Juli 12, 2016

PERUSAHAAN, RUMAH SAKIT IKUTILAH KONSEP MANAGEMENT AREA DENGAN 5 KONSEP BERUPA 5R/5S DAN SAFETY MERUPAKAN LIMA SIKAP KERJA DASAR PENINGKATAN MUTU. TENTANG PEMAHAMAN DAN SEMANGAT 5 s



MANAGEMENT AREA DENGAN 5 KONSEP BERUPA 5R/5S DAN SAFETY
MERUPAKAN LIMA SIKAP KERJA DASAR  PENINGKATAN MUTU.
Terdiri dari :   Seiri, Seiton, Seiso, Sekutse, Shitsuke
1.       PEMAHAMAN  5 S
Sebelum kita bahas satu persatu, sekarang kita harus menanyakan diri kita dimanakah posisi dan kontribusi  kita dalam sebuah perusahaan ?lihat diagram di bawah :
Apa sasaran dari 5 S ? berikut kami sampaikan sasaran yang akan kita inginkan dalam menjalankan 5 S :

A.      Mengurangi pemborosan sehingga kita mampu meningkatkan efisiensi dalam perusahaan.
B.      Meningkatkan produkstivitas dan kualitas suatu produk sehingga perusahaan sehingga perusahaan bisa meningkatkan kepuasan bagi pelanggan.
C.      Meningkatkan keselamatan kerja dengan menekan angka kecelakaan dengan target zero accident.
D.      Meningkatkan rasa tanggung jawab dan disiplin pada masing-masing karyawan .
E.       Dengan langkah diatas maka akan meningkatkan Image perusahaan
Dalam hal tingkat kompetitif pada area bisnis coba perhatikan diagram di bawah :



Banyak karyawan yang belum menyadari dengan kondisi area kerja yang berantakan akan banyak menelan biaya yang tidak menutupkan kemungkinan menyebabkan kerugian-kerugian bagi perusahaan, cob a perhatikan area kerja di bawah ini, renungkan apa yang ada dalam benak anda :

Dengan area seperti pada gambar contoh akan menunjukan bahwa lingkungan kerja yang tidak kondusif sehingga akan timbul permasalahan-permasalahan yang bisa mengakibatkan rendahnya kualitas kerja dan kualitas produk, adapun gambaran kerugian biaya karena rendahnya kualitas bisa kita gambarkan sebagai berikut :

Karena kurang penanganan, maka permasalahan dalam perusahaan ibarat gunung es, yang mana nampak dipermukaan akan mengakibatkan  terjadinya cacat, melakukan pekerjaan, sampah, jaminan, dan inspeksi namun ternyata justru ada permasalahan yang lebih besar yang tidak tamapak yaitu berupa biaya tidak diketahui atau kehilangan waktu hanya karena mencari sesuatu yang diperlukan, proses menunggu, kelebihan inventory, pemindahan barang, kehabisan bahan baku, waktu yang terbuang karena kecelakaan.

2.       SEMANGAT 5S
Untuk mencapai tujuan terlaksananya management area kita harus memiliki semangat 5S yaitu :
SAFETY FIRST atau UTAMAKAN KESELAMTAN ( Anzen Daiichi )
Dengan ini kita harus selalau tertanam pemahaman bahwa :
A.      Tidak rapi itu berbahaya
B.      Kotor itu berbahaya
C.      Tidak disiplin itu berbahaya
Coba perhatikan gambar contoh di bawah, bagaimana menurut anda :

Dalam memupuk semangat 5 S selain menanamkan pemahaman tentang keselamatan kita harus memupuk pemahaman bahawa :
5 S SEBAGAI DASR KETRAMPILAN, yang mana :
A.      5S mempelajari memilah, memilih dan memisahkan, ini merupakan ketrampilan dasar untuk menganalisa.
B.      5 S mendorong kita untuk bisa mengambil keputusan , hal ini melatih kita untuk ketrampilan dasar kepemimpinan.
C.      5 S mempelajari pembagian tugas dan wewenang dalam team, ini merupkana ketrampilan dasar rasa tanggung jawab bagi setiap individu.
D.      5 S mempelajari bagaiman melakukan standarisasi dan mendokumentasikan, ini merupakan ketrampilan dasar management.
E.       5 S mempelajari mematuhi perturan, ini merupakan ketrampilan dasar sebagai manusia yang beradab dan bertata susila.
Hal yang tidak kalah penting bahwa untuk membangkitkan semangat 5 S harus adanya :
PARTISIPASI MENYELURUH dimana
A.      5 S adalah aktivitas setiap orang dalam team perusahaan, tidak melihat apakah dia seorang
Direktur atau karyawan biasa.
B.      Semua orang harus mempunyai rasa tanggung jawab terhadap pelaksanaan 5 S.

Semangat 5S tidak bisa lepas dari langakah-langkah berikut :
A.      Selalu melihat di lapangan apa yang sesungguhnya terjadi ( GEMBA )
B.      Dari melihat apa yang di lapangan pastikan bagaimana kondisi seungguhnya ( GEMBUTSU )
C.      Setelah melihat dilapakan dan bisa memetakan kondisi nya, lakukan pembahasan dan putiskan ( DENSHOU )




3.        


Juli 11, 2016

PAK JOKOWI PRESIDEN DAN PAK JONAN MENHUB SEMOGA MEMBACA CARA MENGATASI MACET SAAT MUDIK LEBARAN DAN SOLUSI PERAYAAN HARI BESAR AGAMA serta liburan sekolah DAN MENINGKATKAN TARAF EKONOMI BANGSA dan semoga Artikel ini di baca oleh Bp.Jokowi



MENGATASI MACET SAAT MUDIK LEBARAN DAN SOLUSI PERAYAAN HARI BESAR AGAMA dan liburan sekolah 
 
Sebuah fenomena perayaan hari raya keagamaan terutama Islam yaitu hari Raya Idul Fitri, apalagi jatuhnya hari raya tersebut bertepatan dengan liburan anak sekolah, seperti  halnya jatuhnya 1 syawal 1437 H kemarin yang juga bertepatan dengan tanggal  6 July 2016, ternyata hiruk pikuk perayaan tersebut diwarnai oleh bermacam peristiwa dan tragedi.
Suatu hal yang sangat mengejutkan bahwa perayaan hari Raya Idul Fitri bukanlah melulu umat Islam saja yang merayakan, ada dari lintas agama, baik yang bukan beragama islam ikut larut serta dalam gegap gebinta memeriahkan suasana Lebaran,  namun tetap saja mayoritas adalah beragama Islam atau berstatus di KTP agamanya Islam.
Dari aktifitas perayaan tersebut ternyata meninggalkan beberapa peristiwa dan tragedi yang cukup memprihatinkan, awalnya di mulai dari acara Mudik ke kampung halaman, yang mana semua sudah dipersiapkan di bayangkan sebelum puasa Ramdhan berakhir, karena hasrat yang tinggi untuk bertemu keluarga sanak saudara, handai tolan atua teman sepermainan waktu kecil di kampung halaman maka segala sesuatunya  ingin dibuat surprais, disipakan dana yang tidak sedikit, bahkan yang awalnya belum punya mobil berusaha keras untuk pulang kampung membawa mobil sendiri, dari sini ternyata menimbulkan masalah baru, sedianya pemerintah telah membangun jalan tol agar memberikan rasa aman dan nyaman dalam perjalanan pulang kampung namun ternyata tidaklah seperti yang dibayangkan sebelumnya, sebagaiman kejadian di jalan TOL cipali yang diakhiri di BREXIT istilah ini sangat ngetren karena kebetulan kata - kata  tersebut muncul bersamaan dengan keluarnya Inggris dari uni eropa, namun ternyata BREXIT di Indonesia adalah istilah diambil dari wilayah pintu keluarnya ujung Tol Cipali yaitu BREBES EXIT, dari sinilah timbulnya permasalahan saat arus mudik beberapa hari lalu, bahkan diberitakan sampai 18 orang meninggal gara-gara terjebak macet.
Mengapa jalan TOL yang kondisinya mulus, jaraknya juga panjang justru terjadi kemacetan ? karena tidak ada antisipasi sebelumnya yang mana pintu keluar di Brebes timur masuk kota tegal jalan menyampit sehingga terjadi penyumbatan dari arah berlawan yang akan masuk pintu TOL tersebut sementara kendaraan yang keluar TOL sangat banyak Jumlahnya, dan hal yang lebih mengherankan begitu banyaknya mobil sepanjang Jalan TOL Cipali tersebut, lagian semua Mobil bagus-bagus, apakah ini pertanda bahwa rakyat Indonesia sudah makmur secara ekonomi, sehingga dengan mudah bisa memiliki Mobil ? mungkin juga Ya dan mungkin juga tidak, kalau dilihat dari beraneka macam merek kendaraan tidak ada yang buatan lokal, ini artinya rakyat kita adalah rakyat yang konsumtif dan tidak produktif dalam dunia otomotif,padahal banyak ilmuwan dan orang pinter di Negara tercinta ini, tapi mengapa masyarakat selalu memilih produk yang berlebel luar negeri ? apakah para tenaga ahli kita tidak bisa menciptakan sebuah produk yang berguna bagi bangsa sendiri ? dan kalau bisa justru mengeksport produk tersebut ? perhatikan di Jepang, walaupun terkenal dengan produk-produk merek mobilnya yang beretebaran di Indonesia, akan tetapi kehidupan masyarakat sana tidaklah serta merta mengendarai mobil pribadi, mayoritas, berjalan kaki, naik sepeda atau naik kendaraan umum yang tidak menimbulkan kemacetan, toh dengan kondisi seperti itu negara tersebut tetap berjaya, bahkan banyak mendapatkan keuntungan karena produk mereka di eksport ( terutama ke Indonesia ) lingkunganya sehat ( tidak banyak pencemaran udara karena asap kendaraan ), bisakah budaya ini dipraktekan di Indonesia ?
OK kita kembali ke permasalahan penanganan kemacaten karena prosesi perayaan hari raya,  
bagaimana agar tahun-tahun ke depan tidak terulang problema yang sama ? karena setiap tahun dalam merayakan hari raya Idul Fitri selalu muncul masalah baru, yang dahulunya sering terjadi kemacetan karena jalan yang selalu dalam proses pembetulan sehingga justru menimbulkan macet terlebih munculnya pasar kaget atau pedagang dadakan yang menggunakan sebagian jalan untuk melintas kendaraan,dan sekarang dengan adanya Tol CIPALI diharapkan akan terselesaikan maslah yang lama namun malah menimbulkan masalah baru, mungkin berikut sebuah pandangan atau gagasan dari saya untuk menetralisisr permasalahan yang akan datang :
Pemerintah membuat kebijakan baru yang mana setiap perayaan diatur sesuai dengan perayaan masing-masing agama, misal Hari Raya Idul Fitri yang diliburkan hanya yang beragama Islam, sementara yang memiliki kepercayaan lain tidak boleh libur dan harus masuk kerja, demikian juga pembagian THR untuk Hari Raya Idul Fitri hanya dibagikan ke yang beragam a Islam saja ,kemudian untuk perayaan natal dan Tahun baru hanya diberikan kepada pemeluk agama Katolik atau Kristen demikian juga bersamaan dengan itu diberikan THR dan waktu libur sabagaiman perayaan Idul Fitri, dan ini juga berlaku untuk agama Hindu juga di berikan libur dan THR dengan porsi yang sama, demikian juga unutk agama-agam yang lain.
Dengan libur hanya diberikan kepada Agama yang merayakan, maka pemeluk agama yang sedang tidak melaksanakan perayaan tetap bekerja sbagimana biasanya sehingga roda ekonomi dan produktifitas bangsa akan terjaga dengan stabil.

Yang akan menjadi pertanyaan, bagaimana kalau ternyata ada sejumlah masyarakat yang tidak menganut salah satu agama ? solusi bagi mereka adalah di beri liburan dan bonus  akhir tahun, dan tidak boleh mengambil hari libur bersamaan dengan agama lain.
KAmi juga usulkan untuk hari raya idul adha tidka hanya 1 hari, misal 2 hari atau 3 hari, karena sesungguhnya harai raya yang benar-benar raya ya idhul adha.

Semoga usulan ini di baca oleh Bp. Jokowi selaku presiden Republik Indonesia, dan bisa dilakukan studi untuk aplikasi di lapangan.........

Mei 30, 2016

CARA MENGOLAH DAUN PEPAYA AGAR TIDAK PAHIT ITU MUDAH DAN KANDUNAGN GIZI TIDAK HILANG

Ini Resep Istri saya

CARA MENGOLAH DAN LALAP DAUN PEPAYA AGAR TIDAK PAHIT.

Hampir di seluruh wilayah Indonesia terdapat pohon pepaya, namun kalau diperkotaan sepertinya sudah jarang, bahkan tidak ada sama sekali.


Telah diketahui bahwa daun pepaya mengandung banyak Gizi diantaranya Vitamin A, Vitamin B, kalori, karbohidrat, Vitamin C, lemak, Protein dan lai-lain.
Daun pepaya biasa dimasak untuk , sayuran, atau lalapan dengan di makan mentah, namun bagi yang tidak tau rahasia cara mengolahnya maka daun pepaya tersebut tersa pahit karena mengandung senyawa PAPAIN, rupanya papain ini yang bisa menjadikan rasa pahit, namun sebenarnya papain ini senyawa yang merangsang bertambahnya nafsu makan.
Disamping daunya ternyata bunga pepaya juga sangat nikmat apabila di masak dibuat pecel, atau urpan, namun apabila tidak tahu caranya rasanya akan pahit sebagaiman daunya.
Buah pepaya juga juga enak, yang mengkal bisa untuk Lotisan, yang muda juga bisa di sayur, yang sudah masak juga sarat dengan vitamin untuk penutup makan, alias cuci mulut.
Bagi yang suka daun pepaya dan bunga akan tetapi tidak suka dengan rasa pahitnya, berikut ini cara menghilangkan ras pahit tersebut :
1. Siapkan air dan tanah liat ( lempung , clay )secukupnya.
2. Larutkan lempung dalam air tersebut, kemudian biarkan samapai mengendap.
3. Ambil air bagian atas yang terpisah dari endapan lempung.
4. Gunakan air dari lempung tersebut untuk merebus daun pepaya yang dikehendaki.
5.Siapkan panci yang diisi air.
6. Masukan daun pepaya ke dalam panci tersebut bersamaan dengan air lempung ( tanah liat )
7.Rebus di atas kompor
5. Tunggu sampai masak.
6. Hasil rebusan tersebut bisa diolah lanjutan misal di bumbu pedas atau bisa langsung untuk lalapan.

Ada cara lain yang biasa dilakukan istri saya untuk menghilangkan rasa pahit atau setidaknya mengurangi:
1. Siapkan daun pepaya yang akan di rebus.
2. Cuci sampai bersih.
3. Ambil beberapa lembar daun jambu biji ( jambu kluthuk )
4.Siapkan panci yang bersih
5. Isi pance dengan air secukupnya.
6. Masukan daun pepaya dan daun jambu biji kedalam panci tersebut.
7. Rebus di atas kompor sampai matang.
8. Angkat dan tiriskan.
9. Daun pepaya siap untuk lalapan.

Atau apabila menginginkan untuk lalapan kondisi mentah dan tidak pahit adalah dengan cara di bawah ini :
1. Ambil daun pepaya muda
2. Ambil daun jambu mete ( pupusnya ).
3. Makan secara bersamaan antara daun pepaya dan pucuk daun jambu mete tersebut.
4. Akan lebih nikmat dengan sambal tomat.

Ada juga dengan cara yang paling sederhana :
1. Ambil daun pepaya yang masih agak muda
2. Siapkan panci yang diisi air secukupnya.
3. Panaskan air dan ditambah garam secukupnya.
4. Masukan daun pepaya dalam air panas yang terdapat garam tersebut.
5. Biarkan sampai empuk , kira-kira 15 menit.
6. Tiriskan
7. Selamat menikmati untuk lalapan bersamaan sambal tomat.... HUUEENNNAAAAKKKK.


Semoga bermanfaat




Mei 11, 2016

CARA PENYEGAR KULIT WAJAH AGAR PERCAYA DIRI DALAM PENAMPILAN

CARA MENYEGARKAN KULIT BAIK WAJAH MAUPUN BADAN DENGAN ALAMI

Memiliki kulit wajah maupun kulit badan yang nampak segar tentunya terutama bagi kaum wanita ini akan menjadi kepercayaan diri meningkat, juga sangat menarik bagi siapa saja yang memandanganya, namun di era yang serba sibuk ini kadang terlupakan atau hampir tidak ada waktu untuk memperhatikan diri guna menjaga kesegaran wajah kita.
Tidak sedikit wanita yang ingin mendapatkan wajah atau kulit nampak segar menggunakan kosmetik karena menginginkan yang praktis, hanya saja bagi yang tidak teiliti atau salah pilih atau menggunakan penyegar kulit pabrikan yang tidak resmi justru akan menjadikan bumereng dan bisa merusak kulit kita, karena kulit wajah sangatlah sensitif dan rentan terhadap bahan-bahan kimia, tuntunya sebisa mungkin dihindari, sebab bila terlanjur rusak maka akan sangat sulit untuk mengembalikan semula dan bisa menjadikan cacat sumur hidup.
Apabila menginginkan bahan penyegar kulit yang alami, bebas efek samping berikut beberpa bahan yang bisa di Gunakan :

1. Kombinasi antara Susu, telor dan madu
    Caranya : 1. Siapkan sebutir telur ayam utamakan ayam kampung.
                    2. Siapkan 3 sendok makan susu 
                        segar.
                    3. Siapkan satu sendok teh madu
                    Campur ketiga bahan tersebut sampai benar-benar merata, kemudian dioleskan ke bagian wajah, leher atau anggota tubuh lainya, biarkan kurang lebih 45 menit, sampai kering, setelahnya dibilas dengan air hangat, kemudian dibersihkan dengan air dingin, anda siap tampil beda.

2. Sari buah Apel 
    Caranya : 1. Siapakan beberapa buah apel  
                         secukupnya ( sesuai keinginan )
                    2. Buah apel diparut, kemudian 
                        diperas, ambil perasanya
                    3. Hasil perasan ini untuk dioleskan 
                        ke wajah sampai merata.
                    4. Biarkan samapi mengering, kira-
                        kira 20 menit
                    5. Kemudian dibersihkan dengan air 
                        dingin.
                    6. Bisa juga buah apel dipotong 
                        kecil-kecil kemudian diusap-
                        usapkan ke wajah.

 3.Buah Mentimun
    Caranya : 1.Siapkan buah mentimun segar.
                    2. Potong-potong kecil-kecil
                    3. Bubuhkan potongan mentimun tersebut ke wajah anda sampai benar-benar merata.
                    4. Biarkan beberapa saat baru  
                        bersihkan.

4. Putih Telur
    Caranya : 1. Ambil 1 butir telor utamakan telor
                        ayam kampung.
                   2. Ambil putih telurnya saja.
                   3. Oleskan ke seluruh wajah
                   4. Biarkan beberpa saat sampai 
                       kering baru kemudian dibilas 
                       dengan air bersih.
                   5. Lakukan 1 bulan cukup satu kali.
                   6. Kuning telurnya bisa dimasak
                       untuk membuat Ikan atau udang 
                       goreng.



        

Mei 04, 2016

PENGOLAHAN AIR : CARA MENJERNIHKAN : AIR - MINUM.....CARA MELAKUKAN JAR TEST KOAGULAN UNTUK PDAM

CARA MEMURNIKAN AIR AGAR MEMENUHI STANDART BAKU AIR MINUM


Air merupakan kebutuhan paling pokok dalam kehidupan, semua makhluk hidup tidak akan pernah bisa bertahan hidup tanpa adanya air, baik manusia, hewan maupun tumbuh-tumbuhan.
Bagi Hewan maupun tumbuhan bisa mengkonsumsi air secara langsung dari Hujan, air sungai, danau, waduk, namun bagi manusia tidaklah demikian, air yang akan dikonsumsi perlu dilakukan pengolahan terlebih dahulu, semua demi menjaga kesehatan dan terhindar dari bahaya untuk tubuh manusia. 
Di dalam negeri ada sebuah perusahaan daerah yang bias mengolah air untukm didistribusikan kepada masyarakat, yaitu PDAM, perusahan BUMN tersebut bias mengambil sumber air dari Sungai atau Danau, Waduk.
Tidak semerta-merta air dari danau, waduk yang kelihatanya jernih langsung bisa di pakai atau layak untuk keperluan air minum, perlu dilakukan pengolahan lagi agar bisa masuk standart baku air minum, biasanya Perusahaan Daerah Air minum yang melakukanya sebelum didistribusikan ke Masyarakat, pihak perusahaan dalam menyediakan air bersih kepada  masyarakat sebenarnya tidak hanya bergantung pada Air danau saja, ada yang dari air sungai, ada yang dari sumur dalam, semua memiliki karaktrisitik sendiri-sendiri penanganan yang berbeda-beda pula, namun menurut pengalaman penangan air waduk / danau lebih sulit untuk proses pemurnian maupun penjernihanya, ini dikarenakan air waduk pada kondisi terbuka dan diam maka akan sangat terpengaruh oleh suhu udara, cahaya sinar matahari dan curah hujan, semisal dimusim hujan air ada berasal dari sungai-sungai sehingga tentunya akan membawa kandungan lumpur sangat tinggi, sedangkan di musim kemarau tidak ada air aliran dari sungai yang begitu deras, sehingga waduk cenderung tenang, nah karena kondisi seperti ini akan menyebabkan tumbuhnya lumut/ gannggang/ algea, ini sangat sulit untuk penjernihanya karena air akan berwarna kehijau-hujiaun, juga akan menyebabkan pada tangki-tangki penampungan juga ditumbuhi oleh lumut.
Dalam proses penjernihan sebenarnya ada bermacam-macam cara bisa digunakan diantaranya mengunakan bahan kimia Alumn, namun saat ini ada bahan kimia yang lebh cepat untuk menjernihkan air yaitu PAC.


PAC ini kerjanya sangat cepat namun memiliki keunikan tersendiri yaitu komposisi konsentrasi dalam prosesnya harus tepat, karena kalau kurang tidak bisa , kalau kelebihan juga tidak bisa, makanya sebelum mengaplikasikan PAC dalam proses harus dilakukan Jar test terlebih dahulu untuk mengetahui dosis yang paling optimum, setelah dilakukan Jar test walaupun hasilnya bagus kadangkala belum tentu sukses saat dilakukan plant test, dan ini pernah saya alami sendiri, dimana saat dilakukan Jar Test hasil sangat memuaskan, terjadi pengikatan senyawa lain dengan jelas, dan yang aneh saat dilakukan Plant Test dengan konsentrasi yang sama dengan jumlah besar, hasilnya tidak memuaskan bahkan bisa dibilang tidak sukses, ternyata banyak sekali faktor yang mempengaruhi, bisa jadi dari system proses.


 

PAC adalah kepanjangan dari Poly Aluminium Chloride, bahan kimia ini sangat efektif juga digunakan untuk penetralan limbah, karena daya kogulaisnya yang sangat kuat yang bisa mengikat polutan dalam air limbah, sehingga air yang diolah bisa benar-benar jernih.

Adapun prinsip dasar melakukan Jar Test adalah menyiapkan sample air yang akan ditreatment, ambil 1000 ml dalam beaker glas, kemudian letakan di bawah alat pengaduk, atur kecepatan putar pengadukan disesuaiakn dengan debit air di plant, kemudian tambahkan larutan koagulan dengan konsentrasi tertentu ( dengan satuan ppm ) dan berbeda-beda ke setiap masing-masing Beaker glass, lakukan pengadukan sambil diamati mana yang terjadi penggumpalan sempurna dan paling cepat, berdasrkan konsentrasi tersebut yang nantinya ditrpakan pada plant.

Adapun untuk penggunaan koagulan dalam pengolahan air harus optimal, silahkan buka dan baca artikel ini :
OPTIMALISASI PENGGUNAAN KOAGULAN DALM PROSES PDAM
Silahkan baca juga artikel pengolahan limbah cair dan harus diperhatikan penggunaan kaporit, untuk jelasnya silahkan buka ini : 

April 25, 2016

MENGENAL BAHAN POLYESTER DAN TEKNOLOGI POLYESTER - PEMBAHASAN DAN PENJELASAN ANALISA DALAM PROSES PEMBUATAN POY

PEMBAHASAN DAN PENJELASAN ANALISA DALAM PROSES PEMBUATAN POY

 

Kita lanjutkan pembahasan mengenai apa saja hal-hal yang harus di kontrol dalam pembuatan benang POY ( lanjutan ) bab sebelumnya :

B. PRASARANA UNTUK PENUNJANG PROSES:
I. Spinnerete
   Seperti kita ketahui bahwa Spinneret adalah logam yang memeiliki sejumlah lubang-lubang yang sangat- sangat kecil, dan lubang-lubang tersebut tidak boleh ada kotoran sedikitpun karena apabila ada kotoran maka akan menjadikan filament tidak smepurna bahkan bisa putus, spinnerete dapat digunakan ulang setelah dilakukan pembersihan, namun baik masih baru maupun yang sudah dibersihkan harus tetap di cek keadaan lubangnya di bawah Mikrokop khusus.

II. Papaer tube ( Penggulung benang )

   1. Berat ( gr )
       Paper tube merupakan bahan terbuat dari kertas yang fungsinya untuk menggulung benang POY yang dibuat, karena untuk mengetahui berat POY yang dihasilkan nilai berat papertube harus diketahui dengan pasti dalam range tertentu, tidak bolah terlalu tinggi deviasinya.

   2.Compression Strength
      Dikarenakan pembuatan benang POY dalam kecepatan tinggi 4000m/menit maka paper tube harus mampu menahan tekanan dari berat benang dengan tension tegangan tertentu, adapun secara umum paling tidak paaper tube mampu menahan tekanan 1400 N/ cm, karena apabila terlalu lembek maka bisa menyebabkan macet saat proses winding.

    3.Edge Crush
      Perlunya diuji ini untuk mengetahui kekatan ikatan lapisan lem pada apisan per lapisan kertas paper tube apabila kekuatan rekat lem tidak kuat maka akan sangat berbahaya, bisa terkelupas saat winding kece patan tinggi.

    4.Dimensi ( panjang, diameter dalam, diameter luar )
       Paper tube harus seragam panjangnya karena saat pemosisian pada winder apabila panjang bervariasi maka akan menyulitkan saat trnsfer benang dari doff sebelum dan berikutnya, kemudian diameter dalam juga sanagt penting jangan samapai terlalu lebar atau terlalu sempit, kalau terlalu semput tidak bisa masuk ke dalam winder, dan kalau terlalu lebar maka akan longgar tidak bisa untuk menggulung benang.

     5. Warna
       Warna sangatlah penting untuk membedakan lot produk benang yang satu dengan yang lainya, dan warna harus jelas, tidak boleh kusam.

     6. Lebar dan jumlah Notching
       Untuk lebar dan Jumlah Notching akan berpengarus saat transfer pergantian produk benang ke berikutnya, apabial jarak, lebar dan jumlah tidak seragam maka bsai jadi saat transfer benang akan mengalami kegagalan.

C.  PARAMETER PROSES
     1. Temperatur melting,disetting  harus selalu dipantau melalui komputer  jangan sampai variasi, karena temperaturre melting sangat berpengaruh terjadinya degradasi polimer.
     2. Pack Pressure, apabila pack pressure tiba-tiba melonjak sangat tinggi bisa jadi adanya nila IV yang terlalu tinggi atau terjadinya penyumbatan dalam filter.
     3. Velocity quenching air ( kecepatan alir udara pendingin ) apabila kecepata udara pendinin terlalu cepat maka akan terjadi fliying filament sehingga akan terjadi masalah dalam proses finding apabila terlalu lambat maka pendinginan filamen tidak sempurna sehingga bisa menyebabakan benang putus.
     4. Speed winder, disisni benang POY di gulung, kecepatan penggulungan harus terpantau, harus sinkron dengan perhitungan kecepatan polymer keluar dari spinnerete.
     5. Speed Godet rol juga harus seimbang dengan kecepatan windr apabila tidak maka akan terjadi benang jumping sehingga sangat berbahaya saat di winding


D. INTERMEDIATE
     1. IV ( Intrinsic Viscosity ), tujuan dilakukan pengecekan IV adalah untuk mengetahui apakah terjadi degradasi polimer setelah dilakukan pembetukan filament.
     2. Gugus karboksilat, sebagaimana dengan IV karena gugus karboksilat merupakan hasil dari teroksidasinya atau terdegradasinya polymer saat proses panas ,sehingga ini juga akan mengindikasikan terjadinya degradasi pada polimer sehingga bisa menyebabkan turunnya kualitas.
     3. Flying filamen saat terbentuknya filament apabila terjadi maka benang POY yang diwinding bisa jadi jumlah filamennya akan berkurang.

E. PRODUK POY
    1. Denier, adalah berat benang dalam gram sepanjang 9000 meter atau 1 yard ,dengan mengetahui denier maka bisa diketahui panjang benang POY dalam satu winding ( Gulungan )
    2.Tenacity adalah kekuatan tarik dari filamen-filamen benang dengan tarikan pada beban tertentu, dan nilainya dalam satuan gram/denier.
    3.Elongation, adalah nilai kemuluran dari filamen setelah dilakukan penarikan dengan beban tertentu, dan perhitunganya nilai dalam persen.
    4. Cross section atau penampang benang,adalah penampang benang dipotong melntang dan diamati di bawah mikroskop, dengan tujuan untuk mengatahui apakah tipe Filamen sesuai dengan spesifikasi misal , trilobal atau circular atau yang lain dan juga bisa untuk mengetahui apakah ada Filamen yang ukuranya abnormal apa tidak.
    5. Oil Pick Up ( % OPU ), adalah kandungan oil yang terdapat pada POY dalam satuan persen, adapun fungsi dari Oil dalam benang untuk agar benang lembut bisa digulung, juga menghilangkan elektrostatik.
    6. Jumlah Filamen, setiap produk mPOY harus diyakinkan bahwa jumlah filamen dalam satu helai benang apakah sesuai dengan spunneret yang di pasang atau berkurang karena ini juga bisa mempengaruhi nilai Denier apabila ada filamen yang kurang.
    7.Loop, adalah sejumlah filamen yang menyembul membentuk lingkaran kecil pada permukaan samping POY yang disebabkan oleh variasi tension atau ketidak rataan OPU saat pendistribusian oil pada roll oil.
    8.Broken Filamen, yaitu filamen putus dalam proses penggulungan, dan bisa diketahui dengan munculnya filamen pada permukaan sisi POY, ini akan menyebabkan putus saat proses di Texture.
    9. Berat benang, dilakukan penimbangan untuk mengetahui berapa jumlah POY yang telah di produksi. 
   10.Pengkodean setiap bobin POY yang dihasilkan, dalam pengkodean ini sangat unik, namun biasanya akan diberi kode tanggal produksi, nomor mesin, nomor posisi bobin, shift saat produksi ( karena ada shift dalam satu hari ) sehingga dengan kode tersebut akan mudah penelusuran apabila ada permasalahan baik termonitor dari test Laboratorium, maupun pada proses pembuatan benang Texturized pada proses di Texturizing.
   

 

April 22, 2016

CARA MENGENAL BAHAN POLYESTER DAN TEKNOLOGI POLYESTER - YANG HARUS DICONTROL DAN DIANALISA PADA PROSES POY

HAL-HAL YANG HARUS DI CONTROL DALAM PROSES POY

Karena proses pembuatan POY berjalan secara kontinyu dan tidak boleh berhenti, maka kekonstanan parameter proses harus dipantau, dan disini peran Proses Control sangatlah vital dan juga pemantauan parameter ada yang dengan system Computerized, dan ada yang menggunakan isntrument-instrument, kita bahas satu persatu hal - hal yang harus di kontrol sebagai berikut :
A.BAHAN UNTUK PROSES

I. Chips Drier / Crystalizer/ Hopper drier
   Untuk proses ini yang kita uji adalah :
   1. Kandungan air ( Moisture )
   2. IV

II. Larutan Spin Finish Oil
    1. Spin Finish Original
        1.1. Viscosity ( Cps/Cst )
        1.2. Kadar air
        1.3. pH
        1.4. Volatile matter
        1.5. Appearance.
     2. Air untuk membuat larutan Spin Finish
        2.1. pH
        2.2. SiO2 ( silikat )
        2.3. Total Hardness
        2.4. Conductivity
      3.Emulsi spin Finish Oil
        3.1. Konsentrasi larutan
        3.2. pH
III. Gas Nitrogen
      di check dew point ( titik embun )

B. PRASARANA PENDUKUNG PROSES
   I. Spinnerete
       Spinneret baru maupun yang bekas dipakai dan sudah dibersihkan dilakukan pengechekan kondisi lobang-lobang , apakah benar-benar bersih apa belum.
   II. Paper Tube ( Penggulung benang )
        Adapun yang harus di uji :
        1. Berat ( gr )
        2. Compression Strength
        3. Edge Crush
        4. Dimensi ( Panjang, diameter luar, diameter dalam, ketebalan )
        5. Lebar dan jumlah Notching
        6. Warna

C. PARAMETER PROSES
    1. Temperatur melt polimer
    2. Pack Pressure
    3. Velocity Quench Air ( udara pendingin )
    4. Speed winder
    5. Speed Godet Roll

D. Intermidiate
    1. Free Fall
       1.1.IV
       1.2.Gugus Karbokssilat ( - COOH )
       1.3. Flying filamen
       
E. POY ( Produk )
    1.Denier
    2. Tenacity ( kekuatan tarik )
    3. Elongation ( kemuluran )
    4. Cross Section ( penampang )
    5. % Oil pick Up ( OPU )
    6. Jumlah Filamen
    7. Loop
    8. Broken Filamen
    9. Berat.

Ok, kita bahas satu persatu-satu tujuan dan pengaruh dari kualitas produk dari langkah-langkah tersebut di atas :
I. Chip Drier / Cristalyzer/Hopper
1. Analisa Moisture dalam Dry Chips, ini hal yang sangat vital karena sebagaiman telah kami jelaskan pad bab sebleumnya mengenai pengaruh air dalam reaksi polieaster, dimana air akan sangat mengganggu saat pelelehan kembali poliester, dia akan beraksi yang bisa menyebabkan terbentuknya gugus Karboksilat dan Di Ethylene Glycol yang mana ini menyebabkan terdegradasinya rantai Polymer, dan akan berpengaruh terhadap Dyieng up take atau penyerapan zat warna saat dilakuakn pencelupan.Untuk itu dalam proses drying, harus benar- benar kering dengan batas maksimum kandungan air dalam Chips polyester kering maksimum 0.0030 % atau 30 ppm.
2.Analisa IV dalam Dry Chip, hal ini perlu dilakukan untuk memantau kestabilan nilai IV apakah terjadi perubahan secara drastis akibat pemanasan apa tidak.

II. Spin Finish Oil
1.Spin Finish original
   1.1 Analisa Viscosity, karena spin finish original memiliki nilai viskositas, ini harus kita tentukan standartnya kekentalan atau kepekatan akan sangat berpengaruh terhadap daya lengket dalam benang.

   1.2. Kadar air dalam Spin finish Oil original jelas sangat berpengaruh terhadap kemurnianya, dan juga sangat penting untuk diketahui karena akan berpengaruh dalam perhitungan untuk konsentrasi emulsi oil yang akan di buat.

   1.3. pH adalah derajat keasaman dari material tersebut, perlunya pengontrolan ini karena apabila Spin Finish oil terlalu asam ( di bawah 7 ) jelas bersifat korosive, sehingga akan sangat berepengaruh terhadap keawetan pipa-pipa.

    1.4. Volatile matter yaitu material-material impuritis yang mudah menguap yang terkanding dalam Spin Finis Oil, apabila terdapat senyawa yang mudah menguap terlalu banyak mestinya juga mempenagruhi kemurnian dari material tersebut, sehingga mempengaruhi konsentrasi emulsi oil yang di buat.

    1.5.Appearance adalah warna visual dari material tersebut, yang seharusny jernih/bening tapi sedikit kekuningan diperbolehkan, dan biasanya warna kekuningan bahkan cenderung coklat diakibatkan oleh kandungan Fe, dan ini bisa menyebabkan terkontaminasinya oil oleh bakteri.

  2. Air demin untuk membuat emulsi oil
    2.1. pH sangat berpengaruh terhadap daya larut spin finish oil juga apabial terlalu asam akan menyebabkan korosif pada tangki maupun pipa.
    2.2. Kandungan Silikat ( SiO2 ) ini juga sangat fatal, karena silikat dalam emulsi akan membentuk lapisan film keras pada permukaan Godet rol, sehingga menyebabkan benang akan sering putus, maka dipersyaratkan kandungan silikat pada air demin harus-benar-benar Nol.

    2.3. Total Hardness adalah nila kesadahan, yang mana merupakan kandungan kapus Ca dan Mg, sehingga akan menyebabkan timbulnya kerak pada pipa juga pada Godet roll yang bisa menyebabakan benang putus saat proses kecepatan tinggi, maka dari itu Total Hardness dalam air juga harus Nol.

    2.4. Conductivity adalah daya hantar listrik air demin tersebut, karena Polyester bersifat plastis, yang mana pada pergerakan dan gesekan akan menimbulkan arus listrik, untuk itu air demin yang digunakan tidak boleh memiliki nilai Conduktivity.

 3. Emulsi oil
    3.1. Konsentrasi
           perlu sekali dilakukan test konsentrasi hasil pembuatan emulsi oil ini untuk meyakinkan bahwa nantinya kandungan Oil dalam benang sesuai dalam perhitungan.
     3.2. pH, sebagimana sudah dijelaskan sebelumnya, jangan sampai pH emulsi oil terlalu asam.
  
III. Gas Nitrogen
      Gas Nitrogen dalam proses ini sebagai carier, untuk mendorong proses transfer Chips baik masih raw chips maupun dried chips, maka Gas tersebut tidak boleh mengandung uap air, dimana bisa diketahui dengan cara dilakukan penegcekan titik embunya ( dew Point ) yaitu sekitar -17°C apabila nilai dew point masih sekitar 0 atau 4°C berarti gas Nitrogen tersebut mengandung uap air.
Berikut contoh gambar benang POY

     

        Gambar Helaian Filamen POY





   

POLYESTER,CARA MEMBUAT RUANG LABORATORIUM, KARUNGPLASTIK,MELT INDEX,OBAT JANTUNG,OBAT ASAM LAMBUNG