Monday, 31 May 2021

SEPAK BOLA : HASIL AKHIR FINAL LIGA CHAMPION 2021 : CHELSEA JUARANYA, The Blues , biru tua menaklukan biru muda the Citizen. Thomas Tuchel Lega, Pep Gardiola penasaran.

Thomas Tuchel Plong……. Pep Guardiola penasaran

Benar saja sesuai prediksi bahwa pertemuan antara Chelsea VS Manchester sama-sama menurunkan pemain terbaiknya, bahakan kubu Manchester City menurunkan Streling sejak menit awal yang sebelumnya hanay menjadi pemain pengganti, jalanya pertandingan sangat seru, mulai kick off babak pertama, Chelsea berinisiatif melakukan gempuran ke pertahanan Manchester City  dan pada menit ke 3,32 Chelsea melalui Werner menusuk ke daerah kotak Pinalti Manchestre City, saying bola yang disodorkan ke Havert tidak bisa terkonversi menjadi gol, karena sontekan Havert masih lemah sehingga mudah dikuasai oleh penjaga gawang City , Ederson.

Dengan kejadian itu rupanya Manchester City terhenyak, sehingga melakukan respon dan melakukan serangan dari sebuah umpan Lambung , Sterling mampu menusuk ke dalam kotak Pinalti Chelsea, namun berkat kesigapan James, bola bisa dicuri dan hanya menghasilkan sepak pojok.

Menit ke 9.29 Werner sebenarnya memiliki peluang saat serangan dari sisi kiri, Mount masuk ke kotak pinalti begitu melihat Werner berada dalam kotak pinalti dalam kondisi bebas, maka Mount melakukan umpan tarik mendatar, sayang sautan kaki Werner justru bola mengenai tumit sendiri sehingga justru menjauh dari gawang.

Jual beli serangan terjadi, namun pada menit ke 13.31, justru Chelsea mendapat peluang lagi dari kaki Werner , namun tendanganya masih mampu ditangkap Ederson, lagi pada menit ke 13.39, Werner melakukan tendangan dari luar kotak pinalti, namun tendanganya masih menyamping kanan gawang.

Pada menit 16.41, N’golo Kante mendapat umpan lambung dari lapangan tengah, sayang, sundulanya masih melebar di sisi kanan gawang Ederson, rupanya Manchester City cepat merespon, pada menit 20.43, Tusukan Bryune nyaris membahayakan pertahanan Chelsea, namun hakim garis rupanya sudah mengetahui kalau Bryune dalam posisi offside, sehingga selamatlah gawang Chelsea.

Manchester City mencoba mendominasi permainan, pada menit ke 27.10 sebuah peluang tercipta, di dalam kotak pinalti Foden mendapat bola umpan dari Mahrez, sayang sonteknya mampu di blog oleh Rodriger,sehingga bola menjadi pelan dan jatuh ke dalam pelukan Mendy.

Pada menit ke 29.30 sebuah peluang emas tersia-siakan andaikan Fernado Silva, mampu menerima umpan tarik di depan gawang Chelsea, sayang sedikit terlambat sehingga bola jatuh ke pamain belakang Chelsea.

Pada menit 34.00 sebuah kartu kuning dikeluarakan wasit untuk mengganjar Gundogan karena melanggar Mount.

Andaikan Havert mampu menjangkau bola saat menerima umpan Kante yang mengekploitasi para pemain belakang Manchester City , dalam kotak pinalti, mestinya Chelsea bisa unggul duluan pada menit 36.34, kejadian ini langsung direspon oleh Manchester City , pada menit ke 37.10 sebuah tendangan keras dari luar kotak penalty dilesakan Foden,namun masih mampu diantisipasi oleh Mendy.

Chelsea terpaksa harus mengganti Thiago Silva pada menit ke 38.45 karena cedera pinggang , dan digantikan Cristiansen .

Sebuah petaka bagi Manchester City terjadi pada menit ke 42.00 dimana Havert berhasil menjebol gawang Ederson , saat  menerima umpan dari tengah dan lolos jebakan offside , sementara pemain belakang Manchester City tidak mampu mengejar, tinggal berhadapan dengan Ederson dengan kecerdikanya Havert melakukan tembakan menyusur tanah meski sempat menyentuh tangan Ederson di luar kotak pinalti, namun bola tetap meluncur dengan mulus ke gawang sehingga berubahlah kedudukan menjadi 1-0 untuk Chelsea.

Meski sudah unggul 1-0 Chelsea tidak mengendorkan serangan, pada menit 44.55 Werner punya kesempatan menggandakan kedudukan, dalam kotak pinalti, melakukan tendangan sayang bola masih melebar di sisi gawang Ederson.

Sampai peluit babak pertama berakhir kedudukan tetap 1-0 untuk keunggulan Chelsea meskipun penguasaan bola Manchester City lebih unggul 53 : 47.

Memasuki babak ke 2 Manchester City berinisiatif menyerang, untuk mengejar ketinggalan, namun sepertinya para pemain Chelsea sudah mengantisipasinya, sehingga meski dalam kurungan dan tekanan para pemain belakang tidak panik, sehingga mampu mengintersep setiap tusukan ke daerah pertahanannya, 

 pada menit 56.01 Rodriger di ganjar kartu kuning setelah menabrak De Bryune, bahkan cidera De Bryne cukup parah dan terpaksa ditarik keluar kemudian digantikan oleh Gabriel Jesus.

Semestinya pada menit 60.01 Manchester City mendapatkan Pinalti karena tendangan Fogen mengenai tangan James dalam kotak Pinalti Chelsea, namun wasit tidak menganggap Handball, padahal kalau dilihat dari tayangan ulang seperti Hand ball, saat itu Sterling Protes, minta wasit untuk melihat VAR karena ada potensial VAR check over, namun wasit tidak bergeming, tetap pada keputusanya.

Dengan keluarnya De Bryune ban kapten digantikan Sterling, serangan ke jantung pertahanan Chelsea tidak pernah kendor, namun pertahanan Chelsea sangat disiplin dan solit sehingga tak satupun bola mengancam gawangnya, dalam tekanan yang sangat berat ternyata Chelsea punya kesempatan saat melakukan serangan balik pada menit ke 72.10, Pulisic yang menggantikan Werner , mendapat peluang dikala menerima umpan terobosan dari Havert, saying tendanganya masih melebar.

Rupanya Pep Guardiola, mencoba memasukan Aguero menggatikan Sterling untuk menambah darah segar,memang dengan masuknya Aguero, serangan makin gencar, bahkan Aguero sempat mengancam gawangn Mendy pada menit 84.21 namun tendanganya masih mamapu ditangkap Mendy  

Manchester City tidak menyerah, terus melakukan serangan , lagi-lagi berkat kedisiplinan para pemain Chelsea semua usaha Manchester City dengan segala macam cara tidak bisa membuahkan hasil bahkan sampai babak tambahan waktu 7 menit , dan akhirnya wasit meniup peluit panjang pertnda berakhirnya pertandingan tetap keunggulan untuk Chelsea 1-0 dan berhak menyandang sebagai Jawara eropa, maka puaslah Thomas Tuchel meski gagal di piala FA, dan membuat Pep Guardiola penasaran.

Man of the Mach berhak disandang N’Golo Kante karena mempu melakukan pemutusan serangan City dan bahkan mampu membantu serangan.

LIGA CHAMPION : Manchester City Ngamuk, geser Club Brugge ,menempel PSG, Barcelona masih terpuruk, Liverpool masih Unggul

  LIGA CHAMPION : Manchester City Ngamuk, geser Club Brugge ,menempel PSG,   Barcelona masih terpuruk, Liverpool masih Unggul Putaran pe...