Sunday, 22 March 2020

AYO.. LAWAN..CORONA atau COVID 19

Bencana wabah atau pandemi Global akibat virus Covid-19 sepertinya sangat berdampak secara significan terhadap kehidupan ekonomi dunia.

Upaya pencegahan menularnya virus tersebut berbagai macam jalan telah ditempuh oleh Lembaga pemerintahan di beberapa negara belahan Dunia, bahkan di Arab saudi sumbernya Agam Islam pun juga merasakan dampak tersebut

Bahkan di Suatau media menunjukan perubahan penampakan Bumi yang diambil oleh satelit NASA, yang mana bumi seperti telah mati.

Meski secara ekonomi menjadi beban yang sepertinya sangat berat secara umum karena aktifitas seperti Mall-mal yang biasanya sangat ramai dikunjungi orang untuk berbelanja, memenuhi kebutuhan sehari-hari atau sekedar jalan-jalan baik keluarga atau anak-anak muda menjadi sepi, nyenyet, pasar-pasar tradisional juga menjadi sepi sehingga para pedagang juga mengeluh.

Efek wabah ini sebenarnya juga berdmapak positif bagi pedagang atau produsen Masker, dan muncul ide-ide baru pembuat masker untuk melakukan inovasi masker dantara masker kain yang bisa dicuci ulang dan di modifikasi berlapis yang tengahnya bisa diisi kertas tisu bisa refil, dengan maksud dan tujuan untuk menyaring Virus agar tidak bisa masuk, kemudian para pedagang Hand Sanitazer atau hand sterilizer, kebanjiran order.

Dari sisi agama ada dampak positif maupun dampak negatif, dimana dampak positifnya adalah kemaksiatan berkurang seperti tempat hiburan malam, discotik sementara berhenti karena merka juga merasa ketakutan akan tertular Virus yang mematikan ini, namun dampak negatifenya adalah Masjid-masjid jadi sepi jama'ah untuk solat berjama'ah karena ada kebijakan pemerintah agar menjauhi kerumunan, bahkan ada yang berfatwa utnuk tidak melaksanakan solat Jum'at di Masjid, dan kalaupun toh ada dalam pelaksanaan solat berjama'ah harus berjarak 1 meter dari orang satu ke yang lainya, padahal dalam dalilnya kalau solat itu harus rapat dalam Shof karena apabila ad jarak maka Syetanlah yang akan menyelai sehingga akan menggoda manusia menjadi tidak khusuk dalam mengerjakan solat, namun kebijakan itu bersifat sementara dan Dhoruroh untuk mengantisipasi.

Hal yang sangat disayangkan dalam keadaan seperti ini ada saja oknum yang memanfaatkan situasi, ada yang menebarkan berita Hoax, membuat orang lain serba ketakutan, lebih-lebih setiap berita atau informasi di Medsos ditelan mentah-mentah seolah-olah sebuah kebenaran.

Ternyata kasus ini juga berdampat rating penggunaan internet, dengan data dari situs saya www.bag-bagiilmusunarta.com ratingnya menurun drastis, dimungkinkan karena orang-orang mebuka situs saya menggunakan fasilitas kantor atau kampus atau sekolah-sekolah, sementara semua beraktifitas di rumah , jadi tidak ada waktu untuk menggunakan jaringan kantor.

Menurut berita di Media masa yang bisa dipercaya, padahal di Wuhan yang mana tempat munculnya Virus yang mengakibatkan kematian mendadak saat sudah tidak ditemukan lagi gejala terjangkitnya virus tersebut, namun di negara-negara lain masih bermunculan korban, tak ubahnya di Indonesia, ini yang menjadikan spekulasi-spekulasi, dan melakukan pencegahan-pencegahan diantaranya , pemerintah membuat aturan aturan agar tidak bepergian bahan ada sebuah wilayah yang pemimpinya menerapkan Lockdown lokal, tak ketinggalan ada beberpa masyarakat yang memiliki kesadaran tinggi berinisiatif untuk swadaya melakukan penyemprotan Disinfektan ke kampung-kampung.

Tonton juga Video arahan pak Gubernur Jateng ini : Melaksanakan arahan pak Gubernur

Tentunya kita semua berharap agar badai ini cepat berlalu, kita sebagai orang beriman percaya bahwa Alloh akan menolong, karena semua makhluk hidup ini ciptaanNya.

CARA BLOKIR PENIPUAN SMS BERHADIAH.

 Generasi four point zero ( 4.0 ) memang serba canggih, diiringi adanya aplikasi Android yang memudahkan segala aktifitas bisnis, dunia seol...