web berisi : teknologi, obat herbal,makanan,mengolah limbah,Plastik,Polyester,Sepakbola,cerita lucu dll,temukan info ketik judul pada kolom "Cari blog di sini " dan enter/cari,anda bisa promo produk di halaman Website ini di kelola oleh : Sunarta WA : 082137320434
Agustus 27, 2019
Agustus 25, 2019
LOWONGAN....LOWONGAN.....LOWONGAN.
pagi pagi pagi 😊
Ada titipan lowongan nih
PT Karenindo Citra Utama, merupakan perusahaan manpower dan maintenance swasta di bidang Oil and Gas, Infrastructure dan Industrial, dengan pengalaman diatas 20th bekerjasama dengan BUMN atau perusahaan lainnya seperti ConoccoPhillips, ExxonMobil, sedang mencara kandidat sebaagai:
1. Lab Analyst - Pendidikan min. D3 Analis Kimia - Lebih disukai memiliki pengalaman di Lab Oil and Gas (5 tahun) - Penempatan Palembang&Bengkulu
2. Civil Staff - Pendidikan min. D3 Teknik Sipil - Penempatan Palembang&Bengkulu
3. HSE Officer - Pendidikan min. D3 - Lebih disukai memiliki pengalaman yang sama di bidang Oil and Gas (5 tahun) - Penempatan Palembang&Bengkulu Jika memenuhi kualifikasi, silahkan kirim CV ke Andaribra@karenindo.com
Subject : (Nama_Posisi)
Ada titipan lowongan nih
PT Karenindo Citra Utama, merupakan perusahaan manpower dan maintenance swasta di bidang Oil and Gas, Infrastructure dan Industrial, dengan pengalaman diatas 20th bekerjasama dengan BUMN atau perusahaan lainnya seperti ConoccoPhillips, ExxonMobil, sedang mencara kandidat sebaagai:
1. Lab Analyst - Pendidikan min. D3 Analis Kimia - Lebih disukai memiliki pengalaman di Lab Oil and Gas (5 tahun) - Penempatan Palembang&Bengkulu
2. Civil Staff - Pendidikan min. D3 Teknik Sipil - Penempatan Palembang&Bengkulu
3. HSE Officer - Pendidikan min. D3 - Lebih disukai memiliki pengalaman yang sama di bidang Oil and Gas (5 tahun) - Penempatan Palembang&Bengkulu Jika memenuhi kualifikasi, silahkan kirim CV ke Andaribra@karenindo.com
Subject : (Nama_Posisi)
Agustus 19, 2019
KEMENANGAN MALAYSIA U-18 DIBANTU WASIT
TIMNAS INDONEISA U-18 SENASIB DENGAN U-15
Gemes... gundah..galau.. campur aduk, dalam benak, mengapa Timnas kita U-18 mengikuti jejak adik-adiknya yg U-15 gagal untuk melaju ke Babak Final dalam ajang Piala AFF ?dan yang bikin nyesek adalah kekalhan melawana Tomnas Malaysia, yang mana persaingan antara Indonesia dengan Malaysia sangat panas.
Permainan Timnas yang sanagat impresif, dari babak awal penyisian group sangat meyakinkan , belum pernah kalah hanya satu-satunya cela tertahan imbang Myanmar di pertandingan terakhir, namun walaupun dengan poin yang sama dengan myanmar. Timnas Garuda Muda U-18 unggul dalam jumah Goal, sehingga memuncaki klasemen dan akan bertemu dengan juara Group B yang dihuni oleh Malaysia, karena kalah nilai dengan Autralia.
Malaysia selalu menjadi duri dan batusandungan, bagiamana tidak ? seolah-olah ada aroma khas apabila Tmnas Indonesia melawan Timnas Malaysia, bahkan ada teman yang berceloteh, boleh kalah dengan negara lain asal jangan dengan Malaysia.
Pertandingan Semifinal piala AFF U-18 antara Indonesia dengan malaysia disiarkan langsung oleh SCTV pada hari Sabtu sore tangal 17 Agustus 2019 pukul 16.30 , pada babak pertama saling serang dan dalam tempo sangat cepat, walaupun secara teknik dan tendangan on target Indonesia lebih unggul nyatanya justru malaysia mampu mecuri Goal terlebih dahulu, lewat tendangan jarak jauh dari luar kotak pinalti, pada menit ke 19 oleh pemain malaysia Aiman Afif, diakhie babak pertama Indonesia mampu membalas dengan goal yang diciptakan oleh Bagus Kahfi di menit-menit terakhir babak pertama, mestinya pada menit ke 15 Indonesia mendapatkan Pinalti saat Beckam Putra didorong dari belakang saat menerima umpan dari fajar, dan akan melakukan tendangan, sayangnya wasit tidak menganggap itu sebuah pelanggaran.
Memasuki babak ke dua permainan Indonenesia tidak mengendorkan serangan, gempuran demi gempuran dilakukan, namunsayang pada menit ke 54 setelah menerima bola long pass yang dihalau oleh pemain belakang kita dan jatuh ke kakai pemain nomor punggung 10 yaitu Luqman Hakim manggiring bola sedikti ke tengah dan pemain gelandang bertahan Indonesia terlampat menutup ruang gerak, dan Luqman hakim melakukan tembakan jarak jauh dari luar kotak pinalti, yang sangat kenacang ke sisi kiri gawang Ernando, dan bola tidak terjangaku sehingga merubah kedudukan menjadi 2-1, usaha para pemian muda Indonesia tidak pernah suruh terus mencecar pertahanan Malaysia, dan pada menit ke 80 Fajar faturchman mampu menyamakn kedudukan 2-2 bahkan berselang satu menit Brylian Aldama mampu mencetak Goal sehingga pasukan Garuda muda memimpin sementara menjadi 3-2, sayangnya beberapa detik berselang Malaysia mendapatkan hadiah pinalti,saat pemain belakang menghalau bola namun pemain Malaysia jatuh, padahal kalau dilihat, bek Indonesia taklingnya bersih mengenai Bola, akan tetapi wasit menunjuk titik putih, eksekutor Malaysia berhasil menjalankan tugasnya untuk menyamakan kedudukan, menjadi 3-3, sampai peluit tanda berakhir pertandingan dibunyikan kedudukan tetap 3-3 sehingga harus dilakukan perpanjangan waktu.
Pada masa perpanjangan waktu terjadilah sebuah petaka pada menit ke 96 dimana pemain belakang Indonesia menjauhkan bola dari area kotak Pinalti, saat itu didorong jatuh oleh penyerang Malaysia, mestinya ini sebuah pelanggaran, namun wasit diam saja, justru malah saat bangkit dan mengejar pemain malaysia yang berhasil menguasi bola, disaat mencoba merebut bola dan melakukan takling dari belakang wasit meniup peluit sebagai tanda pelanggaran dan memberikan tendangan bebas untuk malaysia, dan ini dimanfaatkan betul oleh pemain Malaysia untuk menkonversi menjadi sebuah Goal sehingga unggul 4-1, pemain Indonesia tidak henti terus berjuang, bahkan sering mebahayakan gawang malaysia, namunsayang tidak ada goal yang tercipta sehingga samapi babak perpanjangan waktu berakhir kedudukan tetap 4-3 untuk Malaysia sehingga Malaysia melaju ke final, menghadapi Australia.
Sebuah catatan, sepertinya wasit sangat berat sebelah, seringkali para pemain Indonesia terutama Supriadi di babak pertma pada menit ke 9 didorong jatuh saat membawa bola namun wasit membiarkan, namun apabila pemain Indonesia melanggar dengan sebuah sentuhan dan bhakan tidak tergolong pelanggaran langsung sang wasit meniup peluit sebagai pelanggaran.
MENGAPA TIMNAS INDONESIA SELALU DIPERDAYA ?
Agustus 14, 2019
BAGUS KAHFI DAN BAGAS KAFA PEMBERI WARNA PADA TIMNAS U-18
TIMNAS U-18 MEMASTIKAN LOLOS KE SEMIFINAL PIALA AFF U-18
Hari ini pertandingan ke 5 dalam babak penyisian group piala AFF yang diselenggarakan di vietnam telah memastikan kedua tim lolos ke semi final, yaitu Indonesia dan Myanmar, namun sebenarnya kepastian itu sudah didapat dari hasil pertandingan ke 4, dimana Indonesia dan Myanmar sama-sama sudah mengantongi 12 namaun Indonesia memiliki selisih jumlah goal yang lebih tingi daripada Myanmar, sehingga Indonesia berada pada posisi Puncak klasemen.
Mengamati jalanya pertendingan Indonesia VS Myanmar yang disiarkan oleh SCTV, berjalan sangat alot saling jual beli serangan, bahakn bisa di bilang kualitas permainan dalam tempo yang lebih cepat di banding pertandingan-pertandingan sebelumnya, sepertinya pelatih Fachri Husaeni telah belajar dari saat melawan Laos kemarin, maka indonesia berusaha terus selalu menekan , namun karena koordinasi pertahanan Myanmar sangat rapi sehingga sulit ditembus dan samapai babak pertama berakhir kedudukan masih kacamata alias 0-0.
Memasuki babak ke dua rupanya Myanmar ingin memberikan pelajaran kepada Indonesia, terbukti serangan yang di awali dari sayap kiri mampu menembus pertahanan lawan dan pada menit ke 47 sebuah umpan lambung yang diangakat ke kotak pinalti mampu dikontrol penyerang Myanmar dan melakukan tembakan yang sebenarnya tidak kencang namun menusuk masuk ke gawang Indonesia, disin ada kesalahan koordinasi pertahanan Indonesia, 4 pemain belakang terpengaruh pergerakan bola , bahkan pada posisi saling berdekatan di tiang dekat, tidak mengantisipasi pergerakan penyerang lawan yang naik dari belakang dan bisa berdiri bebas, hal ini harus menh=jadikan bahan evaluasi dan koreksi bagi pelatih Fachri Husaeni,untung saja pada menit ke 66 terjadi sebuah pelanggaran di bibir kotak pinalti, yang mana M.Fajar FAturochman saat menerima umpan silang dan hendak mengotrol bola untuk dilakuakn Shooting dilanggar oleh dua pemain lawan sehingga wasit memberikan tendangan bebas, dan sang kapten yang maju sebagai algojo, mampu melesakan bola dengan keras membelah tembok hidup dan bola melesak tidak bisa diantisipasi oleh penjaga gawang Myanmar, dan kedudukan menjadi 1-1 sampai babak ke dua berakhir.
Dengan Torehan hasil tersebut maka Timnas Indonesia mengoleksi 13 nila sama dengan Myanmar namun Indonesia menjadi Juara group melaju ke semi final didampingi Myanmar sebagai runner up group, sedangkan lawan yang akan dihadapi masih menunggu pertandingan terakhir groub B yang sepertinya akan diwakili oleh Malaysia dan Australia, dan hal yang sangat mengejutkan adalah dipertandingan ke 4 di Group B Malaysia mampu menakhlukan Australia dengan Skor telak 3-0 ini sebuah kejuttan besar.
Sesuatu yang menarik dalam laga piala AFF ini Indonesia memiliki pemain kembar yang bermain bersama, mereka memiliki wajah, postur tubuh yang sama persis, maka untuk mebedakan agar pelatih tidak bingung salah satu rambutnya di cukur danyang satu dibiarkan gondrong kribo.
Si kembar tersebut adalah Bagus Kahfi dan Bagas Kafa, keduanya memiliki skill individu yang sama, namun pelatih menghendaki Bagas Kafa dijadikan bek kanan ( pemain belakang ) sedangkan Bagus Kahfi sebagai striker, padahal asalnya Bagas Kafa juga merupakan striker, andaikan saya jadi pelatih justru kedauanya saya jadikan Striker dengan potongan rambut yang sama sehingga membuat lawan bingung.
Bagus Kahfi memang benar-benar striker yang cerdik, mobilitasnya juga cukup tinggi , selalu bisa menempatkan posisi yang tepat dan panadi mengelabuhi lawan, naluri mencetak goalnya cukup tinggi, tak jauh berbeda Bagus Kafa, dia juga sering over laping mengobrak-abrik pertahanan lawan dengan skill individunya, kedua pemain ini benar-benar memberi warna dalam Tim.
Semoga nanti bisa bertemu Malasia di final sehingga Bagas - Bagus bisa mengalahkan Upin-Ipin.
Hari ini pertandingan ke 5 dalam babak penyisian group piala AFF yang diselenggarakan di vietnam telah memastikan kedua tim lolos ke semi final, yaitu Indonesia dan Myanmar, namun sebenarnya kepastian itu sudah didapat dari hasil pertandingan ke 4, dimana Indonesia dan Myanmar sama-sama sudah mengantongi 12 namaun Indonesia memiliki selisih jumlah goal yang lebih tingi daripada Myanmar, sehingga Indonesia berada pada posisi Puncak klasemen.
Mengamati jalanya pertendingan Indonesia VS Myanmar yang disiarkan oleh SCTV, berjalan sangat alot saling jual beli serangan, bahakn bisa di bilang kualitas permainan dalam tempo yang lebih cepat di banding pertandingan-pertandingan sebelumnya, sepertinya pelatih Fachri Husaeni telah belajar dari saat melawan Laos kemarin, maka indonesia berusaha terus selalu menekan , namun karena koordinasi pertahanan Myanmar sangat rapi sehingga sulit ditembus dan samapai babak pertama berakhir kedudukan masih kacamata alias 0-0.
Memasuki babak ke dua rupanya Myanmar ingin memberikan pelajaran kepada Indonesia, terbukti serangan yang di awali dari sayap kiri mampu menembus pertahanan lawan dan pada menit ke 47 sebuah umpan lambung yang diangakat ke kotak pinalti mampu dikontrol penyerang Myanmar dan melakukan tembakan yang sebenarnya tidak kencang namun menusuk masuk ke gawang Indonesia, disin ada kesalahan koordinasi pertahanan Indonesia, 4 pemain belakang terpengaruh pergerakan bola , bahkan pada posisi saling berdekatan di tiang dekat, tidak mengantisipasi pergerakan penyerang lawan yang naik dari belakang dan bisa berdiri bebas, hal ini harus menh=jadikan bahan evaluasi dan koreksi bagi pelatih Fachri Husaeni,untung saja pada menit ke 66 terjadi sebuah pelanggaran di bibir kotak pinalti, yang mana M.Fajar FAturochman saat menerima umpan silang dan hendak mengotrol bola untuk dilakuakn Shooting dilanggar oleh dua pemain lawan sehingga wasit memberikan tendangan bebas, dan sang kapten yang maju sebagai algojo, mampu melesakan bola dengan keras membelah tembok hidup dan bola melesak tidak bisa diantisipasi oleh penjaga gawang Myanmar, dan kedudukan menjadi 1-1 sampai babak ke dua berakhir.
Dengan Torehan hasil tersebut maka Timnas Indonesia mengoleksi 13 nila sama dengan Myanmar namun Indonesia menjadi Juara group melaju ke semi final didampingi Myanmar sebagai runner up group, sedangkan lawan yang akan dihadapi masih menunggu pertandingan terakhir groub B yang sepertinya akan diwakili oleh Malaysia dan Australia, dan hal yang sangat mengejutkan adalah dipertandingan ke 4 di Group B Malaysia mampu menakhlukan Australia dengan Skor telak 3-0 ini sebuah kejuttan besar.
Sesuatu yang menarik dalam laga piala AFF ini Indonesia memiliki pemain kembar yang bermain bersama, mereka memiliki wajah, postur tubuh yang sama persis, maka untuk mebedakan agar pelatih tidak bingung salah satu rambutnya di cukur danyang satu dibiarkan gondrong kribo.
Si kembar tersebut adalah Bagus Kahfi dan Bagas Kafa, keduanya memiliki skill individu yang sama, namun pelatih menghendaki Bagas Kafa dijadikan bek kanan ( pemain belakang ) sedangkan Bagus Kahfi sebagai striker, padahal asalnya Bagas Kafa juga merupakan striker, andaikan saya jadi pelatih justru kedauanya saya jadikan Striker dengan potongan rambut yang sama sehingga membuat lawan bingung.
Bagus Kahfi memang benar-benar striker yang cerdik, mobilitasnya juga cukup tinggi , selalu bisa menempatkan posisi yang tepat dan panadi mengelabuhi lawan, naluri mencetak goalnya cukup tinggi, tak jauh berbeda Bagus Kafa, dia juga sering over laping mengobrak-abrik pertahanan lawan dengan skill individunya, kedua pemain ini benar-benar memberi warna dalam Tim.
Semoga nanti bisa bertemu Malasia di final sehingga Bagas - Bagus bisa mengalahkan Upin-Ipin.
Agustus 12, 2019
TIMNAS U-18 NYARIS TERSANDUNG LAOS DENGAN NEGATIVE FOOTBALL NYA
KEJUTAN DAN SANGAT NYARIS
Putaran penyisihan group piala AFF U-18 sudah hampir selesai tepanya sudah 4 laga dimainkan, yang mana Timnas U-23 Garuda muda sudah melakoani 3 pertandingan yang sangta fantastis, memperoleh kemenangan yang sangta telak dan meyakinkan, mengunduli Philipina 7-1, Timor Leste skor 4-0 serta Brunei darusalam 6-1 dan laga ke 4 menghadapi Laos dengan skor tipis 2-1.
Sebuah ujian dari Timnas Laos, yang mana karakter permainan dan penerapan strategi pelatih Laos sangat jitu, permainan Indonesia hampir tidak berkembang dan sangat sulit menembus pertahanan Laos . Muhammad Supriyadi yang memiliki skill dribling cukup bagus , kecepatan berlari sangat tinggi, bisa diredam oleh dua pemain sayap dan pemain belakang lawan, seperti tidak pernah diberi ruang gerak, setiap membawa bola langsung di sergap bahkan selalu dilanggar dengan keras, karena pelatih laos sangat paham , sehingga menugaskan pemainya untuk selalau mematikan SUpriyadi, dan ini berhasil, bahkan sangking seringnya di langgar, maka Supriyadi sempat cedera dan akhirnya digantikan oleh M.Fajar.
Dengan keluarnya Supriyadi maka beban pemain belakang sedikit ringan walaupun M.Fajar tidak kalah dengan Supriyadi, namun para pemain belakang tidak terlalu ketat menjaganya, dengan kurangnya beban maka serangan-serangan Laos makin berkembang, bahkan secara ball position pada babak pertama diungguli oleh Laos, seringakali para pemain laos mempergakan permaina tik-tak satu dua dengan cepat, yang membuat para pemain belakang Timnas Indonesia bekerja ekstra keras, serangan-serangan yang dibangun anak-anak Garuda Muda sering kandas, dengan rapat adn disiplinya pertahanan Laos, ditunjangbkerja apik dari penjaga gawang LAos yang mampu menghalau tendangan-tendangan dari para penyerang Indonesia.
Gaya permainan laos sudah banyak sekali meningkat, yang awalmnya mungkin tidak diunggulkan, nyatanya justru membuat repot Indonesia, pola permainan antara Laos, Myanmar, Vietnam , dan Thailand hampir sama, melakukan penetrasi-penetrasi dan serangan kerjasama yang sangat cepat, ini membuat Timnas Indonesia nyaris terganjal dan tercoreng hasil positif sebelumnya, bagaiman tidak ? pada menit ke 68.34, sebuah serangan dari sayap kanan , pemain laos berhasil menyodorkan umpan back pass ke pamain nomor punggung 23, dengan mengelabuhi 1 pemain tengah Indonesia, menyodorkan bola sedikit, punya ruang tembakdan melesakan bola dari luar kotak pinalty disaat para pemain Indonesia belum sempat melakukan Blocking, bisa terkonversi menjadi sebuah Goal.
Rupanya para pemain Timnas Indoensia dengan kejadian goal tersebut terhenta dan ibarat tersengat lebah hutan, langsung bangkit dan melakukan serangan dengan cepat, kecerdikan Bagus Kahfi saat bola di terima Sutan Zico terlepas karena ketatnya penajagaan ,dalam kotak pinalty lawan dengan cepat dikejar dan diambil oleh Bagus Kahfi, digiring menusuk kotak pinalti dihadang 4 pemain belakang lawan, dan membaut ruang tembak, kemudian dengan kaki kiri melesakan bola ke sudut kiri penjaga gawang , dan penjaga gawang tidak mampu menjangkau, maka terciptalah goal di menit 72 untuk menyamakan kedudukan.
Timnas Garuda muda tidak mengendorkan serangan , pada masa injury time babak ke 2 menit ke 90, sebuah serangan dari sayap kanan, Bagas Kafa kembaran dari Bagus Kahfi, mebribel bola , jauh ke depan, saat melihat bagus Kahfi sudah masuk daerah kotak pinalty lawan, Bagas Kahfa melakukan crossing umpan silang, bola dicongkel dengan tumit Bagus Kahfi, dan menganai lutut pemain belakang Laos dan memperdaya penjaga gawang sehingga bola melambung mulus masuk ke gawang, terjadilah Goal bunuh diri sehingga kedudukan 2-1 untuk kemenangan Indonesia.
Para pemain laos meskipun sebenarnya bisa bermain sangat baik, namun sayangnya menerakan strategi sepak bola negatif, drama-drama cedera sering diperagakan dengan tujuan untuk mengulur-ulur waktu terlbih setelah unggul 1-0, penjaga gawang sering atrakasi untuk memancing keributan, demikian juga para pemain Laos yang lain, bahkan setelah Wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan , sempat terjadi keributan kecil yang hampir menjadikan perkelahian antar pemain, untung saja wasit sigap dan pelatih sigap melerai.
Ujian berat terakhir sebelum melangkah babak semi final adalah menghadapai Myanmar besok pada tanggal 14 Agustus sore, para pemain harus tetpa waspada dan harus menjaga kedisiplinanan, dengan 4 kali kemenangan tersebut Indonesia mengumpulkan nilai 12 dangn torehan Goal memasukan ke gawang lawan 19 goal dan kemasukan 3 Goal, sehingga dipastikan bisa lolos ke Semifinal.
DIBUTUHKAN SEGERA SARJANA TEKNIK SIPIL
LOWONGAN DARI TEMAN SAYA , BARANGKALAI ADA YANG COCOK
Hai All.. Mungkin ada sanak famili yg ingin berkarier di Jogja. Developer ternama di Jogja dengan proyek di Jogja dsk, Boyolali, Solo, Semarang, sedang membutuhkan segera (segera ya, gak pakai lama) Sarjana teknik sipil dan accounting proyek. Syarat utama pengalaman minimal 3 tahun. Remunerasi tentu menarik. Yg dari luar Jogja disediakan rumah tinggal (ya rumah. Bukan kamar). Info lanjut monggo inbox boleh, WA 082327691989 atau langsung email CV ke rifky.bic904@gmail.com .Demikian.Terima Kasih. Colek pakarnya pakar teknik Sipil Om Denawi Usman dan yang punya Jogja Om Paulus Susanto. . dan tak lupa mohon ijin Komandan Azis Anshoriy. Monggo...simak salah satu video peresmian proyeknya... https://youtu.be/dxP6_7jnMJQ
Hai All.. Mungkin ada sanak famili yg ingin berkarier di Jogja. Developer ternama di Jogja dengan proyek di Jogja dsk, Boyolali, Solo, Semarang, sedang membutuhkan segera (segera ya, gak pakai lama) Sarjana teknik sipil dan accounting proyek. Syarat utama pengalaman minimal 3 tahun. Remunerasi tentu menarik. Yg dari luar Jogja disediakan rumah tinggal (ya rumah. Bukan kamar). Info lanjut monggo inbox boleh, WA 082327691989 atau langsung email CV ke rifky.bic904@gmail.com .Demikian.Terima Kasih. Colek pakarnya pakar teknik Sipil Om Denawi Usman dan yang punya Jogja Om Paulus Susanto. . dan tak lupa mohon ijin Komandan Azis Anshoriy. Monggo...simak salah satu video peresmian proyeknya... https://youtu.be/dxP6_7jnMJQ
Agustus 10, 2019
TIMNAS INDONESIA MENANG TELAK 6-1 ATAS BRUNEI
KEMENANGAN 6-1 ATAS BRUNEI DARUSALAM BELUM JADI TOLOK UKUR
Hari ini Sabtu Timnas Garuda Muda U-18 memasuki pertandingan ke 3 melawan Brunei Darusalam dalam ajang piala AFF yang diselenggarakan di Vietnam, setelah sebelumnya menggulung Philipina 7-1 dan melibas Timor leste 4-0.
Brunei Darusalam adalah negara kecil yang kaya raya, namun dalam perepak bolaan memang masih sangta tertinggal jauh dengan negara-negara asia tenggara, entah sistem pembinaanya atau memeang generasinya kurang begitu bergairah bermain Sepak Bola, jadi mengikuti pertandingan di piala AFF mungkin hanya sebagai pelengkap kegiatan.
Terbukti dari dua kali berlaga Brunai menjadi bulan-bulanan, dalam pertandingn ke 3 ini juga di hajar habis oleh Garuda muda, jalanya pertandingan jelas sangat tidak menarik, karena nyaris para pemain dari Brunai benar-benar tidak bisa memberi perlawanan berarti bagi Indonesia, di babak pertama selalu dibombardir oleh Bagus Kahfi, Beckam dan rekan-rekan, serangan demi serangan yang berhgelombang dari segala arah membuat para pemain Brunai sangat kebingungan, nyaris tidak pernah mendapatkan bola, apalagi bisa melakukan serangan balik,sehingga dengan mudahnya para pemain Indonesia melakukan 35 kali percobaan tendangan on target, sementara Brunei tidaka ada sama sekali, namun dari 35 tendangan on target tersebut yang terkonversi menjadi goal hanya 5 ini dikarenakan penjaga gawang Brunei cukup cekatan meski berpostur tubuh kecil, dan akhir dari babak pertama kedudukan 5-0 untuk kemenangan Timnas Garuda muda U-18.
Memasuki babak ke dua Timanas Indonesia tidak mengendorkan serangan, masih selalu menekan, seakan-akan haus goal ingin menunjukan bahwa bisa mengalahkan Brunei dengan goal yang sebanyak-banyaknya, namun ada sedikit kesalahan pemain belakang Indonesia sehingga ada pemain Brunei yang mampu mencuri bola dan berhadapan penjaga gawang Indonesia dan berhasil mengkonversi menjadi Goal dan kedudukan menjadi 5-1, para pemain Indonesia dengan kejadian tersebut terhenyak, dan bangkit lagi untuk menyerang, dan bisa menambah 1 goal sampai peluit panjang berakhir dengan kedudukan 6-1 untuk kemenangan Indonesia.
Meskipun menang telak menurut kami permainan masih kurang greget, masih berjalan lamban, kecepatan perlu ditingkatkan, karena lawan-lawan ke depan apa bila bisa masuk ke semi finala akan bertemu dengan Thailand maupun vietnam yang memiliki kecepatan dankoordinasi bermain mereka sangatlah bagus.
Jadi kemenangan 6-1 ini beum merupakan tolok ukur keberhasilan, Timnas,walaupun kita tetap mengaprisiasi perjuangan para pasukan Garuda Muda, namun keberhasilan adalah hasil akhir yang bisa membawa pulang Juara 1.
Hari ini Sabtu Timnas Garuda Muda U-18 memasuki pertandingan ke 3 melawan Brunei Darusalam dalam ajang piala AFF yang diselenggarakan di Vietnam, setelah sebelumnya menggulung Philipina 7-1 dan melibas Timor leste 4-0.
Brunei Darusalam adalah negara kecil yang kaya raya, namun dalam perepak bolaan memang masih sangta tertinggal jauh dengan negara-negara asia tenggara, entah sistem pembinaanya atau memeang generasinya kurang begitu bergairah bermain Sepak Bola, jadi mengikuti pertandingan di piala AFF mungkin hanya sebagai pelengkap kegiatan.
Terbukti dari dua kali berlaga Brunai menjadi bulan-bulanan, dalam pertandingn ke 3 ini juga di hajar habis oleh Garuda muda, jalanya pertandingan jelas sangat tidak menarik, karena nyaris para pemain dari Brunai benar-benar tidak bisa memberi perlawanan berarti bagi Indonesia, di babak pertama selalu dibombardir oleh Bagus Kahfi, Beckam dan rekan-rekan, serangan demi serangan yang berhgelombang dari segala arah membuat para pemain Brunai sangat kebingungan, nyaris tidak pernah mendapatkan bola, apalagi bisa melakukan serangan balik,sehingga dengan mudahnya para pemain Indonesia melakukan 35 kali percobaan tendangan on target, sementara Brunei tidaka ada sama sekali, namun dari 35 tendangan on target tersebut yang terkonversi menjadi goal hanya 5 ini dikarenakan penjaga gawang Brunei cukup cekatan meski berpostur tubuh kecil, dan akhir dari babak pertama kedudukan 5-0 untuk kemenangan Timnas Garuda muda U-18.
Memasuki babak ke dua Timanas Indonesia tidak mengendorkan serangan, masih selalu menekan, seakan-akan haus goal ingin menunjukan bahwa bisa mengalahkan Brunei dengan goal yang sebanyak-banyaknya, namun ada sedikit kesalahan pemain belakang Indonesia sehingga ada pemain Brunei yang mampu mencuri bola dan berhadapan penjaga gawang Indonesia dan berhasil mengkonversi menjadi Goal dan kedudukan menjadi 5-1, para pemain Indonesia dengan kejadian tersebut terhenyak, dan bangkit lagi untuk menyerang, dan bisa menambah 1 goal sampai peluit panjang berakhir dengan kedudukan 6-1 untuk kemenangan Indonesia.
Meskipun menang telak menurut kami permainan masih kurang greget, masih berjalan lamban, kecepatan perlu ditingkatkan, karena lawan-lawan ke depan apa bila bisa masuk ke semi finala akan bertemu dengan Thailand maupun vietnam yang memiliki kecepatan dankoordinasi bermain mereka sangatlah bagus.
Jadi kemenangan 6-1 ini beum merupakan tolok ukur keberhasilan, Timnas,walaupun kita tetap mengaprisiasi perjuangan para pasukan Garuda Muda, namun keberhasilan adalah hasil akhir yang bisa membawa pulang Juara 1.
Langganan:
Postingan (Atom)
POLYESTER,KESEHATAN,PENGOBATAN,SEPAKBOLA,CARA DAN TIP
Arti Kata "Rice" dalam Bahasa Indonesia: Dari Padi, Gabah, Beras Hingga Nasi
Kalau di bahasa Inggris cuma ada 1 kata "RICE" untuk semua yang berhubungan dengan padi, di Indonesia beda cerita Bahasa Indonesi...
-
TIP ATAU CARA MEMASAK DAUN SINGKONG EMPUK DAN TETAP HIJAU SAAT DIREBUS DAN TERHINDAR DARI KERACUNAN Semestinya orang Indonesia tidaklah a...
-
MENGHILANGKAN BAU AMIS PADA TELUR BEBEK Siapa yang tidak kenal bebek dan telurnya, pasti semua orang tau, bahkan sekarang sudah sangat la...
-
PENGERTIAN DASAR DAN PENGUJIAN MELT INDEX BIJI PLASTIC PENGERTIAN MELT INDEX - Disebut juga Melt Flow Rate. - Suatu n...
