6 Jenis Kain untuk Bahan Batik: Prima, Primissima, Santung, Katun, Fleece & Sutera Lengkap
Batik Indonesia terkenal mendunia. Tapi tahukah kamu, hasil batik bagus atau tidak sangat tergantung dari jenis kainnya. Setiap kain punya karakter beda-beda untuk menyerap malam, warna, dan tingkat kehalusannya.
Contoh kain batik berbahan Sutra
Berikut 7 jenis kain yang paling sering dipakai untuk bahan batik:
1. Kain Prima
Ciri-ciri: Seratnya lebih kasar dari primissima. Teksturnya agak kaku dan tebal.
Kelebihan: Harga paling terjangkau. Kuat dan tidak mudah sobek.
Kekurangan: Daya serap warna kurang bagus, jadi hasil warna batik agak kusam.
Cocok untuk: Batik cap massal, seragam, kain batik harga ekonomis.
2. Kain Primissima
Ciri-ciri: Adiknya kain prima. Lebih halus, lebih lembut, dan seratnya lebih rapat.
Kelebihan: Daya serap warna bagus. Hasil batik tulis lebih detail dan cerah.
Kekurangan: Harga lebih mahal dari prima.
Cocok untuk: Batik tulis, batik eksklusif, kemeja batik.
3. Kain Santung
Ciri-ciri: Kain katun lokal khas Jawa. Teksturnya lembut tapi agak tebal. Warnanya putih gading.
Kelebihan: Adem dipakai, kuat, dan punya ciri khas "slub" yang jadi ciri batik tradisional.
Kekurangan: Mudah kusut.
Cocok untuk: Batik tulis tradisional Solo & Jogja. Ini kain "asli" batik zaman dulu.
4. Kain Katun
Ciri-ciri: Istilah umum. Katun bisa dari katun rayon, katun jepang, katun bali.
Kelebihan: Adem, menyerap keringat, nyaman dipakai sehari-hari.
Kekurangan: Tergantung jenisnya. Ada yang tipis dan mudah kusut.
Cocok untuk: Dress batik, baju batik modern, hijab batik.
5. Kain Fleece
Ciri-ciri: Kain polyester berbulu halus, tebal, dan hangat.
Kelebihan: Tebal, hangat, dan motif batiknya tidak luntur karena pakai teknik sablon/print.
Kekurangan: Tidak bisa dipakai batik tulis/cap. Tidak adem.
Cocok untuk: Jaket batik, hoodie batik, selimut batik. Tren anak muda sekarang.
6. Kain Sutera / Silk 👑
Ini rajanya kain batik.
Ciri-ciri: Halus, licin, mengkilap alami, dan jatuh. Ada 2 jenis: sutera alam dan sutera sintetis.
Asal Muasal Sutera Secara Rinci
Sutera sudah dikenal sejak 5000 tahun lalu di Tiongkok. Awalnya hanya Kaisar dan keluarga kerajaan yang boleh memakainya. Rahasia pembuatan sutera dijaga ketat selama 3000 tahun.
Bahan sutera berasal dari kepompong ulat sutera spesies Bombyx mori. 1 kepompong bisa menghasilkan benang sepanjang 900 - 1500 meter. Ulatnya diberi makan daun murbei agar menghasilkan sutera terbaik.
Sutera masuk ke Indonesia sekitar abad ke-7 melalui jalur perdagangan Sutra. Awalnya hanya dipakai Raja dan Bangsawan. Makanya batik sutera disebut "batik kraton" dan harganya paling mahal.
Pusat sutera di Indonesia ada di Sengkang, Sulawesi Selatan dan Trojulan, Jawa Timur.
Kelebihan Sutera: Mewah, mengkilap alami, adem di panas dan hangat di dingin.
Kekurangan: Harganya paling mahal. Perawatannya susah, harus dry clean.
Cocok untuk: Batik tulis sutera, kebaya pengantin, kain batik untuk acara resmi.
Tabel Perbandingan Jenis Kain Batik
| Jenis Kain | Harga | Kelembutan | Cocok Untuk |
|---|---|---|---|
| Prima | $ | Sedang | Batik Cap Massal |
| Primissima | $$ | Halus | Batik Tulis |
| Santung | $$ | Lembut | Batik Tradisional |
| Katun | $$ | Adem | Baju Sehari-hari |
| Fleece | $$ | Tebal | Jaket & Hoodie |
| Sutera | $$$$ | Sangat Halus | Batik Mewah |
Kesimpulan
Mau batik murah meriah pakai Prima. Mau batik tulis detail pakai Primissima/Santung. Mau batik mewah & awet turun-temurun pakai Sutera.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Buka terus info, ambil artikel bermanfaat,sebarkan ke semua orang,
Untuk mencari artikel yang lain, masuk ke versi web di bawah artikel, ketik judul yang dicari pada kolom "Cari Blog di sini " lalu enter
Kami berbagi informasi,pengetahuan dan pengalaman,silahkan anda berbagi rezeqi,Semoga anda mendapatkan manfaat, apabila ingin bersodaqoh atau infak/ donasi ( seikhlasnya ) silahkan transfer ke rek BCA : 0152782819
Atas nama Sunarta
yang sudah bersodaqoh / transfer saya doakan sehat selalu banyak rezeqi berlimpah ruah, dimudahkan segala urusanya.