. Kain saring
3.Autoclave
4.Glas arloji ( petridisc )
5.Timbangan kasar
6.Batang pengaduk
7.Pemanas / kompor listrik
8.Panci email
9.Guntung stainless kecil
10.Gelas Ukur
11.Beaker glass 250 ml
12.pH meter
13.Thermometer

Langkah kerja 
A. Persiapan Media
1.Saring air kelapa yang akan dibuat Nata de Coco masukan dalam beaker glas 250 ml
2.Tambahkan 7.5-10% gula pasir
3.Tambahakan asam cuka 35 % sebanyak 1.5 % dari berat air kelapa.untuk mencapai pH 3.4 
4.Tambahkan kecambah sebanyak 0.5% ( kecambah ditumbuk tidak terlalu halus )
5.PAnaskan smapai 10 menit
6.Masih kondisi panas dilakukan penyaringan dan filtratnya ini sebagai media.
7. Setelah agak dingin suhu 45 C, ambil 0.1 bagian untuk membuat Starter.

B.Pembuatan Starter
1. dari 0.1 bagian larutan media tersebut masih pada suhu 45 C, tambhakna 1 tabung biakan murni Aceto bacter, aduk sampai rata dan biarkan selama 24 jam agar bakteri tumbuh untuk memperbanyak diri.
b. Tutup wadah dengan kain saring agar udara masih bisa masuk.

C.Pembiakan
1. Masukan starter ke dalam larutan induk ( Media ), aduk samapai tercampur sempurna.
2. Pindahkan larutan ke dalam Stoples
3.tutup stoples dengan jain saring, agar kotoran tidak masuk namun udara masih bisa masuk karena bacteri bersifat aerob.
4. Biarkan biakan selama 15 hari sehingga ketebalan Nata de coco kirra-kira tebalnya 1.5 Cm.
5. Setelah didapat Nata de Coco dicuci dan dan dipotong-potong sesuai keinginan.
6. Agar menarik bisa diberi pewarna alami.
7. Agar tersa manis, saat memyntap dicampur dengan sirup.

Saturday, 15 February 2020

CARA MENGUJI BOD DENGAN SISTEM MANOMETRIK BEBAS MERKURI

Dalam pengukuran kadar pencemaran suatu Limbah cair kita mengenal COD dan BOD dan ini merupakan indikator atau barometer pencemaran utama dalam limbah cair di samping pencemar-pencemar lain , mengapa ?

Kami yaqin kalian tahu dan paham betul apa itu COD dan apa itu BOD, namun kita reiview sedikit pengertian BOD ( tentang COD akan kami bahas di lain artikel ), BOD adalah kepanjangan dari Biologycal Oxigen Demand, yang mana berarti kebutuha oksigen yang diperlukan oleh bakteri utnuk mengurai pencemar dalam limbah, dengan banyaknya nilai BOD berarti pencemaran sangtlah tinggi.

Bgaiamana penentuan nilai BOD ? nilai BOD telah disepakati bahwa ditentukan dengan proses selama 5 hari yang terkenal dengan nilai BOD 5, hal ini untuk memastikan sebuah asumsi bahwa bakteri telah sempurna mengurai semua pencemar dalam air limbah, dan metode lama adalah dengan cara konvensional memerlukan bahan-bahan kimia terutama merkuri ( Hg ) yang sebenarnya justru apabila sisa pengujian di buang juga akan menambah masalah, dan kita tidak bisa memantau nialai BOD 1, 2 ,3 serta 4.

Telah diciptakan alat uji BOD yang praktis dengan sistem manometrik yang bebas dari merkuri, dengan alat ini kita bisa membaca nilai BOD1, BOD2, BOD3,BOD 4.seperti ini alatnya :
Bagaimana cara  kerjanya :
Untuk lebih jelas Botol ini silahkan hubungi : Sunarta, WA 082137320434 email : sunartapriyayikeren@gmail.com

Adapun proses kerja pengujianya adalah :
1. Persiapkan sampel dengan volume tertentu sebagaimana perkiraan nilai BOD dalam limbah sebagi berikut :
    Perkiraan nilai BOD ( mg/l )        Volume sampel yg diambil         Faktor pengali
                                                                    ( ml )
     
             0-40                                                432                                            1
             0-80                                                365                                            2         
             0-200                                              250                                            5
             0-400                                              164                                            10
             0-800                                                97                                            20
             0-2000                                              43.5                                         50
             0-4000                                              22.7                                         100
Setelah sampel disiapkan menggunakan gelas ukur maka langkah-langkah selanjutnya adalah :
1. Cucilah botol sampel sampai bersih dan dikeringkan.
2.Ambil sampel dengan menggunakan gelas ukur sebagaimana dalam tabel di atas
3. Masukan sampel ke dalam botol sampel dan masukan batang pengaduk magnet 2 cm.
4.Sisipkan sumbat karet sesuai yg disertakan alat ke leher botol.
5.Masukan NaOH pellet 2 - 3 butir ke dalam sumbat karet tersebut dan jangan sampai jatuh ke dalam sampel.
6.Pasang dan tutup rapat botol dengan kepala sensor pembaca BOD.
7. Tekan tombol S dan M secara bersamaan ( 2 detiik ) untuk memulai , sampai muncul angak 00.
8.MAsukan botol di atas rak berpengaduk magnet sesuai dengan pasangan alat, dan simpan dalam inkubator pada suhu 20 C.
9. Hidupkan motor pengaduk maknet pada rak, sensor akan mengukur secara otomatis setelah suhu mencapai 20 C
10.Selama 5 hari sampel harus diaduk secara terus menerus dan suhu selalu dijaga pada kondisi 20 C.
11. Alat akan secara otomatis menyimpan hasil pengukuran dalam memeori setiap 24 jam, jadi kita bisa melihat hasil dari hari ke 1 dst dengan cara menekan tombil M.
12, Setelah 5 hari untuk mengetahui hasil BOD 5 kita tekan tombol S. namun bisa ditekan terus menerus kita bisa melihat memori yang tersimpan untuk setiap pengukuran

Bagi yang ingin mengetahui lebih jelas, silahkan hubungi kami

Thursday, 13 February 2020

CARA ATAU MACAM-MACAM METODE PENGUJIAN KADAR AIR, KELAMBABAN ( MOISTURE ) DALAM SAMPEL

Kita ketahui bahwa semua materi atau benda yang ada di muka bumi ini mengandung air, bahkan Bumi sendiri 70 % terdiri dari air dan sisanya daratan, dan bisa dipastikan air adalah merupakan sumber kehidupan, tubuh manusia juga mengandung banyak air.

Semua makhluk hidup manusia, binatang dan tumbuhan memerlukan air, bahkan makhluk hidup yang tidak kasad mata seberi bakteri saja memerlukan air.

Dalam dunia Industri juga tidak terlepas dari air,terutama untuk industri kimia, air sangtalah menjadi kebutuhan dan perhatian, kebutuhan sangatlah jelas, digunakan untuk MCK, bahkan untuk bahan bantu proses, namun yang menjadi Perhatian adalah bisa juga air mengganggu proses, bereaksi dalam proses yang justru akan mendegradasi hasil produk, untuk itu Raw Material atau bahan baku perlu dilakukan uji kandunagn airnya atau Moisture nya, kadang juga air dalam udara yang terkenal dengan istilah kelembaban atau Humidity juga bisa berpengaruh terhadap proses.

Ada tiga cara penggujian kandungan air dalam bahan baku yaitu :
1. Secara Gravimetry
2. Secara Titrimetry.
3.Secara Coulometry

 Secara Gravimetri :
Ini sangat umum dan sederhana, yang mana pronsip dasarnya adalah, terjadinya pengurangan berat benda setelah dipanaskan pada suhu uap air.
Ada bermacam-macam alat untuk proses analisa kandungan air dalam sampel diantaranya :
1. Drying oven
Sample dengan berat tertentu diletakan dalam petridisc ( gelas arloji ) yang sudah diketahui beratnya, kemudian dipanaskan ke dalam Oven yang suhunya diatur di atas titik uap air , misalnya pada suhu 110 C, dengan waktu tertentu sehingga diperoleh berat stabil, hasilnya di hitung dengan cara mengurangkan berat awal dengan berat akhir dan di bagi berat sampel kalikan 100 %.
2. Moistur counter Analyzer.
Pada alat ini memerlukan gas Nitrogen bebas air, untuk mendorong uap air dari sampel yang dipanaskan, prinsip kerjanya adalah ditimbang sejumlah sampel kemudian dimasukan ke dalam pan dan didorong masuk kepalam Chamber ( heater ) panaskan pada suhu 105 C, uap air yang terlepaskan akan dicounting oleh indikator P2O5, dan didisplay pada counter, dari angka hasil counter dibagi dengan berat sampel dan kalikan 100% akan ditemukan hasil Mositure.
3.Moisture Blance

Pada instrument ini prinsip dasarnya adalah sama yaitu sejumlah sampel ditimbang dengan jumlah berat tertentu, kemudian di masukan ke dalam pemanas dan berdasarkan pengurangan berat karena menguapanya kandungan air dalam sampel secara otomatis nilai Moisture akan terbaca, berikut contoh alatnya : 


 Secara Titrimetri

Cara ini adalah dengan cara menitrasi air yang terlepaskan dari sampel,menggunakan larutan Karl fischer yang mengandung iodine, pada alat Moisture titrator yang dilengkapi elektroda pembaca apabila sudah mencapai titik ekuivalen, sedangkan alat perlu dibuat faktor koreksi menggunakan bahan kimia yang mengandung air kristal dan yang digunakan adalah di Potassium Tartrate, konsentarsi kandungan air dihitung berdasarkan volume Karl Fischer yang diperlukan dikalikan faktor koreksi kemudian dibagi dengan berat sampel.

Secara Coulometri

Proses pengujian ini menggunakan alat Coulometer, yang dilengkapi tabung reaktor dengan elektroda ( Anoda dan katoda )  prinsip dasarnya adalah, sejumlah berat sampel tertentu, dimasukan dalam pan/tray didorong ke dalam ruang chamber / pemanas, uap air yang terlepaskan didorong dengan gas Nitrogen murni ( bebas air ), ke dalam tabung reaktor yang berisi larutan karl Fisher mengandung iobine, loncatan atom H pada air bereaksi dengan Iodine , ini yang dideteksi oelh Elektroda dan dikonversikan sebagai nilai kandungan air, alat ini juag memerlukan faktorisasi menggunakan bahan kimia yang mengandung air kristal yaitu di Potassium tartrate.


   



CARA BLOKIR PENIPUAN SMS BERHADIAH.

 Generasi four point zero ( 4.0 ) memang serba canggih, diiringi adanya aplikasi Android yang memudahkan segala aktifitas bisnis, dunia seol...