Indonesia itu unik. Dari ujung gang sampai jalan tol antar provinsi, semua punya cerita. Transportasi darat di Indonesia bukan cuma soal pindah tempat, tapi juga cerminan budaya, ekonomi, dan perkembangan zaman.
Yang lahir tahun 1960an dan sekarang masih hidup pasti mengalami dan menyaksikan perkembangan moda transportasi darat ini.
Yuk kita telusuri perjalanannya dari yang paling tradisional sampai paling modern.
1. Era Tradisional: Tenaga Manusia & Hewan
Ini cikal bakal transportasi kita. Lambat tapi punya nilai budaya tinggi.
- Becak Genjot: Raja jalanan di tahun 60-80an. Digenjot dengan tenaga manusia. Masih bisa kita temui di Solo, Jogja, dan beberapa kota kecil.
- Dokar, Bendi, Andong: Transportasi tenaga kuda. Dokar/Bendi umum di Jateng & Jatim. Andong khas Jogja, sekarang jadi ikon wisata Malioboro.
2. Era Transisi: Mesin Masuk ke Kampung
- Becak Motor: Lahir karena tukang becak capek genjot. Pakai mesin motor di depan. Populer di Medan, Palembang, Makassar.
- Bajaj: Ikon Jakarta tahun 70-90an. Suaranya khas "ngooong". Sekarang mulai diganti bajaj listrik.
- Ojek Pangkalan: Mangkal di pasar, stasiun, sekolah. Pakai rompi, tarifnya ditawar.
3. Era Modern: Cepat, Praktis, Online
- Ojek Online: Ojek pangkalan "berevolusi". Dari nunggu di pangkalan jadi dipanggil lewat HP. Gojek, Grab.
- Angkutan Kota / Angkot: Raja jalanan kota. Walaupun kalah saing sama online, angkot tetap jadi tulang punggung warga menengah ke bawah.
4. Era Raksasa Jalanan: Bus Kota & Antar Kota
Ini buat jarak jauh dan angkut massa.
- Bus Kota: Dari bus biasa sampai sekarang ada TransJakarta, Trans Semarang, Trans Jogja. Bayarnya pakai kartu.
- Bus Antar Kota Antar Provinsi / AKAP: Ini "kereta darat" nya Indonesia. Kelasnya makin ke sini makin naik:
| Kelas | Ciri-Ciri | Target Penumpang |
|---|---|---|
| Ekonomi | Kursi 3-2, non AC, berhenti di mana-mana | Harga paling murah |
| AC Ekonomi | Kursi 3-2, sudah AC | Karyawan, mahasiswa |
| Eksekutif | Kursi 2-2, reclining seat, toilet, selimut | Keluarga, pebisnis |
| Super Eksekutif / VIP | Kursi 2-1, lega, ada leg rest, AVOD | Eksekutif muda |
| Double Decker | 2 lantai. Lantai atas view bagus | Wisata, mudik lebaran |
| Luxury Class | Kursi 1-1 bisa tiduran 180°, ada toilet, snack, pramugari | Setara bisnis pesawat |
Kesimpulan
Perjalanan transportasi darat Indonesia itu panjang. Dari tenaga manusia becak genjot, ke tenaga hewan andong, ke tenaga mesin bajaj & angkot, sampai sekarang ke tenaga internet ojek online dan bus mewah.
Walaupun teknologinya berubah, fungsinya tetap sama: menghubungkan manusia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Buka terus info, ambil artikel bermanfaat,sebarkan ke semua orang,
Untuk mencari artikel yang lain, masuk ke versi web di bawah artikel, ketik judul yang dicari pada kolom "Cari Blog di sini " lalu enter
Kami berbagi informasi,pengetahuan dan pengalaman,silahkan anda berbagi rezeqi,Semoga anda mendapatkan manfaat, apabila ingin bersodaqoh atau infak/ donasi ( seikhlasnya ) silahkan transfer ke rek BCA : 0152782819
Atas nama Sunarta
yang sudah bersodaqoh / transfer saya doakan sehat selalu banyak rezeqi berlimpah ruah, dimudahkan segala urusanya.