Singkong Merupakan Makanan yang Bisa Diolah Berbagai Variasi
Singkong atau ubi kayu adalah salah satu makanan pokok kedua setelah beras di Indonesia. Harganya murah, mudah ditanam, dan bisa diolah menjadi puluhan jenis makanan enak dari yang tradisional sampai modern. Tidak heran kalau singkong disebut sebagai makanan penyelamat di masa paceklik.
Bahasa Latin dan Jenis-Jenis Tanaman Singkong
Dalam bahasa latin, singkong dikenal dengan nama Manihot esculenta Crantz. Tanaman ini berasal dari Amerika Selatan dan masuk ke Indonesia pada masa penjajahan.
Di Indonesia sendiri ada beberapa jenis singkong yang populer:
- 1. Singkong Putih / Singkong Manis: Jenis yang paling umum. Dagingnya putih, teksturnya pulen, kadar racun (HCN) rendah. Enak untuk direbus dan digoreng. Contoh: Singkong Mentega, Singkong Adira.
- 2. Singkong Kuning: Dagingnya kekuningan, rasanya lebih gurih dan lembut. Biasanya untuk dibuat tape dan kripik.
- 3. Singkong Gajah: Ukuran ubinya besar-besar, bisa sampai 5-10 kg per pohon. Cocok untuk industri tepung tapioka.
- 4. Singkong Karet / Singkong Pahit: Kadar HCN tinggi, tidak bisa langsung dimakan. Harus diolah dulu jadi gaplek, tiwul atau tepung untuk menghilangkan racunnya.
Olahan Singkong Paling Favorit di Indonesia
Dari ubinya saja, singkong bisa jadi berbagai cemilan favorit:
1. Olahan Sederhana
- Singkong Rebus: Paling simple, tinggal kupas, cuci, rebus dengan sedikit garam. Teman minum kopi paling enak.
- Singkong Goreng: Setelah direbus setengah matang, digoreng sampai merekah. Di luar garing, di dalam empuk.
- Tape / Peuyeum: Singkong yang difermentasi dengan ragi selama 2-3 hari. Rasanya manis agak asam, khas Sunda dan Jawa.
- Kripik Singkong: Diiris tipis, digoreng garing, diberi bumbu asin atau pedas.
- Kolak Singkong: Singkong dipotong dadu, dimasak dengan gula merah, santan dan daun pandan. Menu wajib bulan puasa.
2. Olahan Tradisional Lewat Proses Pengeringan
Ini kearifan lokal orang Jawa untuk mengawetkan singkong:
- Growol: Singkong direndam berhari-hari sampai mengembang dan agak asam, lalu dikukus. Rasanya khas, biasanya dimakan dengan gula jawa.
- Tiwul: Singkong dikeringkan jadi gaplek, ditumbuk jadi tepung, lalu dikukus. Jadi nasi tiwul, pengganti nasi beras yang terkenal di Gunungkidul dan Wonogiri.
- Gatot: Hampir sama seperti tiwul, tapi gapleknya dikeringkan sampai menghitam, lalu dikukus. Teksturnya kenyal dan hitam manis.
Video: Menikmati Tiwul Olahan Singkong Lezat
Sumber Video: Menikmati Tiwul olahan Singkong Lezat - Youtube
3. Olahan Jajanan Pasar
- Getuk: Singkong dikukus, ditumbuk halus, diberi pewarna dan gula, lalu ditaburi kelapa parut.
- Balung Kethek / Telur Gabus Singkong: Ada yang menyebutnya cemilan garing. Singkong diparut, dibentuk lonjong kecil, digoreng garing sampai keras, lalu dilumuri gula merah pedas dengan cabai. Rasanya pedas manis bikin nagih.
- Lemet / Utri: Singkong parut dicampur gula merah dan kelapa, dibungkus daun pisang lalu dikukus.
4. Olahan Tepung dan Industri
- Tepung Tapioka / Kanji: Sari pati singkong yang diendapkan. Ini bahan utama untuk membuat roti, bakso, pempek, boba, kue lapis dan berbagai jajan pasar.
- MOCAF: Tepung singkong modifikasi yang rasanya mirip tepung terigu, bisa untuk kue dan mie.
- Etanol / Biofuel: Dalam skala industri besar, singkong difermentasi untuk menghasilkan etanol sebagai campuran bahan bakar dan bahan baku industri minuman dan farmasi.
Kamu paling suka olahan singkong yang mana? Tulis di komentar ya, singkong rebus, tape, tiwul atau balung kethek?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Sebarkan artikel2 ini ke seluruh dunia
Kami berbagi informasi,pengetahuan dan pengalaman,silahkan anda berbagi rezeqi,Semoga anda mendapatkan manfaat, apabila ingin bersodaqoh atau infak/ donasi ( seikhlasnya ) silahkan transfer ke rek BCA : 0152782819
Atas nama Sunarta
yang sudah bersodaqoh / transfer saya doakan sehat selalu banyak rezeqi berlimpah ruah, dimudahkan segala urusanya.