SEPAK BOLA
SEA GAME : TIMNAS INDONESIA KEHUJANAN KARTU, TIMPANG SAAT MENGHADAPI MALAYSIA
PEREBUTAN PERUNGGU
Timnas
Garuda muda telah gagal melaju ke puncak perebutan medali emas di Sea Game ke 31 Vietnam, setelah kalah dari
Thailand dengan skor tipis 0-1.
Dalam babak
semifinal sebenarnya Timnas besutan Shin Tae Yong ini membawa misi balas dendam
dengan Thailand karena kalah disaat perhelatan piala AFF beberapa waktu lalu,
sehingga peertandingan berjalan sangat alot, tekanan demi tekanan Timnas Indonesia
terus dilancarkan, bahkan beberapa peluang sempat tercipta, sayangnya sampai
babak ke 2 berakhir tidak satupun gol tercipta, demikian juga Thailand tidak
tinggal diam untuk merespon permainan Indonesia, namun sama juga tidak mampu
menciptakan gol sehingga dilakukan babak tambahan 2x15 menit.

Dengan
tidak bisa tampilnya pemain pilar Indonesia seperti Asnawi Mangkualam Bahar yang biasa pada posisi
bek kanan, dikarenakan aku,ulasi kartu kuning, sehingga menjadikan titik lemah,
mesti diisi oleh Rahmat Irianto yang sarat pengalaman bermain sebagai pemain
belakang, sebuah petaka terjadi pada menit ke 5 babak tambahan dimana serangan
Thailand menerobos sisi kanan kemudian bola disodorkan ke dalam kotak pinalti,
halauan bola dari dewangga tidak tepat sehingga bola jatuh ke kaki pemain
Thailand dan dengan tenang melakukan tendangan keras yang tidak mampu dijangkau
oleh Ernando Ari, sehingga berubahlah kedudukan menjadi 0-1, dengan ketinggalan
satu gol para pemain Indonesia mencoba meningkatkan serangan, namun selalu
gagal, sangking tingginya tensi pertandingan dan para pemain Thailand mencoba
melakukan drama-drama di tengah lapangan, membuat emosi para pemain Indonesia
hilang control, diawali pelanggaran
keras Firza Andika, sehingga situasi memanas dan Ricky Kambuaya yang sudah
mendapat kartu kuning terpancing demikian juga Rahmat Irianto ikut-ikutan
terpancing segingga wasit asal UEA mengeluarkan 3 kartu merah terhadapa pemain
Indonesia dan 1 kartu merah untuk pemain Thailand.
Terlepas
dari insiden tersebut, spertinya kinerja wasit perlu dipertanyakan, sangta
berat sebelah, semisal nomor punggung 6 dari Thailand di babak pertama
melakukan tackling keras terhadap Egy Maulana Vikri akan tetapi tidak mendapat
kartu kuning, bahkan sepanjang babak pertama dan k e dua setidaknya dia telah
melanggar Eggy sebanyak 6 kali namun wasit tidak juga memberikan kartu.
Dengan
keunggulan in maka Thailand berhak melaju ke babak final menghadapi pemenang
antara Vietnam melawan Malaysia, dan Indonesia akan menghadapi tim yang kalah
antara Vietnam VS Malaysia, guna memperebutkan medali perunggu.
Pelatih
Timnas Indonesia Shin Tae Yong tentu saja pusing dengan kondisi tim guna
persiapan perebutan medali perunggu, Karena 3 pemain terkena kartu nerah, 2
pemain cidera, padahal keseluruhan tim hanya terdiri dari 20 pemain maka tinggal
menyisakan 15 pemain.
Halo semuanya!
PT. Vaksindo Satwa Nusantara (Japfa Group) saat ini sedang mencari posisi Jr. R & D Specialist Tissue Culture.
Kriteria :
-Usia Maksimal 30 tahun.
-Lulusan S1 Biologi, Bioteknologi atau kedokteran Hewan.
-Memiliki pengalaman sebagai R&D supervisor atau R&D spesialis di perusahaan vaksin atau farmasi lebih diutamakan.
-Menguasai proses isolasi visus.
-Menguasai proses trial, pemeliharaan sel dan sel line.
-Menguasai proses kultur sel.
-Lancar berbahasa Inggris baik secara lican dan tulisan.
-Memiliki kesehatan jasmani yang baik.
Tanggung Jawab :
Bertanggung jawab menangani kegiatan penelitian berbasis Kultur Sel, baik untuk poultry, swine atau lainnya.
Penempatan: Gunung Putri, Bogor.
Silahkan kirimkan cv terbaru ke email Febby.runggih@japfa.com dengan subject JRD_STC .
Terimakasih!