Mengoperasikan alat ICP - Inductively Coupled Plasma dan AAS - Atomic Absorption Spectroscopy itu nggak bisa asal nyalain. Salah persiapan dikit, bisa bahaya + datanya ngaco + alat rusak miliaran.
Biar aman dan hasil valid, ini checklist lengkap yang wajib disiapin sebelum nyalain ICP dan AAS.
1. ALAT PENDUKUNG WAJIB
Tanpa alat ini, ICP/AAS nggak akan jalan maksimal.
| Alat | Fungsi untuk ICP | Fungsi untuk AAS | Catatan Penting |
|---|---|---|---|
| Gas Argon | Gas plasma, gas pendingin, gas pembawa | Gas pelindung nyala AAS | ICP butuh 15-20 L/menit. AAS butuh 10-15 L/menit. Harus 99.999% purity |
| Gas Asetilen | - | Bahan bakar nyala api | Tabung harus ada flashback arrestor. Wajib di luar ruangan |
| Chiller / Water Recirculator | Mendinginkan torch ICP | - | Suhu dijaga 20°C. Kalau mati, torch bisa meleleh |
| Vacuum Pump | Untuk nebulizer & spray chamber | Untuk tungku grafit GFAAS | Cek oli rutin |
| Kompresor Udara | - | Gas pendukung nyala api | Harus bersih, bebas oli dan air |
| UPS / Stabilizer | Wajib | Wajib | ICP & AAS sensitif sama listrik turun. 1x mati bisa error kalibrasi |
2. BAHAN PENDUKUNG / REAGEN
Ini yang sering bikin hasil jelek kalau abai.
- Larutan Standar / Standard Solution
Buat bikin kurva kalibrasi. Harus traceable NIST. Simpan di 4°C. - Blanko / Reagen Blank
Biasanya asam nitrat 2% v/v atau aquabides. Buat zeroing alat. - Larutan Internal Standard
Khusus ICP. Contoh: Yttrium, Scandium. Buat koreksi drift. - Asam untuk Destruksi Sampel
HNO3 p.a, HCl p.a, H2O2. Semua harus grade pro analisis. - Gas Argon & Asetilen
Pastikan tekanan cukup. Argon < 5 bar = ICP auto shutdown.
3. ALAT PELINDUNG DIRI - APD WAJIB
ICP dan AAS pakai api, tekanan tinggi, asam kuat. Safety nomor 1.
APD Dasar:
- Lab Coat lengan panjang anti asam
- Sarung Tangan Nitril Dobel kalau pegang asam pekat
- Kacamata Safety / Goggles Wajib saat ganti lampu AAS atau pasang torch ICP
- Sepatu Tertutup Dilarang sandal
APD Tambahan untuk AAS:
- Masker Respirator Kalau pakai tungku grafit, ada asap logam berbahaya
Fasilitas Lab:
- Lemari Asam / Fume Hood Wajib. Buang asap dari nyala api AAS & exhaust ICP
- APAR & Selimut Api Dekat tabung asetilen
- Shower & Eye Wash Station Jaga-jaga kena cipratan asam
- Detektor Kebocoran Gas Untuk gas asetilen
4. LINGKUNGAN & ADMINISTRASI LAB
Sering dilupain padahal penting.
- Listrik: 220V stabil. Pisahkan jalur ICP/AAS dengan AC.
- Suhu Ruangan: 18-25°C. Kelembaban <70 error="" icp="" kalau="" kepanasan.="" li=""> 70>
- Ventilasi: Exhaust ICP harus keluar gedung. Mengandung NOx.
- SOP & Logbook: Catat semua: tekanan gas, kondisi lampu, hasil QC. Buat traceability.
- Training Operator: Jangan operasikan kalau belum dilatih. Resiko meledak di AAS & torch pecah di ICP tinggi.
5. CHECKLIST 10 MENIT SEBELUM NYALAIN
Print ini dan tempel di depan alat 👇
Untuk ICP:
- Cek level air chiller > 80%
- Cek tekanan Argon > 6 bar
- Nyalakan exhaust & chiller dulu, tunggu 10 menit
- Cek tidak ada kebocoran di selang
- Baru nyalakan ICP
Untuk AAS:
- Cek tabung Asetilen & Udara cukup
- Nyalakan exhaust fume hood
- Pasang lampu sesuai unsur, tunggu warm up 20 menit
- Cek burner head bersih, tidak ada kerak
- Lakukan uji nyala & cek kebocoran gas
KESIMPULAN
Singkatnya: ICP = boros persiapan, tapi sekali jalan beres. Butuh chiller, argon banyak, listrik stabil.
AAS = lebih simpel, tapi harus ekstra hati-hati sama gas asetilen dan APD.
Kalau 1 poin di atas kelewat, siap-siap hasil jelek atau alat rusak.
Baca juga artikel ini :

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Buka terus info, ambil artikel bermanfaat,sebarkan ke semua orang,
Untuk mencari artikel yang lain, masuk ke versi web di bawah artikel, ketik judul yang dicari pada kolom "Cari Blog di sini " lalu enter
Kami berbagi informasi,pengetahuan dan pengalaman,silahkan anda berbagi rezeqi,Semoga anda mendapatkan manfaat, apabila ingin bersodaqoh atau infak/ donasi ( seikhlasnya ) silahkan transfer ke rek BCA : 0152782819
Atas nama Sunarta
yang sudah bersodaqoh / transfer saya doakan sehat selalu banyak rezeqi berlimpah ruah, dimudahkan segala urusanya.