Melanjutkan rundown atau susunan acara pelaksanaan resepsi pernikahan yang diselenggarakan oleh pihak keluarga mempelai wanita.
Setelah prosesi akad nikah di pagi hari yang dipandu oleh perwakilan dari Kantor Urusan Agama (KUA), selang beberapa jam kemudian biasanya langsung dilanjutkan acara resepsi. Acara ini untuk mengundang saudara, kerabat, tetangga, dan kolega. Lokasinya bisa dilaksanakan di gedung pertemuan, hotel, atau di rumah mempelai wanita.
TONTON VIDEO INI :
Video: Serah Terima Pengantin Bahasa Jawa Krama Inggil Adat Solo
Sesuai acara yang telah disusun, semua panitia melaksanakan tugas sesuai dapukan masing-masing. Pembawa acara atau Pranatacara memulai dengan pembukaan dan membacakan susunan acara. Karena menggunakan Adat Jawa Solo, maka bahasa yang digunakan adalah Bahasa Jawa Krama Inggil yang halus, bahasa yang dulu digunakan di lingkungan kerajaan.
Setelah susunan acara dibacakan, puncak acara adalah Upacara Pasrah Panampi Penganten atau proses penyerahan pengantin pria kepada keluarga mempelai wanita.
1. Prosesi Pasrah Penganten Kakung (Penyerahan Pengantin Pria)
Rombongan pengantin pria datang dipimpin oleh sesepuh atau orang yang ditunjuk sebagai Juru Bicara, didampingi kedua orang tua mempelai pria. Juru bicara ini menyampaikan penyerahan dengan membawa serah-serahan berupa oleh-oleh beraneka barang dan makanan sebagai tanda kebahagiaan.
Contoh Teks Pasrah Manten Bahasa Jawa Krama Inggil:
> _Nuwun, para pepundhen, para sesepuh, para pinisepuh ingkang dahat kinurmatan._
>
> _Keparenga kula minangka talang atur saking Bapak [Nama Ayah Mempelai Pria] sakulawarga, ngaturaken sembah pangabekti, mugi katur dhumateng panjenengan sedaya._
>
> _Sepisan, ngaturaken gunging panuwun awit sampun kersa nampi rawuh kawula sakrombongan kanthi pasugatan ingkang sae._
>
> _Kaping kalih, keparenga kula masrahaken putra kakung kami, ingkang asma [Nama Mempelai Pria], dhumateng panjenengan Bapak [Nama Ayah Mempelai Wanita] sakulawarga, supadosa katampi dados putra mantu, lan dipun rakettaken jodhonipun kaliyan putri panjenengan, Rara [Nama Mempelai Wanita]._
>
> _Mboten kesupen, kula ugi ngaturaken sakperangan barang lan tetedan, minangka tanda raos bingah, mugi kersa katampi._
>
> _Mekaten atur pasrah saking kawula, mbok bilih wonten atur ingkang kirang trapsila, kula nyuwun agunging samudra pangaksami._
2. Prosesi Tampi / Panampi Penganten (Penerimaan Pengantin Pria)
Setelah selesai menyampaikan penyerahan, maka dari pihak mempelai wanita mewakilkan orang yang ditunjuk untuk menyampaikan penerimaan, juga dalam bahasa Jawa Krama Inggil.
Contoh Teks Tampi Manten Bahasa Jawa Krama Inggil:
> _Nuwun, matur sembah nuwun atur pasrah ingkang sampun dipun aturaken._
>
> _Kula minangka wakil saking Bapak [Nama Ayah Mempelai Wanita] sakulawarga, kanthi bingahing manah lan tangan kalih ingkang menga, nampi pasrah putra panjenengan, Mas [Nama Mempelai Pria]._
>
> _Sakmenika sampun resmi kula tampi dados putra mantu kawula piyambak. Mugi saged dados keluarga ingkang sakinah, mawaddah, warahmah, rukun ngantos kakek ninen._
>
> _Serah-serahan ingkang panjenengan aturaken ugi sampun kula tampi kanthi legawaning manah._
>
> _Mekaten atur panampi saking kawula._
3. Temu Manten dan Menuju Pelaminan
Setelah proses pasrah-tampi selesai, mempelai pria dijemput dan dipertemukan dengan mempelai wanita. Keduanya kemudian diiringi oleh kedua orang tua dan sesepuh untuk menuju ke pelaminan dengan diiringi gending Jawa Kebo Giro.
Setibanya di pelaminan, acara dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh pemuka agama atau sesepuh, yang diamini oleh seluruh tamu undangan.
Setelah doa selesai, hidangan disajikan yang dikoordinir oleh tim catering, dan diselingi dengan hiburan. Bisa hiburan campursari, electone, atau hiburan modern sesuai permintaan.
Sebagai penutup, setelah acara resepsi selesai, kedua pengantin turun dari pelaminan menuju pintu keluar untuk bersalaman melepas kepulangan para tamu undangan dan menerima ucapan selamat.
Tips Bagi Pembawa Acara Adat Solo:
Gunakan intonasi yang pelan, jelas, dan berwibawa. Jangan terlalu cepat. Kunci Pranatacara Solo adalah _reng-rengeng_ atau cengkok Jawa yang khas.
Semoga contoh teks ini bermanfaat untuk acara resepsi putra-putri panjenengan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Sebarkan artikel2 ini ke seluruh dunia
Kami berbagi informasi,pengetahuan dan pengalaman,silahkan anda berbagi rezeqi,Semoga anda mendapatkan manfaat, apabila ingin bersodaqoh atau infak/ donasi ( seikhlasnya ) silahkan transfer ke rek BCA : 0152782819
Atas nama Sunarta
yang sudah bersodaqoh / transfer saya doakan sehat selalu banyak rezeqi berlimpah ruah, dimudahkan segala urusanya.